Fenobarbital
| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | Luminal, Sezaby, Sibital, dll |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| MedlinePlus | a682007 |
| License data | |
| Kategori kehamilan |
|
| Potensi ketergantungan | Tinggi[1] |
| Rute pemberian | Oral, rektal, parenteral[2][3] |
| Kelas obat | Barbiturate |
| Kode ATC | |
| Status hukum | |
| Status hukum |
|
| Data farmakokinetika | |
| Bioavailabilitas | >95% |
| Pengikatan protein | 20 — 45% |
| Metabolisme | Hati (kebanyakan CYP2C19) |
| Onset aksi | Within 5 min (IV); 30 min (PO)[5] |
| Waktu paruh eliminasi | 53–118 jam |
| Durasi aksi | 4 hours–2 days[5][6] |
| Ekskresi | Ginjal dan feses |
| Pengenal | |
| |
| Nomor CAS | |
| PubChem CID | |
| IUPHAR/BPS | |
| DrugBank | |
| ChemSpider | |
| UNII | |
| KEGG | |
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.000.007 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C12H12N2O3 |
| Massa molar | 232,24 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| |
| |
| (verify) | |
Fenobarbital, disebut juga dengan fenobarbiton atau fenobarb, adalah antikonvulsan turunan barbiturat yang efektif dalam mengatasi epilepsi.[8] Nama kimia dari fenobarbital sendiri adalah asam 5-etil- 5fenilbarbiturat.[8] Karena fenobarbital merupakan salah satu obat golongan barbiturat, mekanismenya sama dengan barbiturat.[8] Barbiturat menekan korteks sensor,menurunkan aktivitas motorik, memengaruhi fungsi serebral dan menyebabkan kantuk, efek sedasi dan hipnotik.[8] Pada dosis tinggi barbiturat memiliki sifat antikonvulsan, dan menyebabkan depresi saluran nafas yang dipengaruhi dosis.[8] Fenobarbital digunakan untuk mengontrol dan mengurangi kejang, mengurangi risiko bahaya ketika kehilangan kesadaran, dan mengurangi kejang berulang yang dapat mengakibatkan kematian.[9] Fenobarbital mengontrol aktivitas listrik abnormal di otak yang terjadi selama kejang.[9] Ia bekerja dengan memengaruhi bagian-bagian tertentu dari otak sehingga memberikan efek menenangkan.[9]
Sifat Fisikokimia
Berbentuk hablur kecil atau serbuk hablur putih berkilat, tidak berbau, tidak berasa, dapat terjadi polimorfisma.[10] Fenobarbital stabil di udara serta dalam pH larutan jenuh lebih kurang 5. Sifat lainnya adalah sangat sukar larut dalam air.[10] Namun, fenobarbital larut dalam etanol, dalam eter, dan dalam larutan alkali hidroksida dan dalam alkali karbonat.[10] Selain itu, ia agak sukar larut dalam kloroform.[10]
Mekanisme Kerja
Fenobarbital adalah penurun ambang stimulasi sel saraf di korteks motorik sehingga terjadi hambatan penyebaran aktivitas listrik (lepas muatan) dari fokus aktivitas epilepsi di otak.[11] Fenobarbital bekerja pada reseptor GABA sehingga menyebabkan peningkatkan inhibisi sinaptik.[12] Hal tersebutlah yang menyebabkan adanya efek terangkatnya ambang kejang.[12] Selain itu, hal tersebut pula dapat mengurangi penyebaran aktivitas kejang dari fokus kejang.[12] Fenobarbital juga dapat menghambat saluran kalsium, mengakibatkan penurunan pengeluaran transmitter yang memiliki fungsi untuk merangsang.[12]
Farmakokinetik
Absorbsi
Setelah pemberian obat secara oral, obat diserap dengan baik dari lambung dan usus halus, dengan kadar puncak terjadi 2 sampai 20 jam kemudian.[11] Kadar terapeutik untuk orang dewasa adalah sekitar 20 sampai 40 mikro gram per ml.[11] Sedangkan pada anak, kadar yang sedikit lebih rendah masih efektif.[11] Phenobarbital diserap dalam berbagai derajat setelah pemberian oral, rektal atau parenteral.[13] Garam-garam lebih cepat diserap daripada asam.[13] Tingkat penyerapan meningkat jika garam natrium ditelan sebagai larutan encer atau diminum pada saat perut kosong.[13]
Distribusi
Fenobarbital adalah asam lemah yang diserap dan dengan cepat didistribusikan ke seluruh jaringan dan cairan dengan konsentrasi tinggi di otak, hati, dan ginjal.[13] Semakin ia larut lemak, semakin cepat pula ia menembus semua jaringan tubuh.[13] Durasi kerja, yang berkaitan dengan tingkat dimana fenobarbital didistribusikan ke seluruh tubuh bervariasi antara orang-orang dan pada orang yang sama dari waktu ke waktu.[13] Long-acting fenobarbital memiliki onset kerja 1 jam atau lebih dan durasi tindakan dari 10 sampai 12 jam.[13] Fenobarbital memiliki kelarutan lipid terendah, pengikatan dengan plasma terendah, pengikatan dengan protein di otak terendah, penundaan terpanjang pada onset aktivitas, dan durasi aksi terpanjang di kelas barbiturat.[13]
Metabolisme
Metabolisme fenobarbital terjadi di hati berupa hidroksilasi dan konjugasi ke sulfat atau asam glukuronat, diikuti oleh ekskresi melalui ginjal.[11] Waktu paruh fenobarbital adalah dari 50 sampai 100 jam.[11] Fenobarbital dimetabolisme terutama oleh sistem enzim mikrosomal hati, dan produk-produk metabolisme diekskresikan dalam urin, dan dalam tinja.[11]
Ekskresi
Sekitar 25 sampai 50 persen dari dosis fenobarbital dihilangkan tidak berubah dalam urin.[11] Ekskresi barbiturat yang tidak dimetabolisme adalah salah satu fitur yang membedakan kategori long-acting dari mereka yang termasuk kategori lain golongan barbiturat yang hampir seluruhnya dimetabolisme.[11] Metabolit aktif dari barbiturat diekskresikan sebagai konjugat dari asam glukuronat.[11]
Interaksi Obat
Fenobarbital dapat berinteraksi dengan obat lain karena menginduksi enzim-enzim hati yang meningkatkan metabolisme obat atau sebagai respons terhadap kompetisi dengan enzim-enzim hati sehingga metabolisme obat melambat.[11] Ekskresi dipermudah oleh alkalinisasi urine.[11] Pengasaman urine dengan pemberian asam valproat dapat memperlambat pembersihan fenobarbital.[11] Karena itu, apabila diberikan bersama dengan obat lain, dosis fenobarbital harus benar-benar diketahui dengan tepat dengan memantau konsentrasi di dalam serum.[11]
Toksisitas
Keracunan akibat overdosis fenobarbital ditandai dengan sedasi sistem saraf pusat dan penurunan fungsi pernapasan. Gejala ringan ditandai dengan ataksia, nistagmus, kelelahan, atau kehilangan perhatian, terjadi pada konsentrasi darah > 40 mcg/mL.[14] Gejala menjadi parah pada konsentrasi > atau = 60 mcg/mL.[14] Toksisitas menjadi pada konsentrasi > 100 mcg/mL mengancam jiwa.[14] Kematian biasanya terjadi karena serangan pernapasan ketika dukungan paru tidak diberikan secara manual.[14]
Rujukan
- ^ Bassert JM (2017). McCurnin's Clinical Textbook for Veterinary Technicians - E-Book. Elsevier Health Sciences. hlm. 955. ISBN 9780323496407. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 January 2023. Diakses tanggal 9 May 2020.
- ^ Hocker S, Clark S, Britton J (October 2018). "Parenteral phenobarbital in status epilepticus revisited: Mayo Clinic experience". Epilepsia. 59 Suppl 2: 193–197. doi:10.1111/epi.14488. PMID 30159873.
- ^ "Barbiturate (Oral Route, Parenteral Route, Rectal Route) Proper Use". Mayo Clinic. 7 August 2024. Diakses tanggal 15 August 2024.
- ^ "Sezaby- phenobarbital sodium injection". DailyMed. 6 January 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 January 2023. Diakses tanggal 21 January 2023.
- ^ a b Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaAHFS2015 - ^ Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaMarx2010 - ^ Anvisa (31 March 2023). "RDC Nº 784 - Listas de Substâncias Entorpecentes, Psicotrópicas, Precursoras e Outras sob Controle Especial" [Collegiate Board Resolution No. 784 - Lists of Narcotic, Psychotropic, Precursor, and Other Substances under Special Control] (dalam bahasa Brazilian Portuguese). Diário Oficial da União (dipublikasikan 4 April 2023). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 August 2023. Diakses tanggal 16 August 2023.
- ^ a b c d e "Fenobarbital". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-26. Diakses tanggal 2014-04-26.
- ^ a b c "Phenobarbital". WebMD. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-08-21. Diakses tanggal april 29 2014. ;
- ^ a b c d Farmakope Indonesia Edisi IV. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan. 1996.
- ^ a b c d e f g h i j k l m n Ronald A. Sacher, Richard A. McPherson (2004). Tinjauan Klinis Hasil Pemeriksaan Laboratorium, E/11. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. ISBN 979-448-659-0.
- ^ a b c d (Inggris) "Phenobarbital". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-08-06. Diakses tanggal May 3 2014. ;
- ^ a b c d e f g h (Inggris) "Phenobarbital". RXList, The Internet Drug Index. 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-07. Diakses tanggal May 4 2014. ;
- ^ a b c d (Inggris) "Phenobarbital, Serum". Mayo Medical Laboratories. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-03. Diakses tanggal May 4 2014. ;
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


