Kepiting porselen

Kepiting porselen
Petrolisthes violaceus, salah satu spesies kepiting porselen
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Malacostraca
Ordo: Decapoda
Subordo: Pleocyemata
Infraordo: Anomura
Superfamili: Galatheoidea
Famili: Porcellanidae
Haworth, 1825

Kepiting porselen adalah sebutan umum untuk krustasea dalam famili Porcellanidae, kelompok hewan laut kecil yang menyerupai kepiting sejati namun sebenarnya lebih dekat hubungannya dengan kelomang (infraordo Anomura). Mereka dikenal karena tubuhnya yang pipih, capit besar, dan kecenderungan bersembunyi di bawah batu atau karang.[1]

Morfologi

Meskipun tampak seperti kepiting sejati (ordo Brachyura), kepiting porselen memiliki abdomen yang sebagian besar tersembunyi di bawah karapas dan antena panjang yang menandakan hubungan filogenetiknya dengan anomuran. Ukurannya kecil, umumnya hanya beberapa sentimeter, dengan tubuh lebar dan pipih untuk menyelinap di celah-celah.

Mereka memiliki sepasang capit (chelae) yang besar dan sering digunakan untuk pertahanan atau menutupi mulut saat menyaring makanan. Seperti banyak dekapoda lainnya, kepiting porselen mampu autotomi, yaitu memutuskan anggota tubuhnya untuk menghindari predator.

Habitat dan perilaku

Kepiting porselen hidup di perairan laut dangkal, mulai dari zona pasang surut hingga kedalaman beberapa meter. Mereka ditemukan di bawah batu, di antara terumbu karang, dan sering berasosiasi dengan spons atau anemon laut. Mereka adalah penyaring makanan (filter feeder), memanfaatkan struktur setae halus pada kaki depan mereka untuk menangkap plankton dari arus air.[2]

Keanekaragaman

Hingga 2018, sekitar 4723 spesies hidup kepiting porselen telah dideskripsikan,[butuh rujukan] tergolong ke 30 genera:[3][4]

Catatan fosil kepiting porselen mencakup spesies dari Pachycheles, Pisidia, Polyonyx, Porcellana, dan enam genera yang hanay diketahui dari fosil:[5]

Persebaran

Kepiting porselen tersebar luas di perairan tropis hingga subtropis, termasuk di wilayah Indo-Pasifik, Samudra Atlantik, dan pesisir Amerika. Di Indonesia, spesies seperti Petrolisthes elongatus dan Neopetrolisthes maculatus ditemukan di daerah terumbu karang dangkal.[6]

Peran ekologi

Meskipun kecil, kepiting porselen berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem terumbu sebagai pemakan detritus dan plankton. Kehadirannya juga memberi nilai indikator akan kondisi ekosistem karang yang sehat.

Referensi

  1. ^ Ahyong, S. T., & Brown, D. E. (2001). The Porcelain Crabs (Crustacea: Decapoda: Anomura: Porcellanidae) of New Zealand. *Records of the Australian Museum*, 53(1), 111–120. https://doi.org/10.3853/j.0067-1975.53.2001.1325
  2. ^ Osawa, M. & McLaughlin, P.A. (2012). Annotated checklist of anomuran decapod crustaceans of the world. *Zootaxa*, 2671(1), 1–221.
  3. ^ Masayuki Osawa & Patsy A. McLaughlin (2010). "Annotated checklist of anomuran decapod crustaceans of the world (exclusive of the Kiwaoidea and families Chirostylidae and Galatheidae of the Galatheoidea) Part II – Porcellanidae" (PDF). Zootaxa. Suppl. 23: 109–129. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-03-02.
  4. ^ WoRMS (2010). "Porcellanidae". World Register of Marine Species. Diakses tanggal November 13, 2010.
  5. ^ Carrie E. Schweitzer & Rodney M. Feldmann (2010). "Earliest known Porcellanidae (Decapoda: Anomura: Galatheoidea) (Jurassic: Tithonian)" (PDF). Neues Jahrbuch für Geologie und Paläontologie, Abhandlungen. 258 (2): 243–248. doi:10.1127/0077-7749/2010/0096.
  6. ^ Ng, P.K.L., Guinot, D., & Davie, P.J.F. (2008). Systema Brachyurorum: Part I. An annotated checklist of extant Brachyuran crabs of the world. *Raffles Bulletin of Zoology*, 17, 1–286.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement