Gereja Santo Yusup Pekerja, Mertoyudan
| Gereja Santo Yusup Pekerja | |
|---|---|
| Gereja Santo Yusup Pekerja, Paroki Mertoyudan | |
Gereja Santo Yusup Pekerja pada Desember 2025 | |
| Informasi umum | |
| Lokasi | Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma |
| Sejarah | |
| Dedikasi | Santo Yusup Pekerja |
| Tanggal konsekrasi | 29 September 1956 |
| Arsitektur | |
| Status | Gereja paroki |
| Status fungsional | Aktif |
| Tipe arsitektur | Gereja |
| Administrasi | |
| Paroki | Mertoyudan |
| Keuskupan Agung | Semarang |
| Provinsi | Semarang |
| Klerus | |
| Uskup Agung | Robertus Rubiyatmoko |
| Imam kepala | R.D. Antonius Abbas Kurnia Andrianto |
| Imam rekan | R.D. Agustinus Giyono Dwi Darmopranoto |
| Parokial | |
| Stasi | 1 |
Gereja Santo Yusup Pekerja yang bernama resmi Gereja Paroki Santo Yusup Pekerja, Mertoyudan adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Gereja ini didedikasikan kepada Santo Yusup Pekerja. Gereja ini berada di bawah naungan yurisdiksi Keuskupan Agung Semarang.[1] Gereja ini memiliki stasi bernama Gereja Santo Petrus Tegalsari, yang terletak di Tegalsari, Candimulyo.
Sejarah
Sejarah Gereja St. Yusup Pekerja Mertoyudan berawal dari karya misi R.P. Franciscus Georgius Josephus Van Lith, S.J., yang dikenal sebagai Romo Van Lith. Buah karya misi Romo Van Lith, S.J. menyebar kemana-mana, hingga ke daerah Mertoyudan, hingga didirikan Seminari Petrus Kanisius Mertoyudan. Lalu, R.P. Th. Van der Putten, S.J. memberi wacana untuk membangun sebuah Gereja Katolik di Mertoyudan. Wacana itu pun disetujui. Lalu pada Januari 1956, dimulailah pembangunan Gereja Katolik di Mertoyudan. Pembangunan pun akhirnya selesai pada Agustus 1956. Dan pada 29 September 1956, Mgr. Albertus Soegijapranata memberkati Gereja yang didedikasikan bagi St. Yusuf Pekerja itu. Dengan demikian, Gereja Paroki Santo Yusup Pekerja Mertoyudan akhirnya resmi berdiri.[2]
Peribadatan
Gereja Santo Yusup Pekerja menyelenggarakan misa harian dan juga misa mingguan. Misa mingguan diselenggarakan pada Sabtu sore (17.00 WIB dalam Bahasa Indonesia) dan pada hari Minggu (06.00 dalam Bahasa Jawa dan 08.00 WIB dalam Bahasa Indonesia). Misa harian diselenggarakan pada pagi hari (05.30) dari hari Senin hingga Jumat. Perayaan Ekaristi harian dilaksanakan dalam Bahasa Indonesia pada hari Senin, Rabu, & Jumat, dan pada hari Selasa & Kamis dalam Bahasa Jawa. Misa Jumat Pertama dan Sabtu Imam diselenggarakan pada pagi hari dalam Bahasa Indonesia.
Galeri
-
Interior Gereja pada Januari 2026
Referensi
Lihat pula
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




