Gereja Santo Paulus, Bojonegoro

Gereja Santo Paulus
Gereja Santo Paulus, Paroki Bojonegoro
꧋ꦒꦼꦫꦺꦗꦱꦤ꧀ꦠꦺꦴꦥꦻꦴꦭꦸꦱ꧀‌ꦧꦺꦴꦗꦺꦴꦤꦺꦒꦺꦴꦫꦺꦴ꧉
Gereja Santo Paulus, Bojonegoro
PetaKoordinat: 7°9′8.30232″S 111°52′49.87448″E / 7.1523062000°S 111.8805206889°E / -7.1523062000; 111.8805206889
Informasi umum
LokasiKel. Kepatihan, Kec. Bojonegoro, Kab. Bojonegoro
NegaraIndonesia
DenominasiGereja Katolik Roma
Situs webInstagram Paroki Santo Paulus, Bojonegoro
Sejarah
DedikasiSanto Paulus
Arsitektur
StatusGereja paroki
Status fungsionalAktif
Tipe arsitekturGereja
GayaIndonesia - Eropa
Administrasi
KeuskupanSurabaya
ProvinsiJawa Timur
Klerus
UskupAgustinus Tri Budi Utomo
PastorRm. Antonius Abimantrono CM.

Gereja Santo Paulus yang bernama resmi Gereja Paroki Santo Paulus, Bojonegoro (bahasa Jawa: ꧋ꦒꦼꦫꦺꦗꦱꦤ꧀ꦠꦺꦴꦥꦻꦴꦭꦸꦱ꧀‌ꦧꦺꦴꦗꦺꦴꦤꦺꦒꦺꦴꦫꦺꦴ꧉, translit. Gĕréja Santo Paulus, Bojonegoro.) adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Jalan Panglima Sudirman No. 25, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia. Gereja ini didedikasikan kepada Santo Paulus. Gereja ini berada di bawah naungan yurisdiksi Keuskupan Surabaya.[1]

Sejarah

Periode Awal

Pada awal tahun 1950 di Bojonegoro sudah ada persekutuan jemaat, bahkan tahun 1949 sudah ada beberapa orang yang dibaptis oleh Rm. Hendrik Vloedbeld dari Cepu, antara lain keluarga Ladjiman & keluarga Tjipto Soedarjo yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta (perintis SMA Katolik Ignatius Slamet Riyadi).[2]

Selama kurun waktu tahun 1950-1954, Misa Kudus didatangkan oleh Rm. J.L. Helmes CM dari Cepu dan bertempat di rumah-rumah keluarga lain, di antaranya di keluarga Ladjiman (sekarang Toko Andika, Jln. Teuku Umar), keluarga Mayor Sudono (Jln. Ronggolawe) dan di rumah sebelah utara Masjid Agung Darussalam Bojonegoro (sekarang TK Kartika IV-47 atau sebelah barat Alun-alun Bojonegoro).

Pada tahun 1954 Paroki Santo Wilibrordus Cepu membuka stasi baru di Bojonegoro yang ditandai dengan berdirinya sebuah kapel di Jln. Imam Bonjol. Di samping berfungsi sebagai kapel, gedung ini berfungsi juga sebagai ruang kelas SD Katolik Santo Paulus hingga sekarang.

Perkembangan Paroki

Menara Gereja Katolik Santo Paulus, Bojonegoro

Seiring bertambahnya jumlah jemaat, pada tanggal 28 Juni 1961 Keuskupan Surabaya meningkatkan status gereja ini dari stasi menjadi paroki dengan pelindung Santo Paulus dan Rm. Adam Jan V. Mensvoort CM sebagai romo pertama yang berkarya di sana.

Salah satu karya Rm. Adam adalah mendirikan gedung gereja yang berada di Jln. Panglima Sudirman ini, dengan bergaya Eropa berbentuk segi lima melambangkan Pancasila, dilengkapi sebuah menara yang terdiri dari 3 pilar melambangkan Tritunggal, dengan 2 buah genta yang diberi nama lonceng Santo Petrus dan Paulus. Gereja ini diresmikan pada tanggal 15 Desember 1968 oleh Mgr. Jon Antonius Klooster CM dan R. Kamsi Tedjosasmito, Bupati Bojonegoro saat itu. Selama kurun waktu 12 tahun (1961-1973), Rm. Adam dibantu oleh beberapa romo pembantu di antaranya:

  • Rm. R. Widiyat CM (1966)
  • Rm. J.J. Reintjes CM (1968-1972)
  • Rm. D. Suwadji CM (1972-1974)

Pada tahun 1973, Rm. Adam pindah tugas ke Blitar dan jabatan romo paroki diserahkan kepada Rm. L. Karyasumatra CM dan beliau dibantu oleh Rm. Theodorus Sasongko CM yang menggantikan Rm. Suwadji. Tahun 1975 Rm. Karya diangkat sebagai romo Paroki Santo Petrus Tuban serta digantikan oleh Rm. PJA Heuvelmans CM, salah satu karya beliau adalah merintis pembangunan Gereja Stasi Babat. Tahun 1978 Rm. Heuvelmans pindah ke Paroki Santo Petrus Tuban dan jabatan romo paroki dialihkan kepada Rm. Silvester Soenaryo CM, masa kerja Rm. Soenaryo cukup singkat hanya 4 bulan, untuk kemudian digantikan oleh Rm. Ernesto Fervari CM pada tahun yang sama (1978). Masa jabatan Rm. Ernesto cukup lama, hampir 15 tahun (1978-1993) selama kurun waktu itu beliau membangun beberapa gereja stasi, diantaranya:

