Hari Konservasi Kehidupan Liar

Hari Konservasi Kehidupan Liar — juga dikenal sebagai World Wildlife Conservation Day atau Hari Konservasi Satwa Liar Sedunia — adalah peringatan yang jatuh setiap tanggal 4 Desember. Peringatan ini bertujuan mempromosikan kesadaran global akan pentingnya pelestarian satwa liar dan flora liar, serta menekan kegiatan ilegal seperti perburuan, perdagangan satwa liar, dan kerusakan habitat alam. [1]

Sejarah dan Asal-usul

Inisiatif Hari Konservasi Kehidupan Liar lahir dari seruan global untuk memperkuat tindakan terhadap perdagangan dan perburuan ilegal satwa liar. Pada tanggal 8 November 2012, mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, mengemukakan seruan “Wildlife Trafficking and Conservation: A Call to Action”, yang menjadi cikal bakal peringatan ini. [2] Sejak itu, setiap 4 Desember diperingati sebagai hari untuk mengenang dan memobilisasi upaya pelestarian satwa liar dan flora liar. [3]

Beberapa sumber menyebutkan bahwa pada tahun 2024 tema yang diusung adalah “Connecting People and Planet: Exploring Digital Innovation in Wildlife Conservation”, yang menyoroti peran teknologi digital dalam mendukung konservasi satwa liar. [4]

Tujuan dan makna

Beberapa tujuan utama peringatan Hari Konservasi Kehidupan Liar di antaranya:

  • Meningkatkan kesadaran publik akan ancaman yang dihadapi satwa liar (seperti perburuan, perdagangan ilegal, kerusakan habitat) dan kemunduran populasi spesies tertentu.
  • Mendorong tindakan nyata—baik tingkat individu maupun institusional—dalam pelestarian dan perlindungan flora dan fauna liar.
  • Memfasilitasi diskusi, kampanye, dan advokasi tentang regulasi, pengawasan, dan pemulihan habitat yang mendukung keanekaragaman hayati.
  • Menjadi momentum bagi organisasi konservasi, lembaga pemerintah, masyarakat sipil, dan media untuk bersinergi dalam mengkampanyekan dan melaksanakan program perlindungan satwa. [4]

Cara peringatan

Berbagai cara dapat dilakukan untuk merayakan Hari Konservasi Kehidupan Liar, antara lain:

  • Kampanye edukatif di sekolah, perguruan tinggi, lembaga lingkungan, dan media massa, untuk menyebarkan informasi tentang pentingnya pelestarian satwa dan flora liar.
  • Pameran foto, dokumenter alam, webinar, diskusi panel, dan talkshow tentang isu konservasi, perdagangan satwa liar, serta keberlanjutan habitat.
  • Program relawan lapangan (monitoring, patroli anti-perburuan, penanaman tanaman pakan, pemulihan habitat) yang melibatkan masyarakat lokal.
  • Penggunaan teknologi digital (aplikasi, sistem informasi, pemantauan satwa via sensor atau kameratrap) sebagai bagian dari inovasi konservasi.
  • Seruan untuk menghentikan konsumsi produk dari hewan liar dan flora yang dilindungi, serta mendukung lembaga konservasi melalui donasi atau advokasi. [4]

Hubungan dengan peringatan Satwa Internasional

Perlu dicatat bahwa Hari Konservasi Kehidupan Liar berbeda dari World Wildlife Day yang diperingati 3 Maret atas keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 2013. [5]

World Wildlife Day diresmikan melalui resolusi PBB (UNGA 68/205) untuk menyoroti pentingnya satwa liar di tingkat global dan memperingati adopsi CITES. [6]

Referensi

  1. ^ Wibawana, Widhia Arum. "Tentang Peringatan Hari Konservasi Satwa Liar Sedunia 4 Desember". detiknews. Diakses tanggal 2025-09-25.
  2. ^ Rebecca (2022-12-02). "World Wildlife Conservation Day". IAPWA (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-09-25.
  3. ^ Wibawana, Widhia Arum. "Tentang Peringatan Hari Konservasi Satwa Liar Sedunia 4 Desember". detiknews. Diakses tanggal 2025-09-25.
  4. ^ a b c Tengah, Badan Pusat Statistik Kabupaten Lampung. "Hari Konservasi Satwa Liar Sedunia 2024 - Berita dan Siaran Pers". lampungtengahkab.bps.go.id. Diakses tanggal 2025-09-25.
  5. ^ "Home | Official website of UN World Wildlife Day". wildlifeday.org (dalam bahasa Inggris). 2025-03-03. Diakses tanggal 2025-09-25.
  6. ^ Nations, United. "World Wildlife Day". United Nations (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-25.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement