Maman Abdurrahman

Maman Abdurrahman
Informasi pribadi
Nama lengkap Maman Abdurrahman
Tanggal lahir 12 Mei 1982 (umur 43)
Tempat lahir Jakarta, Indonesia
Tinggi 174 m (570 ft 10 in)[1]
Posisi bermain Bek tengah, bek kiri
gelandang bertahan[2]
Karier junior
1996–1998 PS PAM Jaya
1998–2000 Persijatim
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2001–2005 Persijatim Solo 23 (3)
2005–2008 PSIS Semarang 54 (4)
2008–2013 Persib Bandung 135 (4)
2013–2014 Sriwijaya 11 (0)
2014–2015 Persita Tangerang 35 (3)
2015–2024 Persija Jakarta 144 (2)
2024-2024 PSPS Pekanbaru 0 (0)
Tim nasional
2003–2005 Indonesia U-23
2004–2010 Indonesia 29 (0)
Kepelatihan
2025– Persija Development
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 29 Oktober 2023

Maman Abdurrahman (lahir 12 Mei 1982) adalah seorang Mantan pemain sepak bola profesional Indonesia yang bermain sebagai bek tengah Dia pernah bermain di klub Persijatim , PSIS Semarang, Persib Bandung , Sriwijaya FC , Persita Tangerang, Persija Jakarta, PSPS Pekanbaru

Karier

Karier Muda

Dia mengawali debutnya di PS PAM Jaya pada musim 1996–1998. Setelah itu dia bermain untuk klub Persijatim pada musim 1998–2000.

Karier senior

Memulai karier seniornya pada tahun 2001 di klub Persijatim Solo FC, dia bermain tiga musim (2001–2004) untuk tampil 13 kali pertandingan dan mencetak 3 gol. Pada tahun 2005, dirinya bergabung untuk klub PSIS Semarang, bermain tiga musim juga pada tahun 2005–2008. Dan berhasil mencetak satu gol dalam 34 penampilan.

Pada tahun 2008, dia dikontrak oleh Persib Bandung dan menjadi skuad pertama.

Pada 2013, dia menandatangani kontrak dengan Sriwijaya FC untuk periode waktu yang singkat. Dan pada tahun 2014, dia dikontrak oleh Persita Tangerang untuk berlaga di Liga Utama Indonesia.

Pada akhirnya pada tahun 2016, Dia dikontrak oleh Persija Jakarta untuk berlaga di piala nasional tidak resmi. Dan sejak dimulainya Liga 1, dia menjadi pemain penting untuk klub Persija.

Pada laga akhir musim Liga 1 2023-24 melawan PSIS Semarang, ia bersama anaknya, Muhammad Rafa Raditya Abdurrahman, mencetak sejarah sebagai ayah dan anak yang bermain bersama dalam sepakbola profesional Indonesia.[3] Ia meninggalkan Persija untuk bergabung dengan PSPS Pekanbaru pada Liga 2 2024-25.[4]

Karier tim nasional

  • 2003: Pra Olimpiade
  • 2004: Piala Asia, Pra Piala Dunia
  • 2005: SEA Games XXIII Filipina
  • 2006: Merdeka Games, Piala Internasional BV
  • 2007: Kejuaraan AFF, Piala Asia

Karier internasional

Debut internasional Abdurrahman di skuad timnas senior adalah saat melawan Malaysia pada 23 Agustus 2006 di Merdeka Games; Indonesia mendapatkan seri 1–1. Pada Piala Asia 2007 dia bermain 3 kali; Indonesia unggul 2–1 dari Bahrain, kalah 1–2 dari Arab Saudi dan kembali kalah 0–1 dari Korea Selatan pada pertandingan terakhir di grup D. Dia pernah menjadi kapten untuk tim Indonesia saat pertandingan melawan Thailand di Piala Suzuki AFF 2010.[5]

Karier Kepelatihan

Pada Tanggal 26 Juni 2025, dia menandatangani kontrak Sebagai pelatih di Persija Development.[6]

Prestasi

Klub

Persija Jakarta

Internasional

Indonesia

  • AFF Championship Runner-up: 2010

Penghargaan individu

Referensi

  1. ^ "Maman Abdurrahman". persija.id. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Desember 2012. Diakses tanggal 14 September 2021.
  2. ^ "Maman Abdurrahman: Profil". worldfootball.net. HEIM:SPIEL. Diakses tanggal 10 Oktober 2020.
  3. ^ "Sejarah Tercipta di Persija Jakarta, Ayah-Anak Satu Tim untuk Pertama Kalinya di Liga Indonesia". www.tvonenews.com. 2024-05-01. Diakses tanggal 2024-08-01.
  4. ^ https://riaupos.jawapos.com/olahraga/2254842166/ini-profil-singkat-bek-senior-psps-maman-abdurrahman.
  5. ^ [2 Diarsipkan 2010-12-10 di Wayback Machine.
  6. ^ "BABAK KEDUA MAMAN ABDURAHMAN DIMULAI, HADIR DI PEMBINAAN USIA MUDA PERSIJA". persija.id. Diakses tanggal 2025-12-01.
  7. ^ "Persija Juara Liga 1 2018". detikcom. detik. 9 December 2018. Diakses tanggal 9 December 2018.
  8. ^ Jaya, Eris Eka (17 February 2018). Jaya, Eris Eka (ed.). "Tumbangkan Bali United, Persija Juarai Piala Presiden 2018". Kompas.com. kompas. Diakses tanggal 17 February 2018.

Pranala luar



Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement