Kedaruratan Malaya
| Kedaruratan Malaya Darurat Malaya 馬來亞緊急狀態 மலாயா அவசரகாலம் | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Dekolonisasi Asia and Perang Dingin | |||||||
| |||||||
| |||||||
| Pihak terlibat | |||||||
|
Kekuasaan Persemakmuran Bangsa-Bangsa:
|
Kekuasan Komunis : | ||||||
| Tokoh dan pemimpin | |||||||
|
|
| ||||||
| Kekuatan | |||||||
|
Lebih dari 451.000 pasukan.
|
Lebih dari 7.000 tentara.
| ||||||
| Korban | |||||||
|
|
6,710 tewas 1,289 terluka 1,287 tertangkap 2,702 menyerah | ||||||
|
Penduduk tewas: 2,478 Penduduk hilang: 810 Korban sipil: 5,000+ Total tewas: 11,107 | |||||||
Kedaruratan Malaya adalah keadaan darurat (state of emergency) yang dinyatakan oleh pemerintahan kolonial Britania di Malaya tahun 1948 dan diberhentikan tahun 1960. Pertempuran terjadi antara tentara gerilya dan tentara pemerintah.
Pemberontakan Komunis di Malaya pada awalnya mulai di Sungai Siput, Perak, Malaysia pada pagi hari tanggal 16 Juni 1948. Pasukan Kolonial Inggris atau Malaya Britania menyadari aksi pemberontakan Komunis itu pada tanggal 18 Juni 1948.[1]
Pada tahun 1948 – 1955, Partai Komunis Malaya atau PKM memiliki banyak pasukan di seluruh negara bagian di Malaya, yakni sekitar 7.000 tentara – 8.000 tentara dari Tentara Pembebasan Nasional Malaya dengan dukungan suplai dari Min Yuen, Simpatisan dari Min Yuen sendiri sekitar 1.000.000 (1 juta) jiwa. Wilayah aktif PKM pada saat itu ada di Malaka, Pulau Pinang, Johor, Hulu Perak, Pahang, dan Kelantan dengan Markas utama berada di Betong, Pahang, Malaya Britania.[1]
Pada tahun 1955, Di Baling, Kedah. Terjadi nya Perundingan Baling yang di hadiri oleh Chin Peng, Rashid Maidin, dan Chen Tien sebagai perwakilan dari PKM, dan Tunku Abdul Rahman, David Saul Marshall, dan Tan Cheng Lock sebagai perwakilan kerajaan. Rundingan tersebut bertujuan untuk Menghentikan Darurat Malaya, Membubarkan PKM, dan Membuat kedamaian di Tanah Melayu atau Malaya. Rundingan itu awal nya terlihat berjalan dengan lancar, tetapi Chin Peng ingin PKM diakui dan disahkan sebagai Partai Politik yang resmi di Malaya. Jika tidak, maka darurat akan terus dilanjutkan sampai seorang pasukan terakhir dan Rundingan Baling gagal karena jurang pemisah masih terlalu lebar.[1]
Pada tahun 1956 – 1957, PKM memindah basis nya dari Betong dan wilayah-wilayah lain nya ke wilayah perbatasan Malaysia–Thailand (Tasik Pedu hingga Jajahan Jeli) dengan alasan Kekurangan dukungan, Tekanan dari pasukan kerajaan, dan banyak pasukan yang tewas pada tahun 1955.[1]
Pada tahun 1957 – 1960, PKM mulai menyerang wilayah seperti Gerik, Kroh (sekarang pengkalan hulu), dan temengor. Tetapi mereka sudah kehilangan banyak dukungan, pasukan, dan suplai bekal sehingga banyak pasukan dari Tentara Pembebasan Nasional Malaya mundur ke Thailand Selatan (Bentong) dan Kedaruratan Malaya pertama berakhir pada tanggal 31 Juli 1960.[1]
Pranala luar
- Australian War Memorial Diarsipkan 2008-10-07 di Wayback Machine. (Malayan Emergency 1950–1960)
- Far East Strategic Reserve Navy Association (Australia) Inc. Diarsipkan 2007-09-28 di Wayback Machine. (Origins of the FESR — Navy)
- Malayan Emergency Diarsipkan 2006-07-12 di Wayback Machine. (AUS/NZ Overview)
- Britain's Small Wars Diarsipkan 2006-06-20 di Wayback Machine. (Malayan Emergency)
- PsyWar.Org Diarsipkan 2021-02-24 di Wayback Machine. (Psychological Operations during the Malayan Emergency)
- www.roll-of-honour.com (Searchable database of Commonwealth Soldiers who died)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


