Joglo Suyadi

Joglo Suyadi.

Joglo Suyadi (bahasa Jawa: ꦗꦺꦴꦒ꧀ꦭꦺꦴꦱꦸꦪꦢꦶ) adalah bangunan bersejarah yang menampilkan unsur-unsur khas rumah adat Jawa, khususnya tipe Joglo, serta tata ruang yang mengikuti struktur tradisional. Bangunan ini terletak di Brayut, Pandowoharjo, Sleman, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.[1] Rumah Joglo Suyadi telah memperoleh sertifikat cagar budaya dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta dan menjadi satu-satunya rumah yang terdaftar sebagai Bangunan Cagar Budaya di Desa Brayut. Meskipun pewaris rumah tidak lagi tinggal di dalamnya, rumah tersebut tetap dipertahankan dalam kondisi baik. Badan Pengelola Pariwisata Desa saat ini bertanggung jawab terhadap perawatan harian rumah tersebut. Hal ini dilakukan karena belum ada anggota keluarga yang bersedia mengelola langsung bangunan tersebut.[2]

Sejarah

Joglo Suyadi dibangun pada awal abad ke-19 oleh Ki Demang Mertodimedjo, kepala desa pertama Brayut. Pada masa itu, bangunan ini difungsikan sebagai rumah tinggal sekaligus kantor pemerintahan desa. Oleh karena itu, bentuk bangunan yang digunakan adalah Joglo utuh, yaitu bentuk arsitektur rumah tradisional Jawa yang lengkap dan memiliki struktur khas.[3]

Kepemilikan rumah kemudian diwariskan kepada Mertoredjo, putra dari Mertodimedjo yang menjabat sebagai Lurah pertama Brayut. Mertoredjo memiliki enam orang anak dan memutuskan untuk mewariskan rumah kepada Martodimedjo, salah satu putranya, meskipun bukan anak sulung. Selanjutnya, Martodimedjo tinggal di rumah tersebut dan memiliki lima orang anak, salah satunya adalah Suyadi.[2]

Setelah wafatnya Bapak Suyadi, hak kepemilikan atas rumah berpindah kepada istrinya. Meski secara hukum dimiliki oleh ahli waris, rumah tidak lagi dihuni oleh keluarga pewaris, melainkan dibiarkan kosong dan hanya difungsikan untuk kepentingan desa.[2]

Arsitektur

Pendhapa Joglo Suyadi.

Rumah joglo ini memiliki arsitektur tradisional Jawa dengan tipe Joglo, yang terbagi ke dalam beberapa bagian khas:[butuh rujukan]

Pendhapa

Bagian Pendhapa dilengkapi dengan Pananggap di keempat sisinya dan emper di tiga sisi (depan, kiri, dan kanan). Lantai Jerambah digunakan pada bagian Pamidhangan dan Pananggap, sedangkan Jogan digunakan pada bagian Emper. Bagian depan bangunan menggunakan dinding kayu atau gebyok, sementara sisi lainnya menggunakan tembok. Atap atau empyak terbuat dari anyaman bambu yang dikenal sebagai Raguman.[butuh rujukan]

Pringgitan

Tepat di belakang Pendhapa terdapat bagian Pringgitan yang memiliki atap berbentuk Limasan, menunjukkan peralihan antara ruang terbuka Pendhapa dan ruang utama dalam rumah.[butuh rujukan]

Ndalem

Ruang Ndalem memiliki atap Joglo, dilengkapi dengan Senthong di bagian belakang. Usuk dan reng bangunan menggunakan kayu, sedangkan plafon pada bagian Pamidhangan terbuat dari anyaman kayu.[butuh rujukan]

Gandhok dan Dapur

Di samping bagian Dalem, terdapat Gandhok dan Dapur, yang merupakan elemen penting dalam tata ruang rumah tradisional Jawa, memperlihatkan keteraturan ruang berdasarkan fungsi dan nilai budaya.[4]

Terdapat transformasi pada bangunan Joglo ini ditahun 2005, yaitu dengan mengubah ruang tahanan (sepen) menjadi kamar mandi. Selain perubahan pada bagian tersebut, seluruh bagian lain dari bangunan Joglo masih asli.[3]

Referensi

  1. ^ "JOGJACAGAR | Sistem Informasi Cagar Budaya". jogjacagar.jogjaprov.go.id. Diakses tanggal 2025-06-17.
  2. ^ a b c Rudwiarti, Lucia Asdra; Pudianti, Anna; Adiwinata, Stanislaus Marcel (2021). "Inspiring User Motivation through Oral Traditions in Conserving Vernacular Houses: Brayut Tourist Village, Yogyakarta, Indonesia". Journal of the International Society for the Study of Vernacular Settlements. 8 (2).
  3. ^ a b Vitasurya, V R; Hardiman, G; Sari, S R (2018-01). "Transformation of traditional houses in the development of sustainable rural tourism, case study of Brayut Tourism Village in Yogyakarta". IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. 106: 012060. doi:10.1088/1755-1315/106/1/012060. ISSN 1755-1307.
  4. ^ "Rumah Joglo Milik Suyadi". Dinas Kebudayaan Sleman. Diakses tanggal 2025-06-17.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement