Festival Buku Internasional Edinburgh
Festival Buku Internasional Edinburgh (Edinburgh International Book Festival) merupakan acara sastra tahunan terbesar di dunia yang berlangsung di Edinburgh, Skotlandia. Dimulai sejak 1983, festival ini menghadirkan ratusan sesi pertemuan dengan penulis, pemikir, seniman, dan pelaku pertunjukan. Tema-temanya sering menyentuh pertukaran budaya serta persoalan masa kini, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari rangkaian Festival Edinburgh yang setiap tahun mengundang jutaan tamu ke kota itu.[1]
Sejarah
Pada 1983, festival perdana digelar di sekitar Charlotte Square dengan hanya 30 acara sederhana di tenda darurat. Baru pada 1997 acara ini menjadi agenda tetap tahunan. Tahun 2024 menandai perpindahan ke Edinburgh Futures Institute sebagai markas baru, meski program musim panas masih bertahan di Charlotte Square. Festival ini berstatus badan amal terdaftar, mendapat sokongan dari Creative Scotland, donatur perorangan, yayasan, serta sponsor, dan termasuk anggota pendiri Festival Edinburgh.[2] Dalam program Momentum 2016, ia turut serta dalam pertukaran budaya internasional; salah satunya membawa Lily Yulianti Farid dari Indonesia untuk mengikuti tur literasi di Old Town serta mengunjungi lembaga sastra setempat.[3]
Rangkaian Acara
Selama tiga pekan di bulan Agustus, festival menawarkan program untuk dewasa, remaja, sekolah, dan anak-anak. Kegiatan meliputi pembacaan karya, lokakarya penulisan, sesi pendidikan, panel diskusi, kuliah, serta pertunjukan. Acara ini mendorong perdebatan terbuka, suara kelompok terpinggirkan, dan akses yang lebih merata. Program tahunan bekerja sama dengan sekolah, perpustakaan, penjara, dan rumah sakit setempat, sekaligus mempromosikan literasi sepanjang hayat melalui penyebaran pengetahuan dan kreativitas.[1]
Dampak
Sejak berdiri, jutaan pengunjung telah hadir. Penulis kenamaan yang pernah tampil antara lain Margaret Atwood, Noam Chomsky, Seamus Heaney, Kazuo Ishiguro, Toni Morrison, Arundhati Roy, Salman Rushdie, dan Malala Yousafzai. Festival juga memberi panggung bagi penulis pemula serta pengarang Skotlandia seperti Robert Burns, Robert Louis Stevenson, dan Irvine Welsh. Tema 2024, "Future Tense", menyoroti isu masa depan. Secara keseluruhan, Edinburgh Festivals menarik empat juta pengunjung dan 30.000 praktisi seni dari 70 negara, turut mendongkrak ekspor budaya Skotlandia.[2]
Referensi
- ^ a b "About". Edinburgh International Book Festival. Diakses tanggal 2025-11-10.
- ^ a b "Edinburgh International Book Festival". Scotland.org. Diakses tanggal 2025-11-10.
- ^ "Lily Yulianti Farid di Edinburgh Festivals". British Council Indonesia. Diakses tanggal 2025-11-10.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


