Love's Ambition
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
Love's Ambition adalah sebuah seri drama romansa keluarga Tiongkok tahun 2025 yang disutradarai oleh Chen Chang. Seri tersebut diadaptasi dari novel populer Da Qiao Xiao Qiao karya Zhang Yueran. Seri tersebut menampilkan Zhao Lusi sebagai Xu Yan, seorang pembawa acara televisi yang karismatik tetapi menyimpan luka masa lalu, dan William Chan yang berperan sebagai Shen Hao Ming, pengusaha muda pewaris keluarga kaya yang perfeksionis dan dingin. Para pemeran pendukungnya meliputi Tang Xiaotian, Guan Zijing, dan Wan Peng sebagai Qiao Lin.[1]
Alur
Xu Yan merupakan sosok perempuan ambisius yang membangun kariernya dengan kerja keras. Dari seorang gadis kecil kota kecil, ia berhasil naik kelas menjadi presenter televisi terkenal berkat pesona dan kepercayaan diri yang ia bentuk dengan hati-hati. Hidupnya tampak sempurna, apalagi setelah menikah dengan Shen Hao Ming, sosok urban elite dengan pengaruh dan reputasi yang kuat.
Namun, di balik citra pasangan ideal, hubungan mereka penuh retakan. Perbedaan latar belakang dan pandangan hidup menimbulkan pertengkaran yang sulit dihindari. Xu Yan mulai merasa terjebak dalam pernikahan yang penuh kontrol, hingga akhirnya memutuskan untuk berpisah. Keputusan ini menjadi titik balik bagi Xu Yan yang ingin menemukan dirinya kembali, dan bagi Hao Ming yang akhirnya sadar betapa besar arti Xu Yan dalam hidupnya.
Kisah pun berkembang menjadi perjalanan emosional yang menegangkan sekaligus menyentuh. Hao Ming berusaha merebut kembali hati Xu Yan, sementara Xu Yan harus memilih: tetap mengejar ambisinya atau memberi kesempatan kedua pada cinta yang pernah ia tinggalkan. Konflik semakin dalam ketika rahasia keluarga, persaingan bisnis, hingga perbedaan prinsip hidup ikut memperumit situasi. Dalam pertarungan antara cinta dan ambisi, keduanya dipaksa membuka sisi paling rentan dari diri masing-masing, melepas topeng, dan belajar menerima satu sama lain apa adanya.
Referensi
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


