Jurus Halilintar
| Jurus Halilintar | |
|---|---|
| Genre | |
| Dibuat oleh | Genta Buana Paramita |
| Ditulis oleh | Agung Waritso |
| Skenario | Agung Waritso |
| Sutradara | Wang Yi Kai |
| Pemeran |
|
| Penata musik | Dwiki Dharmawan |
| Negara asal | Indonesia |
| Bahasa asli | Bahasa Indonesia |
| Jml musim | 1 |
| Jml episode | 47 |
| Produksi | |
| Produser eksekutif | Kenneth Timothy Leoganda |
| Produser | Budhi Sutrisno |
| Pengaturan kamera | Multi-kamera |
| Durasi | 60—90 menit |
| Rumah produksi | Genta Buana Paramita |
| Distributor | Surya Citra Media |
| Rilis asli | |
| Jaringan | SCTV |
| Rilis | 11 Mei – 8 November 2004 |
Jurus Halilintar adalah serial televisi Indonesia produksi Genta Buana Paramita yang tayang perdana, 11 Mei 2004 pada pukul 20.00 WIB di SCTV. Serial ini disutradarai oleh Wang Yi Kai dan dibintangi oleh Danny Permana, Arifin Gunawan, Rossi Ayu, Mahisa Aulia Dinsi, Denaya Bintang Azmi.
Sinopsis
Jurus Halilintar mengisahkan tentang kisah Kerajaan yang memiliki keturunan jurus halilintar yang di mana Erlangga yang ingin menunjukkan jati dirinya kepada seseorang mengapa dirinya memiliki jurus halilintar tersebut.
Dalam hal tersebut akhirnya Erlangga mendapatkan cinta hatinya yaitu seorang Putri yang cantik bernama Putri Tamiyoi yang merupakan keturunan raja Hok Liem. Namun, prahara terjadi pada kerajaan Erlangga yang merupakan leluhur dari Astina dan Ayodhya bersama dengan kerajaan dari Hok Liem.
Di samping itu, Kowara yang memiliki jurus yang lebih sakti tersebut juga menyaingi Ario Sombo yang ambisius untuk merebut tahta kerajaan yang dikuasai oleh saingannya tersebut.
Pemeran
- Danny Permana sebagai Kowara
- Arifin Gunawan sebagai Suralaga
- Rossi Ayu sebagai Shindika
- Mahisa Aulia Dinsi sebagai Ario Sombo
- Dam Saputra sebagai Aryo Parasu
- Sandy Permana sebagai Gana
- Ahmad Affandy sebagai Jadug Benda
- Temmy Rahadi sebagai Erlangga
- Lilis Suganda sebagai Ratu Dursila
- Suzanna Meilia sebagai Hidimbi
- Arif Nurman sebagai Prabu Balaka
- Denaya Bintang Azmi sebagai Ibu Naratoma
- Ratu Annisa sebagai Permaisuri Sukesi
- Uliasari sebagai Nyi Inten
- Bima Sena sebagai Ananta
- Penty Nur Afiani sebagai Sundari
- Jill Carissa sebagai Sri
- Aris Kurniawan sebagai Tumenggung Suman
- Candy Satrio sebagai Patih Balakia
- Alenta S. Hombing sebagai Ken Kapila
- Diaz Erlangga sebagai Tumenggung Janusentiko
- Diaz Astiza sebagai Nyi Gentang
- Teddy Uncle sebagai Senopati Kasipu
- Sigit Antonio sebagai Naratoma
- Imel Putri Cahyati sebagai Putri Tamiyoi
- Hans Gunawan sebagai Padmanaba
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


