Insiden Shim Hwa-jo
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Insiden Shim Hwa-jo (Korea: 심화조 사건), atau dalam Bahasa Inggris dikenal dengan sebutan Deepening Group Incident, adalah pembersihan besar-besaran di Korea Utara pada kurun waktu tahun 1996 sampai dengan 2000, dengan tujuan mencari kambing hitam kelaparan besar yang melanda negera tersebut. Banyak pejabat tinggi maupun keluarganya yang dieksekusi mati atau dikirim ke kamp konsentrasi, setelah diselidiki dan ditentukan bersalah oleh polisi rahasia Shim Hwa-jo (심화조).
Pada puncak pengaruhnya, Shim Hwa-jo memiliki ratusan kantor dan sekitar 8.000 penyidik.
Latar belakang
Kelaparan besar telah melanda Korea Utara sejak tahun 1994 hingga 1998, dengan korban jiwa diperkirakan ratusan ribu hingga 2 juta orang. Kim Jong Il, yang telah menjadi pemimpin besar Korea Utara sejak 1994, membangun organisasi polisi rahasia yang disebut "Shim Hwa-jo (심화조) atau dikenal juga dengan "Deepening Group" di bawah payun Kementerian Keamanan Sosial. Shim Hwa-jo sendiri bertugas menginvestigasi perjalanan karier dan ideologi yang dianut oleh warga negara, atau lebih lanjut melakukan riset mendalam mengenai latar belakang dan pemikiran warga negara.[butuh rujukan]
Kimo Jong Il menunjuk Jang Sung-taek untuk memimpin kelompok ini, yang kemudian melaksanakan pembersihan besar-besaran pejabat senior, sekutu dekat, hingga kerabat mereka, untuk dijadikan kambing hitam atas krisis ekonomi dan kelaparan yang melanda Korea Utara.[butuh rujukan]
Korban
Sekira 25.000 menjadi korban interogasi dan penangkapan, dan sekitar 10.000 di antaranya dieksekusi mati. Sementara 15.000 sisanya dikirim ke kamp konsentrasi. Contoh figur terkenal yang menjadi korban aksi ini adalah Seo Kwan-hee, dengan ditembak mati, yang menjabat sekretaris pertanian di Komite Sentral Partai serta Moon Seong-sik, sekretaris partai yang diperkirakan disiksa sampai mati. Kim Jong Il memasrahkan dan menyetujui begitu saja hasil investigasi dan saran eksekusi oleh Shim Hwa-jo terhadap orang-orang dekatnya.[butuh rujukan]
Pudarnya pengaruh
Pengaruh Shim Hwa-jo mulai berkurang pada tahun 1998, saat Kim Jong Il malah ketakutan upaya pembersihan ini malah akan menyebabkan dirinya semakin terasing secara politik. Kelompok ini kemudian dibubarkan pada tahun 2000. Investigasi balik dilakukan kepada Shim Hwa-jo dan pembersihan besar-besaran lain dilakukan.[butuh rujukan]
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


