Kebakaran hutan dan lahan 2024

Kebakaran hutan dan lahan 2024 merupakan peristiwa terbakarnya hutan dan/atau lahan, baik secara alami maupun oleh perbuatan manusia, sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan yang menimbukan kerugian ekologi, ekonomi, sosial budaya dan politik di Indonesia sepanjang tahun 2024. Pada tahun 2024 ini karhutla didominasi terjadi pada periode bulan Juli-Oktober 2024.[1]

Wilayah peristiwa

Berikut data indikasi luas kebakaran dalam hektar di setiap provinsi[2]

Provinsi Luas kebakaran Provinsi Luas kebakaran
Aceh 7.257,35 Maluku Utara 102,57
Bali 316,36 Nusa Tenggara Barat 46.189,73
Bangka Belitung 2.915,46 Nusa Tenggara Timur 113.089,51
Banten 362,83 Papua 544,19
Bengkulu 355,05 Papua Barat 198,85
DKI Jakarta 0,51 Papua Barat Daya 28,42
Gorontalo 767,03 Papua Pegunungan 461,56
IKN 0,00 Papua Selatan 27.182,19
Jambi 5.636,69 Papua Tengah 104,02
Jawa Barat 4.548,58 Riau 11.027,96
Jawa Tengah 3.726,78 Sulawesi Barat 994,74
Jawa Timur 20.957,17 Sulawesi Selatan 3.522,91
Kalimantan Barat 24.154,63 Sulawesi Tengah 4.920,70
Kalimantan Selatan 4.993,88 Sulawesi Tenggara 1.629,74
Kalimantan Tengah 11.459,89 Sulawesi Utara 651,68
Kalimantan Timur 22.570,50 Sumatera Barat 3.052,20
Kalimantan Utara 2.429,21 Sumatera Selatan 15.422,48
Kepulauan Riau 1.498,66 Sumatera Utara 7.032,27
Lampung 13.242,01 Yogyakarta 51,91
Maluku 13.404,83 Total 376.805,05

Adapun objek yang terbakar menyasar kawasan hutan, lahan mineral dan gambut yang ada di daerah itu dengan luas ratusan ribu hektare.

Dari sejumlah daerah tersebut diketahui Provinsi Sumatera Selatan menjadi daerah yang mengalami karhutla cukup signifikan pada tahun 2024. Berdasarkan data dari Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Wilayah Sumatera tercatat luasan karhutla di Sumatera Selatan mencapai 9.697 hektare selama periode Januari-September 2024. Karhutla di Sumatera Selatan yang terbanyak terjadi di lahan mineral dengan luas mencapai 6.382 hektare sementara sisanya terjadi di lahan gambut seluas 3.316 hektare yang masing-masing tersebar di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Muara Enim, dan Banyuasin.

Referensi

  1. ^ antaranews.com (2025-01-10). "BNPB: Ada 629 kasus karhutla terjadi di Indonesia sepanjang 2024". Antara News. Diakses tanggal 2025-07-27.
  2. ^ sipongi.menlhk.go.id https://sipongi.menlhk.go.id/indikasi-luas-kebakaran. Diakses tanggal 2025-07-27.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement