G.L. Tichelman

Gerard Louwrens Tichelman (dikenal sebagai G.L. Tichelman; Palembang, 31 Januari 1893 – Haarlem, 3 Januari 1962) adalah seorang pejabat pemerintahan di Hindia Belanda, Indolog otodidak, kurator museum dan pejuang perlawanan nasional Belanda.
Latar belakang
Tichelman menempuh pendidikan dalam bidang pertanian tropis di Wageningen dan Deventer. Setelah itu, dia ditempatkan sebagai pekerja di sebuah perkebunan di Hindia Belanda dari tahun 1913 hingga 1916. Tichelman tercatat pernah ditempatkan sebagai pegawai pemerintah di Maluku, Kalimantan, dan Sumatra hingga tahun 1938, ketika dia pindah ke Belanda.
Oleh karena catatan pelayanannya yang sempurna selama bekerja di Hindia Belanda, dia tidak butuh waktu lama untuk menjadi pegawai Institut Kolonial di Amsterdam pada usia 45 tahun. Institut tersebut berganti nama menjadi Institut Tropis di kemudian hari. Tichelman memegang berbagai posisi di Institut Kolonial, di antaranya sebagai pegawai Layanan Informasi. Namun, Tichelman tampaknya merasa lebih betah menjadi anggota staf di Tropenmuseum, tempatnya bekerja sebagai kurator selama delapan tahun. Selama di Belanda, Tichelman aktif mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan perlawanan Belanda terhadap pendudukan Nazi yang menguasai sebagian besar wilayah negara itu. Tichelman bekerja untuk Institut Tropis hingga ia pensiun pada 1958.
Sebagai mantan pegawai sipil di Hindia Belanda, Tichelman berhasil menguasai kebudayaan masyarakat setempat dengan cepat. Ia memiliki kemampuan profesional dalam aspek budaya material yang menjadi fokus penelitian dan pameran museum-museum etnografi di Belanda. Lewat berbagai publikasinya, reputasi Tichelman sebagai pakar budaya diakui baik di kancah nasional maupun internasional.
Produktivitasnya terlihat dari banyaknya artikel dan buku yang dihasilkannya pada berbagai jurnal. Cakupan topiknya pun sangat luas, mulai dari isu masa depan Republik Indonesia dan administrasi Nugini Belanda, benda-benda magis dukun Batak, terowongan prasejarah, hingga cerita rakyat Aceh.
Selain karya ilmiah, Tichelman juga rajin menulis sketsa ringan mengenai berbagai topik global di media massa, misalnya seperti Bolivia dan Pulau Paskah. Tichelman juga terlibat sebagai kontributor untuk Winkler Prins Encyclopedia.
Akhir hidup
Tichelman wafat pada usia 68 tahun. Ia meninggalkan warisan arsip sepanjang 3,5 meter yang berisi naskah-naskah yang belum diterbitkan. Kini, naskah-naskah tersebut dikelola oleh Institut Studi Asia Tenggara dan Karibia Kerajaan Belanda (KITLV) di Leiden.
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