Pada November 1993 Rm. Ernesto pindah tugas ke Paroki Santo Petrus Tuban, dan jabatannya digantikan oleh Rm. D. Suwadji CM yang bertugas untuk kedua kalinya di Bojonegoro. Beliau adalah seorang penulis buku, selama kurun waktu 7 tahun di paroki ini (1993-2001) sudah puluhan judul buku yang diterbitkannya, dalam tugas penggembalaannya Rm. Suwadji dibantu oleh Rm. Sabbas Sudijono CM (1995-1998) serta Rm. Severinus Sabtu CM (1998-2001).

Selanjutnya, pastor kepala paroki digantikan oleh Rm. Antonius Karyono CM yang bertugas mulai tahun 2001-2007, selama 7 tahun berkarya tampak banyak pembangunan di paroki yakni pembuatan aula, kantor SSV, biak, ruang OMK dan kamar koster. Pada Oktober 2006 Rm. Lukas Suwondo Siswoatmojo CM datang ke Bojonegoro dan membantu tugas Rm. Karyono. Akhir tahun 2007 Rm. Karyono alih tugas ke Paroki Serawai, Keuskupan Sintang. Jabatan kepala paroki kemudian dijabat oleh Rm. Florentinus Hersemedi CM, beliau menjabat selama 4 tahun, dalam karyanya ini beliau banyak melakukan pembenahan dan optimalisasi pelayanan umat secara manajerial sesuai pedoman dari keuskupan.

Pada tahun 2011-2014, romo paroki dijabat oleh Rm. Benedictus Basuki Adi Rijanto CM, semasa beliau gereja berhasil membeli tanah dan rumah samping gereja yang difungsikan sebagai kantor paroki, ruang rapat dan kamar tamu. Hingga pada Oktober 2014, Rm. Basuki pindah tugas ke Kota Pontianak dan jabatan kepala paroki dipegang oleh Rm. Antonius Yuni Wimarta CM. Kemudian pada awal tahun 2015 Rm. Lukas mengakhiri tugas sebagai romo pembantu di Paroki Santo Paulus, beliau digantikan oleh RD Leo Giovanni Marcel yang merupakan imam diosesan pertama di paroki serta dikenal dekat dengan kalangan anak muda.

Pada bulan Agustus 2017 Rm. Leo mendapat tugas perutusan baru yakni mendapat beasiswa melanjutkan pendidikan di Jakarta, sebagai pengganti beliau, ditugaskan Rm. Antonius Abimantrono CM. yang menjadi romo senior dan juga terkenal sebagai ahli kitab suci. Pada Oktober 2018 Paroki Santo Paulus Bojonegoro kedatangan Rm. Christophorus Katijanarso CM. Dengan demikian saat ini Gereja Katolik Paroki Bojonegoro memiliki 3 romo yang melayani jemaat di wilayah ini.[3]

Karya Pastoral

Stasi

Sekolah Katolik

  • TK Katolik Santo Paulus,
  • SD Katolik Santo Paulus,
  • SMP Katolik Santo Tarsisius,
  • SMA Katolik Ignatius Slamet Riyadi.

Jadwal Misa

Jadwal Misa di Paroki Bojonegoro[4]
Misa Hari Jam Lokasi Keterangan
Harian Senin-Kamis 05.30 WIB Paroki Santo Paulus
Jum'at 17.00 WIB Paroki Santo Paulus
Jum'at 18.00 WIB Stasi Santa Maria, Babat Jum'at I
Mingguan Sabtu 17.00 WIB Paroki Santo Paulus
Minggu 07.00 WIB Paroki Santo Paulus
10.00 WIB Stasi Santa Maria, Kalitidu Minggu I
Stasi Santa Maria, Sumberarum Minggu III
Stasi Santo Yohanes Pemandi, Ngawun Minggu IV
10.30 Stasi Santa Maria, Kolong Minggu II & IV (Bahasa Jawa)
17.00 WIB Stasi Santa Maria, Babat

Galeri

Panti imam Gereja
Patung Santo Yosef di samping Altar
Patung Bunda Maria di Gereja Paroki
Gua Maria di halaman Gereja Paroki

Lihat juga

Referensi

  1. ^ Paroki di Keuskupan Surabaya
  2. ^ "SMA Katolik Bojonegoro" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-02-21.
  3. ^ Surabaya, Keuskupan. "Keuskupan Surabaya". keuskupansurabaya.org. Diakses tanggal 2025-02-21.
  4. ^ "Jadwal Misa Gereja Santo Paulus - Bojonegoro". jadwalmisa.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-21.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement