Loloh Cemcem

Loloh Cemcem adalah minuman jamu tradisional masyarakat Indonesia berbahan dasar daun kecemcem atau daun kedondong yang berasal dari Bali. Jamu Loloh Cemcem memiliki manfaat yang menyegarkan tubuh. Penjualan Loloh Cemcem menyebar dan terdapat di seluruh wilayah Bali. Loloh Cemcem dijual dalam kemasan air mineral dan dibuat oleh masyarakat rumahan Desa Panglipuran, Bali.[1]

Loloh merupakan jamu yang dibuat untuk menjaga kesegaran tubuh. Jamu Loloh Cemcem berbahan dasar daun kecemcem atau kedondong hutan, bukan seperti jamu umumnya yang terbuat dari kunyit atau temulawak. Jamu Loloh Cemcem sudah ada sedari masa zaman penjajahan dan biasa digunakan sebagai obat panas dalam. Namun, Loloh Cemcem baru dikenal luas masyarakat Indonesia di tahun 2014-2015.[2]

Rasa

Loloh Cemcem memiliki rasa yang dikenal unik karena mirip perpaduan rasa asam, manis, pedas. Rasa pedas dan manis berasal dari bahan bumbu rujak, dan rasa asin yang ada berasal dari daging kelapa atau air kelapa. Perpaduan rasa tersebut membuat Loloh Cemcem berbeda dengan jamu lainnya.[2]

Bahan Dasar dan Cara Pembuatan

Bahan dasar pembuatan Loloh Cemcem adalah daun kedondong, bumbu rujak sebagai penetralisir pahit dan asam. Cara membuatnya ialah dengan menumbuk atau menghaluskan dengan alat blender daun kedondong yang muda dan daun kedondong tua. Setelah selesai, saring hasil menghaluskan daun kedondong hingga terkumpul sari-sari daunnya. Sari daun kedondong selanjutnya dicampurkan dengan air kelapa dan bumbu rujak yang dididihkan. Selesai pencampuran bahan-bahan tersebut, jadilah jamu loloh cemcem.[2]

Kandungan dan Khasiat

Selain khasiatnya sebagai Pereda panas dalam, Loloh Cemcem juga memiliki manfaat melancarkan sembelit dan dapat menurunkan tekanan darah. Rasanya yang dominan asam tidak dikecualikan bagi penderita penyakit maag karena aman dikonsumsi, namun diminum dalam keadaan perut terisi atau tidak kosong.[1]

Loloh Cemcem memiliki khasiat lain yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh seperti penambah nafsu makan serta sebagai obat batuk kronis. Bahkan kandungan dalam buah, kulit, dan daun kecemcem atau daun kedondong berupa, steroid, saponin, flavonoids, tannin, dan triterpenoid dengan fungsi sebagai antioksidan alami serta antimikroba.[3]

Referensi

  1. ^ a b Wulandari, Corry (2020-12-03). "Mengenal "Loloh Cemcem", Minuman Tradisional Khas Pulau Dewata". djkn.kemenkeu.go.id. Diakses tanggal 2025-11-21.
  2. ^ a b c Maheswari, Ni Kadek Ratih. "Khasiat Loloh Cemcem, Yuk Bikin Sendiri Minuman Khas Bali". detikbali. Diakses tanggal 2025-11-21.
  3. ^ BaliMall. "Selamat Datang!". www.balimall.id. Diakses tanggal 2025-11-21.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement