Hukum mim mati
Hukum mim mati adalah salah satu tajwid yang terdapat dalam Al-Qur'an. Hukum ini berlaku jika mim mati bertemu huruf-huruf tertentu.
Hukum ini terdiri dari tiga jenis, yaitu:
Ikhfa' syafawi
Hukum bacaan Ikhfa' syafawi terjadi ketika ada mim sukun (مْ) bertemu huruf hijaiyah ba (ب) dengan membunyikan samar-samar di bibir disertai dengungan.[1]
- Contoh:
تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ[2]
- Contoh lain: (فَاحْكُم بَيْنَهُم) (تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ) (وَكَلْبُهُم بَاسِطٌ)
Idgham Mithlain
Apabila mim sukun (مْ) bertemu dengan mim yang berharokat (م), maka cara membacanya adalah seperti menyuarakan mim rangkap atau ditasyidkan dan wajib dibaca dengung. Idgham mithlain juga dikenali sebagai idgham mimi atau mutamasilain.
Contoh: (أَم مَنْ) (كَمْ مِن فِئَةٍ)
Izhar Syafawi
Apabila mim sukun atau mim mati (مْ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah selain mim (م) dan ba (ب).[3]
Contoh
- اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ[4]
Alhamdulillāhi robbil 'ālamīn
Contoh lain: (لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ) (تَمْسُونَ)
Referensi
- ^ Contoh Ikhfa Syafawi dalam Al Quran[pranala nonaktif permanen] — iNews.id
- ^ Surah Al-Fiil ayat 4
- ^ Cara baca izhar syafawi dalam Al-Quran — iNews
- ^ Surah Al-Fatihah ayat 1
Lihat pula
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


