Kompleks Arkeologi Baktria–Margiana
Bactria–Margiana Archaeological Complex | |
| Lokasi | Turkmenistan, Afghanistan, Tajikistan, Uzbekistan |
|---|---|
| Wilayah | Asia Tengah |
| Jenis | Kompleks budaya / peradaban Zaman Perunggu |
| Bagian dari | Zaman Perunggu Tengah |
| Sejarah | |
| Periode | ca. 2300–1700 SM |
| Budaya | Budaya Oxus |
| Catatan situs | |
| Tanggal ekskavasi | Sejak 1970-an |
| Arkeolog | Viktor Sarianidi |
| Kondisi | Situs arkeologi |
| Akses umum | Terbatas |
Kompleks Arkeologi Baktria–Margiana atau Bactria–Margiana Archaeological Complex (BMAC), juga dikenal sebagai Peradaban Oxus, adalah sebuah kompleks budaya Zaman Perunggu yang berkembang di kawasan oasis Baktria (sekarang Afghanistan utara dan Tajikistan selatan) dan Margiana (Turkmenistan selatan) pada sekitar 2300–1700 SM.[1]
Kompleks ini dianggap sebagai salah satu pusat urbanisasi awal di Asia Tengah, dengan ciri tata kota monumental, tembok benteng, serta seni logam dan batu berukir yang sangat berkembang.
Sejarah penemuan
Kompleks ini pertama kali dikenali pada tahun 1970-an oleh arkeolog Rusia kelahiran Yunani, Viktor Sarianidi, yang memimpin ekspedisi besar di kawasan oasis Murghab di Turkmenistan. Salah satu penemuan terpentingnya adalah situs kota kuno Gonur Tepe, yang kemudian diidentifikasi sebagai pusat utama BMAC.[2]
Geografi dan cakupan
Wilayah BMAC mencakup dataran oasis yang dialiri sungai-sungai besar:
- Sungai Amu Darya (Oxus)
- Sungai Murghab
- Oasis Delta Margiana
Ciri khas wilayah ini adalah sistem irigasi kuno dan pemukiman yang terkonsentrasi di sekitar sungai-sungai yang mengalir dari Pegunungan Kopet Dag.[3]
Struktur sosial dan budaya
Arkeologi menunjukkan bahwa masyarakat BMAC memiliki:
- Tata kota dengan benteng dan istana pusat
- Pertanian irigasi yang maju
- Perdagangan jarak jauh dengan Mesopotamia, Elam, dan Lembah Indus
- Seni perhiasan dari emas, perak, dan batu lapis lazuli
Objek ritual yang ditemukan, seperti altar api, bejana suci, dan ukiran hewan mitologis, telah mendorong sejumlah ahli menghubungkan beberapa aspek spiritual BMAC dengan tradisi Iran awal.[4]
Situs utama
- Gonur Tepe — pusat administratif dan keagamaan terbesar BMAC
- Togolok 21 — situs ritual besar dengan bukti pemujaan api
- Dashly 3 — kompleks benteng melingkar
- Ulug Depe — pemukiman besar di Turkmenistan selatan
- Jarkutan — kota besar di Uzbekistan modern
Hubungan dengan budaya lain
BMAC memiliki interaksi intens dengan:
- Budaya Indus Valley
- Elam dan Mesopotamia
- Kawasan stepa utara (budaya Andronovo)
Beberapa ahli berpendapat bahwa migrasi Indo-Iran awal mungkin melewati atau bersinggungan dengan wilayah BMAC, meskipun perdebatan ilmiah mengenai hal ini masih berlangsung.[5]
Runtuhnya kompleks
Sekitar tahun 1700 SM, banyak pusat BMAC mengalami penurunan yang kemungkinan disebabkan oleh:
- perubahan aliran sungai,
- penurunan irigasi,
- migrasi penduduk,
- tekanan dari kelompok budaya stepa.[6]
Lihat pula
Referensi
- ^ Sarianidi, Viktor (1998). Margiana and Protozoroastrism. St. Petersburg: Kunstkamera. ISBN 978-5874171686.
- ^ Sarianidi, V. (2002). "The Oasis Civilization of Central Asia". Antiquity. 76 (291): 341–348.
- ^ "Bactria–Margiana Archaeological Complex". Encyclopaedia Britannica. Diakses tanggal 10 November 2025.
- ^ Hiebert, Fredrik (1994). Origins of the Bronze Age Oasis Civilization. American School of Prehistoric Research. ISBN 9780912532524.
- ^ Anthony, David (2010). "The Formation of Indo-Iranian Languages". Journal of Indo-European Studies. 38: 1–45.
- ^ Lamberg-Karlovsky, C.C. (2013). "The End of the BMAC?". Ancient Civilizations Review. 12: 55–72.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


