Kamera saku digital

Kamera saku digital (bahasa Inggris: digital pocket camera) adalah kamera dengan teknologi digital yang menyimpan data gambar dalam format digital di media perekam digital yang berukuran kecil dan ringan sehingga mudah disimpan di dalam saku, dengan lensa yang tidak bisa diganti, dan mudah dibawa.[1]
Kamera saku digital pada sebagian bekerja dalam mode pemotretan otomatis. Namun, kamera jenis ini sekarang sudah tergeser perannya oleh kamera ponsel. Kamera saku yang tersisa di pasaran sekarang ini umumnya jenis prosumer. Kamera saku digital prosumer ciri utamnya adalah memiliki mode pemotretan yang lengkap (Manual, Aperture Priority, Shutter Priority, dan Otomatis) yang juga terdapat di kamera DSLR untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna yang sudah berpengalaman.[2]
Kelebihan kamera saku digital[3]
- Ringan, mudah dibawa kemana-mana.
- Sederhana, langsung bisa memotret tanpa perlu mengatur shutterspeed, aperture, besaran ISO.
- Penggunaan daya baterai hemat.
- Hemat tempat.
Kekurangan kamera saku digital[4]
- Lensa tidak bisa diganti-ganti.
- Ukuran sensor relatif kecil sehingga kurang maksimal saat digunakan di kondisi cahaya yang minim.
Referensi
- ^ Komputer, Wahana (2005). Pemanfaatan Kamera Digital dan Pengolahan Imagenya. Yogyakarta: Andi Offset. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Nugroho, R. Amien (2006). Kamus Fotografi. Yogyakarta: Andi Offset. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ "Keunggulan Kamera Pocket Dibandingkan Smartphone Untuk Fotografi". Keunggulan Kamera Pocket Dibandingkan Smartphone Untuk Fotografi. Diakses tanggal 2026-01-18.
- ^ "Mengenal Kamera Mirrorless Dan Kamera Pocket Untuk Pilihan Terbaik". Mengenal Kamera Mirrorless Dan Kamera Pocket Untuk Pilihan Terbaik. Diakses tanggal 2026-01-18.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


