Gempa bumi Bengkulu 2000
USGS intensitas gempa | |
Bengkulu Padang Palembang | |
| Waktu UTC | 2000-06-04 16:28:27 |
|---|---|
| ISC | 1736014 |
| USGS-ANSS | ComCat |
| Tanggal setempat | 4 Juni 2000 |
| Waktu setempat | 23:28 WIB |
| Lama | 40 detik[1] |
| Magnitudo | 7.9 Mw[2] |
| Kedalaman | 33 km (21 mi) |
| Episentrum | 4°37′S 102°04′E / 4.61°S 102.06°E |
| Sesar | Sunda Megathurst |
| Jenis | Strike-slip + Megathrust[3] |
| Wilayah bencana | Indonesia |
| Intensitas maks. | MMI VIII (Parah)[4] |
| Tsunami | Tidak |
| Gempa susulan | 340+ Terkuat: 6.7 Mw pada tanggal 4 Juni, pukul 16:39 WIB |
| Korban | 103 tewas 2.174–2.585 terluka |
Gempa bumi Bengkulu 2000 adalah gempa bumi besar yang melanda Provinsi Bengkulu, Indonesia. Gempa ini terjadi pada 4 Juni, 2000, Pukul 23:28 WIB dan bermagnitudo 7.9 Mw. Pusat gempa berada di Palung Sunda dekat pulau Enggano sekitar 90 Km barat daya Kota Tais, Kabupaten Bengkulu Selatan (sekarang Kabupaten Seluma) pada kedalaman 33 Km. Gempa ini menewaskan sedikitnya 103 orang termasuk; 46 tewas di Bengkulu, 39 tewas di Pulau Enggano.[5]
Gempa ini adalah gempa bumi pertama dalam rentetan gempa bumi Sumatra yang sangat besar pada awal tahun 2000an, menghancurkan hampir seluruh bagian barat sunda megathrust, terutama termasuk Gempa bumi Samudera Hindia 2004 berkekuatan 9,1–9,3, dan juga gempa bumi Sumatra 2005, berkekuatan 8,6, dan gempa bumi Sumatra September 2007 berkekuatan 7,9–8,4.
Kondisi tektonik
Sumatra terkenal dengan gempa bumi yang kuat: Gempa Enggano tahun 2000 menandai awal periode aktivitas seismik yang berkelanjutan di wilayah tersebut, yang ditandai dengan gempa bumi Samudra Hindia 2004. Gempa bumi Enggano tahun 2000 terjadi di ujung tenggara segmen patahan yang pecah selama gempa bumi Sumatra 1833. Kelompok gempa bumi ini, selain gempa bumi Nias–Simeulue 2005, semuanya pecah di sepanjang megathrust yang membentuk antarmuka antara lempeng Australia dan lempeng Sunda.[6] Gempa ini adalah satu-satunya yang tidak menyebabkan tsunami yang merusak.
Gempa bumi
Gempa bumi tersebut melibatkan patahan pada dua patahan berbeda dengan mekanisme yang berbeda. Subkejadian pertama menyebabkan patahan yang membentang dari utara ke selatan di dalam lempeng Australia dengan mekanisme pergeseran lateral kiri. Patahan gempa merambat ke utara hingga mencapai megathrust, memicu subkejadian kedua di sepanjang megathrust Sunda itu sendiri. Patahan pergeseran lateral kemungkinan mewakili pergeseran pada zona patahan yang sudah ada sebelumnya, mirip dengan kemungkinan penyebab gempa bumi M 7,9 yang terjadi sekitar 1.000 km ke selatan pada tanggal 18 Juni 2000 dengan mekanisme serupa.[6]
Menurut model patahan terbatas yang dirilis oleh USGS, patahan gempa membentang lebih dari 190 km (120 mil) kali 35 km (22 mil) dari barat laut Kabupaten Seluma hingga barat daya Pulau Enggano. Zona pergeseran terbesar terjadi di selatan-barat daya hiposenter, di mana terjadi pergeseran hingga 6.154 m (20,19 kaki).[6] Zona pergeseran lain terjadi di utara-timur laut hiposenter, menghasilkan pergeseran sebesar 5.223 m (17,14 kaki). Seluruh proses patahan berlangsung hampir 40 detik dengan fase pelepasan momen seismik terbesar terjadi hampir 25 detik setelah inisiasi.
Pada tanggal 31 Desember 2000, terdapat 346 gempa susulan yang melebihi Mw4.0 yang membentang sekitar 190 km (120 mil) sepanjang arah barat laut–tenggara, dengan beberapa terjadi tepat di bawah Pulau Enggano.[6]
Dampak dan korban
Gempa ini dirasakan sangat kuat pada skala VIII MMI[7][8] di pulau Enggano. Sedangkan dirasakan VII MMI di Bengkulu, V-VI MMI di Pagaralam, Lubuk Linggau dan Palembang serta IV-V MMI di Lampung, Banten dan Jakarta.[9] Sebanyak 103 orang tewas, lebih dari 2.000 orang luka-luka dan sedikitnya 15.000 rumah rusak berat, dan 29.940 rusak ringan, gedung-gedung sekolah juga runtuh di mana 566 gedung TK, 418 SD, 81 SLTP, dan 31 SLTA di samping 13 gereja, 377 masjid, tiga pura, 35 puskesmas, 68 puskesmas pembantu dan lain-lain.
Lihat pula
- Daftar gempa bumi di Indonesia
- Gempa bumi Sumatra September 2007 - Gempa lain yang melanda Bengkulu
Referensi
- ^ "Search Results". USGS. Diakses tanggal 2 January 2025.
- ^ "M 7.9 - 103 km S of Bengkulu, Indonesia". United States Geological Survey. Diakses tanggal Desember 17, 2023.
- ^ Abercrombie, R. E.; Antolik, M.; Ekström, G. (2003). "The June 2000 Mw 7.9 earthquakes south of Sumatra: Deformation in the India–Australia Plate". Journal of Geophysical Research. 108 (B1): ESE 6–1. Bibcode:2003JGRB..108.2018A. doi:10.1029/2001JB000674.
- ^ "M 7.9 - 103 km S of Bengkulu, Indonesia". United States Geological Survey.
- ^ OCHA (9 June 2000). "Indonesia - Earthquake OCHA Situation Report No. 4". ReliefWeb. Diakses tanggal 14 May 2023.
- ^ a b c d Sieh, K. "The Sunda megathrust: past, present and future" (PDF). Diakses tanggal 2009-11-04.
- ^ "M 7.9 - 103 km S of Bengkulu, Indonesia". United States Geological Survey.
- ^ "Peta Guncangan Gempa 7,3 SR di Enggano". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-04. Diakses tanggal 2018-05-05.
- ^ "Gempa Bengkulu Tak Separah Gempa pada 2000". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-05-18. Diakses tanggal 2018-05-05.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


