Idiopatik

Idiopatik (bahasa Yunani: ἴδιος, idios, sendiri)+(bahasa Yunani: πάθος, pathos, derita) adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kondisi medis yang belum dapat terungkap jelas penyebabnya. Dalam praktik medis, diagnosis idiopatik umumnya ditegakkan setelah berbagai penyebab yang telah diketahui berhasil disingkirkan melalui pemeriksaan klinis dan diagnostik. Istilah idiopatik berasal dari bahasa Yunani, yaitu idio- yang berarti "pribadi" atau "milik sendiri" dan -pathic atau -patheia yang berarti "perasaan" atau “penderitaan”. Secara etimologis, istilah ini mengacu pada penyakit yang tampak "muncul dengan sendirinya".[1]

Dalam banyak kasus, diagnosis idiopatik diberikan setelah seluruh penyebab yang diketahui telah disingkirkan. Namun, tingkat kedalaman pemeriksaan dapat berbeda-beda antarpenyedia layanan kesehatan. Hal ini menyebabkan adanya variasi dalam penetapan diagnosis idiopatik. Hingga kini belum ada teori tunggal yang diterima secara luas untuk menjelaskan penyakit idiopatik secara umum. Sejumlah hipotesis telah diajukan untuk menjelaskan beberapa kondisi tertentu, tetapi belum terbukti secara konklusif. Apabila penyebab suatu kondisi akhirnya dapat dibuktikan, maka kondisi tersebut pada dasarnya tidak lagi disebut idiopatik.[1]

Referensi

  1. ^ a b "Idiopathic disease | History | Research Starters | EBSCO Research". EBSCO (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-16.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement