Kajangki
Kajangki adalah salah satu tarian tradisional dari Kabupaten Luwu. Kata Kajangki terdiri dari dua kata, yaitu kata "kaja" yang berarti nelayan, dan "angki" berarti mengangkat.
Tari Kajangki biasanya dimainkan oleh para pria keturunan pejabat kedatuan. Tari Kajangki ditampilkan untuk menyambut para prajurit yang baru pulang dari pertempuran. Tarian ini dilakukan sebagai tanda penghormatan bagi para prajurit yang gagah berani. Hal ini tergambar dari gerakan-gerakannya yang memiliki makna, yaitu kedo bungasa, mosere banda, mopasintamu, mopasilele, dan kedo paccapurra. Sekarang, tari Kajangki masih dipertunjukkan pada yaitu pada upacara Maccera tasi dan lele Banua.[1]
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


