Hidup mulia atau mati syahid

Hidup mulia atau mati syahid (frasa bahasa Arab: Isy kariman au mut syahidan عِشْ كَرِيمًا أَوْ مُتْ شَهِيدًا) merupakan sebuah semboyan yang mendorong semangat perjuangan, keikhlasan, dan pengorbanan di jalan Allah (jihad fisabilillah), sering digunakan sebagai motivasi hidup oleh aktivis Muslim untuk hidup bermartabat atau gugur dalam perjuangan mulia.[1]
Makna
Makna "Hidup Mulia"
- Menjalani hidup dengan penuh iman, ketaqwaan, akhlak mulia, dan tidak diperbudak oleh siapapun.
- Melaksanakan tugas sebagai hamba Allah dengan kebaikan dan kesalehan.[2]
Makna "Mati Syahid"
Gugur di jalan Allah (jihad fisabilillah) dalam kondisi yang ditentukan syariat, seperti membela agama, menegakkan kebenaran, atau demi kemaslahatan umat. Bukan hanya di medan perang, tetapi juga kematian karena wabah, tenggelam, sakit perut, atau wanita yang meninggal saat melahirkan.
Syuhada mendapatkan keistimewaan besar, diampuni dosanya (kecuali hutang), diperlihatkan tempatnya di surga, dilindungi dari siksa kubur, dan dapat memberi syafaat.[2]
Referensi
- ^ "Hidup Mulia atau Mati Syahid, Slogan yang Menggetarkan Musuh". Suara Mubalighah. 2022-12-17. Diakses tanggal 2026-01-02.
- ^ a b "Makna Hidup Mulia atau Mati Syahid dalam Islam". VOI - Waktunya Merevolusi Pemberitaan. Diakses tanggal 2026-01-10.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


