Filsafat arkeologi
Filsafat arkeologi adalah cabang filsafat yang berupaya menyelidiki dasar, metode, dan implikasi dari disiplin ilmu arkeologi untuk lebih memahami manusia di masa lalu dan masa kini. Beberapa pertanyaan-pertanyaan utama yang menjadi fokus dari filsafat arkeologi meliputi: apa itu arkeologi, apa dasar teoritis arkeologi, bagaimana seharusnya arkeologi memahami perjalanan waktu, mengapa dan untuk siapa, arkeologi dipraktikkan, apa hakikat dan kenyataan objek serta proses dari studi arkeologi. Filsafat analitik arkeologi ini menyelidiki tentang logika di balik konsep-konsep seperti artefak, situs, catatan arkeologi, dan budaya arkeologi. Hal ini hanyalah beberapa contoh dari masalah yang terkait, seperti metafisika, estetika, epistemologi, etika, dan teori yang menjadi inti dari praktik arkeologi.[1]
Referensi
- ^ Salmon, Merrilee H (1993). "Philosophy of Archaeology: Current Issues". Journal of Archaeological Research. 1 (4): 323–343. doi:10.1007/bf01418109. JSTOR 41053080. S2CID 143822232.
Lihat juga
- Filsafat kecerdasan buatan
- Filsafat ilmu
- Filsafat kimia
- Filsafat fisika
- Filsafat geografi
- Filsafat ilmu komputer
- Filsafat informasi
- Filsafat statistika
- Filsafat teknologi
- Filsafat matematika
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


