Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton

Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton
Tampak satelit Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton
PetaKoordinat: 7°22′56.356″S 110°31′50.909″E / 7.38232111°S 110.53080806°E / -7.38232111; 110.53080806
LokasiTegalwaton, Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Koordinat7°22′56″S 110°31′51″E / 7.382321°S 110.530808°E / -7.382321; 110.530808
PemilikPemerintah Kabupaten Semarang
OperatorPordasi
Tanggal dibuka2001
Kapasitas1,000+
Jenis pacuanDatar
Jenis lintasanTanah
Pacuan utama
  • Seri Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi
  • Jateng Derby
  • A.E. Kawilarang Memorial Cup (2023, 2025)

Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton adalah sebuah gelanggang pacuan kuda yang terletak di Desa Tegalwaton, Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Dibangun pada tahun 2001 dan dikembangkan pada 2012,[1][2] gelanggang ini umum digunakan untuk kejuaraan pacuan kuda tingkat nasional, terutama gelaran Jateng Derby yang dilaksanakan setiap tahun.[3]

Ciri fisik

Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton memiliki luas gelanggang sebesar 13,5 hektare dengan dilengkapi lintasan berjenis tanah sepanjang 1.180 meter dan lebar 15 meter.[4] Lintasan pacu sendiri berbentuk persegi empat menuju hampir persegi, dengan ukuran sekitar 370 meter kali 380 meter.

Tersedia fasilitas untuk tribun penonton di gelanggang ini.[5] Di timur gelanggang ini juga terletak Eclipse Stud and Stable, istal milik pengusaha Iman Hartono, sebagai tempat perawatan sekaligus pelatihan kuda pacuan miliknya.[2] Pemandangan Gunung Merbabu dapat terlihat dari gelanggang ini.[4]

Insiden dan kontroversi

Pada tahun 2012, Pemerintah Kabupaten Semarang menganggarkan dana sebesar Rp12 miliar untuk pengembangan Gelanggang Tegalwaton yang meliputi pengembangan lintasan pacuan, gerbang mulai, dan tribun penonton.[6] Dua tahun kemudian, Kejaksaan Negeri Ambarawa mengungkap terdapat ketidaksesuaian hasil pekerjaan pengembangan pacuan ini terhadap spesifikasi yang tertulis pada rencana anggaran dan biaya pembangunan dengan potensi kerugian sebesar Rp1,7 miliar.[6][7] Pada akhirnya, tiga orang yang terlibat aktif dalam proses konstruksi, salah satu di antaranya adalah pejabat tinggi di Pemerintah Kabupaten Semarang, divonis hukuman mulai 1 tahun 4 bulan hingga 1 tahun 7 bulan dari kasus korupsi ini.[8][9]

Pada Februari 2025, kuda pacu Milord tewas ditabrak kuda lainnya, Salvator Minang, saat balap kuda kelas 3 tahun derby divisi I Jateng Derby.[10][11]

Referensi

  1. ^ Safitri, Ariata (15 January 2014). "Pengembangan Arena Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang Sebagai Pusat Kegiatan Berkuda di Jawa Tengah". Diponegoro University Institutional Repository.
  2. ^ a b "Melihat Lebih Dekat Pesona Eclipse Stable". Sarga.co. 1970-01-01. Diakses tanggal 2026-02-17.
  3. ^ Syarifudin, Arief (2025-02-15). "Jateng Derby 2025 di Pacuan Kuda Tegalwaton, Bertabur Bintang dan Hadiah Ratusan Juta". RASIKA105.6 FM. Diakses tanggal 2025-11-18.
  4. ^ a b "Pacuan Kuda Tegal Waton Salatiga, Arena Pacu Para Coboy Desa – Jowonews". Diakses tanggal 2026-01-24.
  5. ^ "ARENA PACUAN KUDA DESA TEGALWATON". Pemdes Tegalwaton. Diakses tanggal 2025-10-19.
  6. ^ a b Kejaksaan Lacak Aset Tersangka Korupsi Pembangunan Arena Pacuan Kuda d
  7. ^ KORUPSI SEMARANG : Pejabat DPU Kabupaten Semarang Dituntut 1,5 Tahun Penjara - Espos.id
  8. ^ Komisaris PT HIT Tri Budi Dihukum 17 Bulan Penjara Kasus Korupsi Pacuan Kuda - Halaman all - Tribunjateng.com
  9. ^ Pejabat Pemkab Semarang Dituntut 1,5 Tahun Bui - ANTARA News Jateng
  10. ^ Milord Kuda Andalan Sulut Alami Insiden Fatal di Kejuaraan Pordasi Derby Jawa Tengah 2025, Joki Dirujuk ke Rumah Sakit - Manado Post
  11. ^ 2 Kuda Pacu Mati Usai Tabrakan Saat Jateng Derby 2025

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement