Kesepakatan Manila

Kesepakatan Manila
Nama panjang:
  • Kesepakatan Manila terdiri dari Persetujuan Manila, Deklarasi Manila dan Pernyataan Bersama antara Federasi Malaya, Republik Filipina dan Republik Indonesia
Dirancang7 Juni 1963; 62 tahun lalu (1963-06-07)
Ditandatangani31 Juli 1963; 62 tahun lalu (1963-07-31)
LokasiManila, Filipina
Penanda tangan
Pihak
PenyimpanPemerintah Filipina
tanggal 30 Desember 1965
Sekretaris Jenderal  Perserikatan Bangsa-Bangsa bertindak dalam kapasitasnya sebagai pihak yang menyimpan barang-barang berikut ini:
(Bahasa Inggris ) dan (Bahasa Prancis)

Terdaftar A-8029 dan I-8809
BahasaInggris
Manila Accord (31 July 1963) di Wikisource

Kesepakatan Manila ditandatangani pada tanggal 31 Juli 1963 oleh Federasi Malaya, Republik Indonesia, dan Republik Filipina, setelah pertemuan dari tanggal 7 hingga 11 Juni 1963 di Manila.

Diprakarsai oleh Presiden Filipina Diosdado Macapagal, pertemuan tersebut diadakan untuk menyelesaikan masalah atas keinginan masyarakat di Borneo Utara dan Sarawak dalam konteks Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa 1541 (XV), Prinsip 9 dari Lampiran[1][2] dengan mempertimbangkan referendum di Borneo Utara dan Sarawak yang bebas dan tanpa paksaan.[3]

Referensi


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement