Kompleksitas ekonomi

Ekonomi Kompleksitas atau kompleksitas ekonomi adalah cabang ilmu ekonomi yang menerapkan prinsip-prinsip ilmu kompleksitas untuk memahami dinamika sistem ekonomi. Pendekatan ini berbeda dari teori ekonomi konvensional yang berasumsi adanya keseimbangan umum. Dalam ekonomi kompleksitas, sistem ekonomi dipandang sebagai sistem adaptif kompleks yang senantiasa berada dalam keadaan non-keseimbangan, di mana keseimbangan hanya dianggap sebagai kasus khusus yang muncul akibat interaksi dinamis dan saling ketergantungan antara berbagai agen ekonomi.[1][2][3] Pendekatan ilmu kompleksitas juga diterapkan secara luas dalam bidang ekonomika komputasi.[4]

Model

Salah satu contoh model komplesitas ekonomi adalah model pasar saham buatan (artificial stock market model) yang dikembangkan oleh Institut Santa Fe pada tahun 1989. Model ini menunjukkan dua hasil berbeda, kondisi pertama di mana agen ekonomi tidak banyak mencari prediktor dan sistem mencapai hasil ekspektasi rasional yang homogen, dan kondisi kedua di mana berbagai strategi perdagangan teknis muncul dan bertahan, disertai periode gelembung ekonomi dan kehancuran pasar. Bidang lain yang diteliti dalam ekonomi kompleksitas adalah dilema tahanan, misalnya dalam jaringan di mana agen berinteraksi dengan tetangga terdekat atau dalam sistem yang memungkinkan agen melakukan kesalahan dan mengembangkan strategi secara evolusioner. Model-model ini menunjukkan pola distribusi strategi yang terus berubah secara dinamis.[5]

Ukuran dan Indeks

Indeks Kompleksitas Ekonomi (Economic Complexity Index, ECI)

Fisikawan César Hidalgo dan ekonom Ricardo Hausmann dari Harvard memperkenalkan metode spektral untuk mengukur kompleksitas ekonomi suatu negara dengan menurunkannya dari struktur jaringan antara negara dan produk yang diekspor. Ukuran ini menggabungkan keragaman ekonomi negara (yang berkorelasi positif dengan pengetahuan produktif suatu negara) dengan keumuman produk, yaitu jumlah negara yang memproduksi atau mengekspor produk tersebut. Konsep ini, dikenal sebagai Product Space, kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Observatory of Economic Complexity di Institut Teknologi Massachusetts dan dipublikasikan dalam The Atlas of Economic Complexity pada tahun 2011.[6][7]

Relevansi

Indeks Kompleksitas Ekonomi (ECI) yang diperkenalkan oleh Hidalgo dan Hausmann[6][7] terbukti prediktif terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita di masa depan. Dalam penelitian oleh Hidalgo,[7] kemampuan ECI untuk memprediksi pertumbuhan PDB per kapita masa depan ditemukan 5 hingga 20 kali lebih besar dibandingkan ukuran tata kelola Bank Dunia, Global Competitiveness Index (GCI) milik Forum Ekonomi Dunia (WEF), maupun ukuran modal manusia standar seperti lama pendidikan dan kemampuan kognitif.[8][9]

Referensi

  1. ^ Delorme, Robert; Hodgson, Geoffrey M. (2005-12-20). Complexity and the Economy: An Interview with W. Brian Arthur. Edward Elgar Publishing. ISBN 978-1-84542-804-4.
  2. ^ Silver, Nick (2008-02-22). "THE ORIGIN OF WEALTH: EVOLUTION, COMPLEXITY AND THE RADICAL REMAKING OF ECONOMICS ‐ by Eric D. Beinhocker". Economic Affairs. 28 (1): 90–91. doi:10.1111/j.1468-0270.2008.00813_9.x. ISSN 0265-0665.
  3. ^ Arthur, W. Brian (2021-02). "Foundations of complexity economics". Nature Reviews Physics (dalam bahasa Inggris). 3 (2): 136–145. doi:10.1038/s42254-020-00273-3. ISSN 2522-5820. PMC 7844781. PMID 33728407.
  4. ^ Bekenstein, Jacob D. (2003-08). "Information in the Holographic Universe". Scientific American. 289 (2): 58–65. doi:10.1038/scientificamerican0803-58. ISSN 0036-8733.
  5. ^ Rosser, J. Barkley (1999-12). "On the Complexities of Complex Economic Dynamics". Journal of Economic Perspectives (dalam bahasa Inggris). 13 (4): 169–192. doi:10.1257/jep.13.4.169. ISSN 0895-3309.
  6. ^ a b Hidalgo, César A.; Hausmann, Ricardo (2009-06-30). "The building blocks of economic complexity". Proceedings of the National Academy of Sciences. 106 (26): 10570–10575. doi:10.1073/pnas.0900943106. PMC 2705545. PMID 19549871.
  7. ^ a b c Hausmann, Ricardo; Hidalgo, César A.; Bustos, Sebastián; Coscia, Michele; Simoes, Alexander; Yildirim, Muhammed A. (2014-01-17). The Atlas of Economic Complexity: Mapping Paths to Prosperity (dalam bahasa Inggris). The MIT Press. doi:10.7551/mitpress/9647.001.0001. ISBN 978-0-262-31771-9.
  8. ^ "Complexity matters". The Economist (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-10.
  9. ^ "Diversity training". The Economist. ISSN 0013-0613. Diakses tanggal 2025-11-10.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement