IA-32

IA-32 (Inggris: “Intel Architecture, 32 bit”, biasa dipanggil i386[1][2]) adalah versi 32-bit dari set instruksi aristektur x86, didesain oleh Intel dan pertama kali diimplementasikan dalam mikroprosesor 80386 pada 1985. IA-32 merupakan perwujudan pertama pada versi x86 yang memiliki kemampuan komputasi 32-bit[3]; alhasil, istilah “IA-32” masih digunakan sebagai metonimia untuk merujuk pada versi x86 yang memiliki komputasi 32-bit.[4]

Dalam beberapa arahan bahasa pemrograman, Istilah IA-32 terkadang masih dipanggil sebagai arsitektur “i386”. Dalam beberapa konteks lain, beberapa iterasi oleh IA-32 ISA terkadang diberi nama i486, i586, dan i686, merujuk pada himpunan bagian yang ditawarkan oleh 80486, masing-masing mikro-arsitektur P5, dan P6. Perubahan ini menawarkan banyak penambahan basis set IA-32 diantaranya yaitu kemampuan titik-kambang, dan ekstensi MMX.

Intel merupakan produsen mikroprosesor IA-32 terbesar dalam sejarah[5], dengan peringkat kedua diraih oleh AMD. Selama tahun 1990-an, VIA, Transmeta, dan beberapa produsen chip juga memproduksi prosesor yang kompatibel dengan IA-32 (Contoh: WinChip). Di era modern, Intel masih memproduksi prosesor IA-32 dalam nama platform mikrokontroler Intel Quark hingga tahun 2019; tetapi, sejak tahun 2000-an, mayoritas produsen (termasuk Intel) hampir berpindah secara ekslusif mengimplementasikan beberapa CPU berbasis varian 64-bit dari x86, x86-64. x86-64 secara spesifikasi, menawarkan mode operasi lawas yang beroperasi dalam IA-32 ISA untuk kompatibilitas kebelakang.

Walaupun dengan mempertimbangkan betapa umumnya x86-64, sampai sekarang, versi mode terproteksi IA-32 dalam kebanyakan sistem operasi masih dipelihara, contoh: Microsoft Windows (hingga Windows 10)[6], Windows Server (hingga Windows Server 2008[7]), dan distribusi Debian Linux[8]. Meskipun dengan nama IA-32 (dan kemungkinan membuat kebingungan), evolusi 64-bit dari x86 yang berasal dari AMD tidak akan dikenal sebagai “IA-64”, nama tersebut sebagai gantinya diambil oleh arsitektur Itanium Intel yang saat ini sudah dibatalkan.

Fitur aristektural

Tujuannya mendefinisikan karakteristik dari IA-32 adalah untuk menyediakan pengunaan umum register prosesor 32-bit (contohnya, EAX dan EBX), integer aritmatika dan operasi logika 32-bit, beberapa offset 32-bit dalam cakupan segmen dalam mode terproteksi, dan translasi dari alamat yang ter-segmen menjadi alamat linear 32-bit. Para desainer mengambil kesempatan untuk mengembangkannya juga. Beberapa perubahan yang signifikan (relatif ke set instruksi 16-bit 286) adalah:

Integer 32-bit

Semua GPR (general-purpose register) telah diperluas dari 16 bita menjadi 32 bita, dan semua aritmatika dan operasi logika, operasi memori-ke-register dan register-ke-memori, dst, dapat beroperasi dalam integer 32-bit. Push dan pop dalam tumpukan (struktur data) default ke langkah 4-bita, dan penunjuk non-tersegmen adalah selebar 4 bita.

Mode pengalamatan umum lebih lanjut

Semua GPR dapat digunakan sebagai basis register, dan semua GPR melainkan ESP dapat digunakan sebagai indeks register, dalam referensi memori. Nilai indeks register dapat di-kalikan dengan 1, 2, 4, atau 8 sebelum ditambahkan ke dalam nilai basis register dan pergeserannya.

Segmen register tambahan

Dua tambahan segmen register, diataranya: FS, dan GS.

Ruang alamat virtual yang lebih besar

Arsitektur IA-32 mendefinisikan format alamat tersegmen 48-bit, dengan nomor segmen 16-bit, dan offset 32-bit dalam jangkauan segmen. Alamat yang tersegmen akan dipetakan menjadi alamat linear 32-bit.

Permintaan pemanggilan

Alamat linear 32-bit merupakan alamat virtual dibandingkan alamat fisik; alamat tersebut ditranslasikan ke alamat fisik melalui tabel halaman. Dalam 80386, 80486, dan prosesor Pentium yang original, alamat fisiknya adalah 32-bit; dalam Pentium Pro, dan prosesor lanjutnya, Ekstensi Alamat Fisik memperbolehkan alamat fisik 36-bit, walaupun ukuran alamat linearnya masih 32-bit.

Mode pengoperasian

Mode pengoperasian Sistem Operasi Tipe kode yang dijalankan Ukuran alamat bawaan Ukuran alamat operan Tipikal lebar GPR
Mode terproteksi Sistem operasi atau pemuat but 32-bit Kode 32-bit mode terproteksi 32 bit 32 bit 32 bit
Sistem operasi atau pemuat but 16-bit mode terproteksi, atau pemuat but 32-bit Kode 16-bit mode terproteksi 16 bit 16 bit 16 atau 32 bit
Mode virtual 8086 Sistem operasi 16 atau 32-bit mode terproteksi Kode 16-bit mode asli 16 bit 16 bit 16 atau 32 bit
Mode asli Operasi sistem atau pemuat but 16-bit mode asli, atau pemuat but 32-bit Kode 16-bit mode asli 16 bit 16 bit 16 atau 32 bit
Mode tak-asli Operasi sistem atau pemuat but 16-bit mode asli, atau pemuat but 32-bit Kode 16-bit mode asli 32 bit 16 bit 16 atau 32 bit

Lihat juga

Referensi

  1. ^ "i386 and x86-64 Options - Using the GNU Compiler Collection (GCC)". gcc.gnu.org. Diakses tanggal 2026-04-03.
  2. ^ "OpenBSD/i386". www.openbsd.org. Diakses tanggal 2026-04-03.
  3. ^ "Manuals for Intel® 64 and IA-32 Architectures". Intel (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-04-03.
  4. ^ "Instruction Set Architecture". Intel (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-04-03.
  5. ^ "The 1980s – global expansion and the rise of strategic pricing | Simon-Kucher". www.simon-kucher.com (dalam bahasa Inggris). 2025-04-25. Diakses tanggal 2026-04-03.
  6. ^ "Windows 10 System Requirements & Specifications | Microsoft (Diarsip)". www.microsoft.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-04-03.
  7. ^ "Windows Server 2008: the latest 32-bit server operating system from Microsoft - Microespana" (dalam bahasa Inggris). 2023-11-02. Diakses tanggal 2026-04-03.
  8. ^ "Debian GNU/Linux on x86 Machines". www.debian.org. Diakses tanggal 2026-04-03.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement