Mangga Dua, Jakarta

Mangga Dua adalah sebuah kawasan perbelanjaan yang terletak di Pademangan, Jakarta Utara. Kawasan ini dibatasi oleh Jalan Gajah Mada di sisi barat dan Jalan Gunung Sahari di sisi timur, sementara di tengah kawasan ini ada Jalan Pangeran Jayakarta dan Jalan Mangga Dua Raya. Mangga Dua merupakan bagian dari sejarah panjang Jakarta yang dimulai dari Pelabuhan Sunda Kelapa dan Glodok, yang merupakan pecinan terbesar di Indonesia.[1] Kawasan ini merupakan salah satu dari 12 titik pariwisata pantai yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menarik wisatawan asing. Mangga Dua dan Glodok merupakan salah satu kawasan perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara .

Jalan utama di Mangga Dua

Etimologi

Dipercaya di kawasan ini dulunya banyak dijumpai pohon mangga serta pohon buah-buahan lain. Kampung Mangga Dua pertama kali ditinggali oleh manusia sekitar abad ke-18. Kemudian kawasan ini perlahan-lahan menjadi tempat tinggal para imigran. Selama masa penjajahan, kawasan ini terutama ditinggali oleh orang-orang yang memiliki hubungan dengan VOC dan pemerintah Hindia Belanda.[2]

Kompleks Mangga Dua dalam wujudnya saat ini dimulai pada tahun 1987 ketika Pemprov DKI melakukan penataan di kawasan Pasar Pagi, Asemka, karena digunakan untuk membangun jalan layang yang menghubungkan Asemka dan Jembatan Lima. Ada yang direlokasi ke Asemka (kini Pasar Grosir Asemka), sementara sisanya ke kawasan Mangga Dua. Kompleks pertama yang dibangun adalah Pasar Pagi Mangga Dua yang resmi dibuka pada September 1989. Kesuksesannya mendorong kompleks-kompleks sejenis dikembangkan dengan menyasar pasar berbeda: grosir tekstil dan aksesoris, elektronika dan komputer, bahan bangunan, otomotif, dan sentra-sentra perdagangan lainnya yang melibatkan pemain properti besar Jakarta.[3]

Pusat perbelanjaan

Pusat perbelanjaan Mangga Dua Square

Mangga Dua telah menjadi destinasi belanja populer di kalangan wisatawan asing dan wisatawan dalam negeri, terutama yang tinggal di luar Pulau Jawa. Pusat perbelanjaan mayoritas terletak di Jalan Mangga Dua Raya.[4]

  • Pasar Pagi Mangga Dua adalah pusat perbelanjaan yang menjual pakaian siap pakai, sprei, taplak meja, dan tirai. Terdapat juga toko yang menjual cendera mata pernikahan. Trade center ini merupakan yang pertama dikembangkan, yaitu pada 1987-1989 dan dikelola oleh PT Pradja Puri Indah Real Estate.
  • ITC Mangga Dua adalah pusat perbelanjaan untuk mode dan tekstil dengan harga terjangkau. Terdapat sebuah jembatan yang menghubungkan pusat perbelanjaan ini dengan Mangga Dua Mall. ITC merupakan singkatan dari "International Trade Center", mengingat kompleks ini awalnya dikembangkan sebagai kombinasi pasar grosir dan sentra ekspor-impor. Dikembangkan sejak 1989 oleh Grup Sinar Mas Land.
  • Mangga Dua Mall adalah pusat perbelanjaan untuk komponen komputer, komputer meja, laptop, dan netbook dari berbagai merek. Tidak hanya komputer, di sini juga terdapat aksesoris komputer, kamera, dan pengeras suara. Elektronik dan gawai seperti ponsel, peralatan pijat, dan perabot dapur juga dapat dijumpai di pusat perbelanjaan ini. Berada di seberang ITC Mangga Dua dan sama-sama dikembangkan Sinar Mas sejak tahun 1993.
  • Orion Mall Mangga Dua adalah pusat perbelanjaan untuk komputer dan aksesorisnya. Mulanya dibangun sebagai superblok setinggi 16 lantai, di mana 12 lantainya pernah diduduki hotel bintang lima bernama Hotel Le Grandeur Jakarta (d/h Dusit Mangga Dua). Dikembangkan oleh Sinar Mas mulai tahun 1994.
  • Harcomas Mangga Dua juga merupakan pusat perbelanjaan komputer dan aksesorisnya, tetapi lebih terkenal sebagai pusat perbaikan elektronik dan suku cadang. Dibangun sebagai perluasan dari Mangga Dua Mall pada tahun 2000-2002, masih oleh Sinar Mas.
  • Harco Mangga Dua adalah sebuah pusat perbelanjaan komputer dan elektronik. Pusat perbelanjaan ini menyediakan berbagai macam aksesoris komputer, elektronik, perabot rumah tangga seperti kulkas, televisi, pengeras suara, dan pendingin ruangan, serta periferal komputer seperti diska lepas USB, tetikus, dan papan ketik. Dikembangkan oleh Agung Sedayu Group sejak 1992, bersama dengan kompleks apartemen Pesona Bahari (d/h Seawiew Park).
  • WTC Mangga Dua (WTC: Wholesale Trade Center) telah lama dikenal sebagai pusat produk otomotif, baik mobil baru maupun bekas. Karena itulah, WTC Mangga Dua juga dikenal sebagai bursa otomotif. Kompleks ini dikembangkan oleh Grup Djarum sejak 2002.
  • Mangga Dua Square dibuka pada tanggal 18 Juni 2005 oleh Gubernur Jakarta, Sutiyoso. Mangga Dua Square merupakan kompleks pertokoan terakhir yang berdiri, setelah dibangun pada 2001-2005 dan merupakan hasil kerjasama Agung Sedayu bersama Agung Podomoro Land. Terletak di tepi persimpangan antara Jalan Mangga Dua dan Jalan Gunung Sahari, kompleks Mangga Dua Square juga memiliki sebuah aula serbaguna yang disebut JITEC (Jakarta International Event & Convention Center). Sejumlah acara besar pernah digelar di aula tersebut, antara lain konser AFI 2005, Beyonce, Asian International Stamp, dan konser Greyson Chance.
Halte Mangga Dua di dekat ITC Mangga Dua

Transportasi

Mangga Dua dapat dicapai dengan bus TransJakarta koridor 5K dan koridor 12. Terdapat pula bus yang dioperasikan oleh APTB, Mayasari Bakti dan Kopaja. Di dekat kawasan ini juga terdapat Stasiun Jakarta Kota dan Stasiun Kampung Bandan.

Referensi

  1. ^ Witton, Patrick (2003). Indonesia. Melbourne: Lonely Planet. hlm. 138–139. ISBN 1-74059-154-2.
  2. ^ Sihombing, Martin. Abdullah, Nurudin (ed.). "SEJARAH JAKARTA: Asal Usul Nama Mangga Dua". Bisnis.com. Diakses tanggal 7 October 2017.
  3. ^ Pasar pagi mangga dua
  4. ^ Idris, Muhammad. "Glodok dan Mangga Dua Sudah Sepi, Bagaimana Roxy?". detikcom. Diakses tanggal 2017-08-09.

6°08′13″S 106°49′56″E / 6.13688°S 106.83220°E / -6.13688; 106.83220

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement