Istana Fukiage Ōmiya
| Istana Fukiage Ōmiya | |
|---|---|
吹上大宮御所 | |
| Informasi umum | |
| Jenis | Kediaman Kekaisaran |
| Lokasi | Chiyoda, Tokyo, Jepang |
| Alamat | Taman Fukiage, Istana Kekaisaran Tokyo |
| Selesai dibangun | 1961 |
| Pemilik | Badan Rumah Tangga Kekaisaran |
Istana Fukiage Ōmiya (Templat:Jpn) adalah sebuah kediaman kekaisaran yang terletak di dalam Taman Fukiage di Istana Kekaisaran Tokyo, Jepang. Istana ini awalnya dibangun sebagai kediaman pribadi bagi Kaisar Showa dan Permaisuri Kojun.[1]
Sejarah
Istana ini selesai dibangun pada tahun 1961 dengan gaya arsitektur modernis untuk menggantikan bagian istana lama yang hancur selama Perang Dunia II. Bangunan ini berfungsi sebagai kediaman pribadi keluarga kaisar, terpisah dari Gedung Utama Istana (Kyuden) yang digunakan untuk upacara kenegaraan.
Setelah kematian Kaisar Hirohito pada Januari 1989, istana ini berganti nama menjadi Istana Fukiage Ōmiya. Dalam tradisi istana Jepang, Ōmiya merupakan gelar kehormatan bagi Permaisuri yang telah menjanda (Ibu Suri). Permaisuri Nagako terus menetap di istana ini sebagai kediaman resminya hingga ia wafat pada 16 Juni 2000.[2]
Penggunaan Saat Ini
Setelah wafatnya Ibu Suri Kojun, gedung ini tidak lagi menjadi kediaman tetap. Kaisar Emeritus Akihito dan Permaisuri Emeritus Michiko sempat menggunakan tempat ini sebagai kediaman sementara saat proses renovasi istana lainnya, namun secara umum bangunan ini kini dijaga sebagai bagian dari sejarah kediaman Kaisar Showa.[3]
Lingkungan
Istana ini dikelilingi oleh Taman Fukiage, sebuah area hutan kota yang sengaja dibiarkan tumbuh liar dan alami sesuai keinginan Kaisar Hirohito yang sangat tertarik pada botani. Hal ini menjadikan kompleks istana sebagai suaka bagi flora dan fauna langka di tengah pusat kota Tokyo.[4]
Referensi
- ^ "The Imperial Palace". Imperial Household Agency. Diakses tanggal 2024-05-22.
- ^ Nakamura, Akemi (2000-06-17). "Empress Dowager Kojun dies". The Japan Times. Diakses tanggal 2024-05-22.
- ^ Seidensticker, Edward. (1990). Tokyo Rising: The City Since the Great Earthquake. Knopf. ISBN 978-0394543604.
- ^ Bix, Herbert P. (2000). Hirohito and the Making of Modern Japan. HarperCollins.
Lihat pula
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


