Hanya Namamu dalam Doaku
Artikel ini mungkin termasuk rintisan permanen. Artikel dapat dikatakan layak, tetapi sumbernya terbatas. |
| Hanya Namamu dalam Doaku | |
|---|---|
Poster rilis teatrikal | |
| Sutradara | Reka Wijaya |
| Produser |
|
| Skenario |
|
| Cerita |
|
| Pemeran | |
| Penata musik | Andi Rianto |
| Sinematografer | Amalia T.S. |
| Penyunting | Wawan I. Wibowo |
Perusahaan produksi |
|
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 113 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
Hanya Namamu dalam Doaku adalah sebuah film drama keluarga Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Reka Wijaya. Film tersebut dibintangi oleh Ge Pamungkas, Nirina Zubir, Vino G. Bastian, Dinda Kanyadewi, Anantya Kirana, Naysilla Mirdad dan Enno Lerian. Film tersebut dirilis pada 21 Agustus 2025.[1]
Sinopsis
Film ini menceritakan kisah Arga (Vino G. Bastian), seorang kepala keluarga yang digambarkan sebagai sosok sempurna di mata istri dan anaknya. Ia adalah suami penyayang bagi Hanggini (Nirina Zubir) dan ayah yang selalu melindungi putri mereka, Nala (Anantya Kirana). Hidup keluarga kecil ini berjalan harmonis, hingga suatu hari Arga didiagnosis menderita ALS.
Penyakit tersebut adalah penyakit yang bisa perlahan melumpuhkan fungsi tubuh. Kabar itu pun menjadi pukulan berat bagi Arga. Namun, alih-alih berbagi kabar tersebut dengan keluarganya, Arga justru memilih menyembunyikannya. Dalihnya adalah demi melindungi istri dan anaknya dari rasa sakit, meski itu berarti menanggung penderitaan seorang diri.
Keputusan Arga menyimpan rahasia membuat sikapnya berubah. Ia mulai berbohong, menarik diri, dan jarang berinteraksi hangat dengan Hanggini maupun Nala. Kehadiran Marissa (Naysila Mirdad), mantan kekasih Arga yang ia temui kembali di sebuah reuni SMA, semakin memperkeruh keadaan. Pertemuan itu menimbulkan tanda tanya besar bagi Hanggini, hingga ia menduga Arga tengah berselingkuh.
Konflik pun memuncak. Hanggini yang tersulut emosi tak mampu menahan kecurigaannya, dan pertengkaran hebat terjadi di rumah tangga mereka. Kecurigaan itu juga berdampak pada Nala.
Anak perempuan yang semula begitu dekat dengan ayahnya, kini berubah penuh kebencian. Ia merasa dikhianati hingga kehilangan semangat mengejar mimpinya meraih beasiswa. Di sisi lain, kondisi kesehatan Arga semakin memburuk. Tubuhnya mulai melemah dan ia sadar waktunya mungkin tak banyak lagi.
Ia pun dihadapkan pada pilihan sulit. Antara mengungkap kebenaran tentang penyakitnya untuk menyelamatkan keluarga, atau membiarkan dirinya semakin jauh dari orang-orang yang ia cintai.
Pemeran
- Vino G. Bastian sebagai Arga Denendra
- Nirina Zubir sebagai Hanggini Pramesswari
- Anantya Kirana sebagai Nala
- Naysilla Mirdad sebagai Dr. Marissa Wicaksono
- Slamet Rahardjo sebagai Damar Sugondo
- Nungki Kusumastuti sebagai Bu Rosi
- Ge Pamungkas sebagai Rio
- Dinda Kanyadewi sebagai Meta
- Arswendy Bening sebagai Dr. Juno
- Enno Lerian sebagai Nina
- Marcell Darwin sebagai Billy
- Indra Brasco sebagai Dr. Imam
- Ruth Marini sebagai Amira
Penghargaan dan nominasi
| Tahun | Penghargaan | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2025 | Festival Film Bandung 2025 | Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Film Indonesia | Anantya Kirana | Belum diputuskan | |
| Festival Film Wartawan 2025 | Aktor Utama Terbaik - Drama | Vino G. Bastian | Nominasi |
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


