Gadis dan Unicorn

Gadis dan Unicorn (bahasa Prancis: La Dame à la licorne) adalah judul modern untuk serangkaian enam dewangga yang dirajut di Flanders dari wol dan sutra, dari rancangan-rancangan ("kartun") yang digambar di Paris pada sekitar tahun 1500.[1] Set tersebut, yang disimpan di Musée national du Moyen Âge (dulunya Musée de Cluny) di Paris, sering kali dianggap merupakan salah satu karya seni terbesar dari Abad Pertengahan di Eropa.
Lima dari dewangga tersebut umumnya diinterpretasikan sebagai penggambaran lima indra yakni pengecapan, pendengaran, penglihatan, penciuman, dan sentuhan. Dewangga keenam menampilkan kata-kata "À mon seul désir". Makna dewangga tersebut masih samar, tetapi telah diinterpretasikan sebagai representasi cinta atau pemahaman. Setiap dari enam dewangga menggambarkan seorang wanita bangsawan dengan seekor unikorn di sebelah kirinya dan seekor singa di sebelah kanannya; beberapa juga menyertakan seekor monyet dalam adegan tersebut.
Sejarah
Dewangga terkenal tersebut ditemukan kembali pada tahun 1841 oleh Prosper Mérimée di Kastil Boussac, yang saat itu dimiliki oleh subprefek Creuse. Pada saat itu, dewangga-dewangga tersebut berada dalam kondisi buruk karena penyimpanan yang tidak tepat, menderita kelembapan dan jamur.
Pada tahun 1844, novelis George Sand menemukan dewangga-dewangga tersebut dan menarik perhatian publik, terutama melalui novelnya Jeanne, di mana ia secara akurat memberi tanggal pada permadani-permadani tersebut hingga akhir abad ke-15 dengan menganalisis kostum para wanita.
Meskipun minat yang tumbuh, dewangga-dewangga tersebut tetap berisiko keberadaannya hingga 1882, ketika Edmond Du Sommerard, kurator Musée de Cluny di Paris, membelinya. Sejak saat itu, dewangga-dewangga tersebut telah menjalani upaya konservasi yang cermat, memulihkannya hampir ke kemegahan aslinya. Saat ini, dewangga-dewangga tersebut disimpan di Musée de Cluny, tempat dewangga-dewangga tersebut tetap dipajang.
Referensi
- ^ See the six tapestries at the Musée du Moyen-Âge website Diarsipkan 2014-03-30 di Wayback Machine.
Bibliografi
Pranala luar
- The Unicorn Diarsipkan 2012-02-10 di Wayback Machine.
- Lady and the Unicorn Tapestries Musée du Moyen Age photos and discussions of the six tapestries. (Retrieved from the Internet Archive's copy on 25 February 2014)
- De Vitis, Mark (2006). "Explainer: the symbolism of The Lady and the Unicorn tapestry cycle Diarsipkan 2022-12-01 di Wayback Machine.", The Conversation.
- Mary Tudor - Brandon, Duchess of Suffolk, the mysterious Lady of The Lady and the Unicorn ? http://dame-licorne.pagesperso-orange.fr/ Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine.
- [1] Diarsipkan 2023-04-07 di Wayback Machine. Mary Tudor Brandon, Queen of France, in Cluny
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


