Kali kening
| Kali Kening Kali Geneng | |
|---|---|
| Lokasi | |
| Negara | Indonesia |
| Ciri-ciri fisik | |
| Hulu sungai | |
| - lokasi | Kabupaten Rembang, Jawa Tengah |
| Muara sungai | Bengawan Solo |
| - lokasi | Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur |
| Panjang | 80 km |
| Daerah Aliran Sungai | |
| Luas DAS | 810 km² |
Kali Kening adalah sebuah sungai yang mengalir di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, Indonesia.[1] Sungai ini merupakan salah satu anak sungai dari Bengawan Solo dengan hulu berada di Kabupaten Rembang (Jawa Tengah) dan bermuara di Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timur). Sungai ini memiliki panjang sekitar 80 km dengan daerah aliran sungai (DAS) seluas ±810 km².[2]
Debit air dari Kali Kening merupakan salah satu kontributor utama yang memengaruhi luapan Bengawan Solo di wilayah hilirnya.[3]
Kali Kening dikenal karena sering meluap pada musim penghujan. Luapan ini secara rutin menyebabkan banjir yang berdampak luas pada wilayah di sekitarnya, terutama di Kecamatan Parengan (Kabupaten Tuban).[4][5]
Hidrologi dan penyebab banjir
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, DAS Kali Kening merupakan salah satu dari tiga DAS utama di Tuban dengan potensi banjir bandang yang tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh morfologi DAS berbentuk kipas aluvial (alluvial fan), yaitu lebar di hulu dan menyempit drastis di hilir.[6] Tingginya intensitas hujan di wilayah hulu—yang mencakup Kabupaten Rembang (Jawa Tengah) dan beberapa kecamatan di Tuban (Jawa Timur)—menjadi pemicu utama peningkatan volume air.[2][7][8]
Faktor lain yang memperparah adalah kerusakan, sedimentasi (pendangkalan), dan penyempitan alur. Sejak 2009, Balai Pengelolaan DAS Bengawan Solo mencatat Kali Kening sebagai salah satu anak sungai yang kondisinya rusak.[9]
Budaya dan tradisi
Selain fungsi irigasi, Kali Kening menjadi pusat kegiatan budaya warga. Pada puncak musim kemarau, saat debit sungai menyusut, warga menggelar tradisi Munggut, yakni mencari ikan beramai-ramai di dasar sungai yang mengering. Tradisi ini juga berfungsi sebagai ajang rekreasi dan silaturahmi tahunan, misalnya di Desa Pacing, Kecamatan Parengan.[10]
Dampak banjir dan erosi
Luapan Kali Kening menimbulkan dampak sosial-ekonomi signifikan. Kecamatan di sepanjang alirannya, seperti Parengan, Soko, dan Rengel, termasuk kategori risiko tinggi menurut Kajian Risiko Bencana Kabupaten Tuban 2022–2026.[11] Dampak meliputi rumah terendam, sawah gagal panen, infrastruktur rusak, hingga korban jiwa.[12][13][14]
Peristiwa banjir tercatat
- Februari 2009: banjir bandang memutus jalur Jatirogo–Bojonegoro.[15]
- Februari 2018: banjir terbesar, merendam 13 desa di Parengan, Soko, dan Rengel.[16]
- Februari 2023: banjir merendam 9 desa dengan 925 rumah dan 510 ha sawah.[8][17]
- Desember 2024: banjir besar merendam 11 desa di Parengan.[18]
Upaya penanganan
Pemerintah Kabupaten Tuban mengusulkan normalisasi sungai melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Upaya ini dilengkapi perbaikan ekosistem hulu seperti reboisasi dan sumur resapan.[19][20]
Lihat pula
- Daftar sungai di Indonesia
- Daftar sungai di Jawa
- Daftar sungai di Jawa Timur
- Wilayah sungai
- Bengawan Solo
Referensi
- ^ "Data Pokok BBWS Bengawan Solo". Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ a b "Luapan Kali Kening Rendam Ratusan Rumah Warga Parengan". blokBojonegoro.com. 2022-11-30. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Ratusan Hektare Tanaman Padi Bojonegoro Terendam Banjir". Suara Surabaya. 2019-03-07. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Banjir Luapan Kali Kening Rendam 11 Desa di Parengan Tuban". detikJatim. 2024-12-16. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Kali Kening Meluap, 6 Desa di Kecamatan Parengan, Tuban Terendam Banjir". kumparan. 2022-11-30. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Potensi Banjir Bandang di Kabupaten Tuban Cukup Tinggi, Ini Alasannya". Pemerintah Kabupaten Tuban. 2023-01-26. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Kali Kening Meluap Banjiri 10 Desa di Parengan Tuban". detikJatim. 2022-12-01. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ a b "Banjir Kali Kening Rendam 9 Desa di Tuban". Jatimnow.com. 2023-02-24. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Anak Sungai Bengawan Solo Banyak yang Rusak". Kompas.com. 2009-02-27. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Munggut, Warga Serbu Kali Kening". kumparan. 2018-12-05. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Kajian Risiko Bencana Kabupaten Tuban Tahun 2022-2026" (PDF). Pemerintah Kabupaten Tuban & Universitas Brawijaya. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Ratusan Rumah Warga di Parengan Tuban Terendam Banjir Kali Kening". BeritaBojonegoro.com. 2020-02-21. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Banjir Luapan Kali Kening Makin Meluas, Petani di Tuban Terancam Gagal Panen". Bangsaonline.com. 2019-03-07. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Tergerus Kali Kening, Tiga KK Harus Tinggalkan Rumah". Suara Banyuurip. 2018-02-28. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Banjir Bandang Putus Jalur Jatirogo-Bojonegoro". detikNews. 2009-03-01. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Akses Jalan Terputus, Sawah Pun Jadi Lautan". Kompas.id. 2018-02-24. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Tanggap Darurat Banjir Luapan Kali Kening di Kecamatan Parengan". BPBD Kabupaten Tuban. 2023-02-24. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Kali Kening Meluap, Belasan Desa di Kecamatan Parengan Kebanjiran". kabartuban.com. 2024-12-16. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Atasi Banjir Tahunan, Pemkab Tuban Usulkan Normalisasi Kali Kening ke BBWS Bengawan Solo". TIMES Indonesia. 2023-03-16. Diakses tanggal 2025-09-07.
- ^ "Bupati Tuban: Penanganan Banjir Perlu Perbaiki Ekosistem Hulu". Suara Indonesianews. 2023-01-26. Diakses tanggal 2025-09-07.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


