Erysiphe alphitoides
| Erysiphe alphitoides | |
|---|---|
| Erysiphe alphitoides pad Quercus robur di Selandia Baru | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Fungi |
| Divisi: | Ascomycota |
| Kelas: | Leotiomycetes |
| Famili: | Erysiphaceae |
| Genus: | Erysiphe |
| Spesies: | E. alphitoides
|
| Nama binomial | |
| Erysiphe alphitoides (Griffon & Maubl.) U. Braun & S. Takam., 2000
| |
| Sinonim | |
| |
Erysiphe alphitoides merupakan jenis jamur embun tepung dari keluarga Erysiphaceae. Jamur ini ditemukan hampir di seluruh dunia, kecuali Antartika, dan terutama menyerang tanaman dari genus Quercus (pohon ek). Selain itu, jamur ini juga pernah dilaporkan menginfeksi beberapa tanaman lain dengan tingkat kepastian yang bervariasi, seperti Aesculus (berangan kuda), Castanea (kastanya), Fagus (bewuk), dan Wisteria.
Deskripsi
Jamur ini membentuk lapisan miselium berwarna putih di permukaan atas maupun bawah daun inangnya. Keberadaan embun tepung kadang menyebabkan bentuk daun menjadi berubah. Jika muncul, kasmotekia dapat tersebar secara acak atau muncul berkelompok. Ketika patogen mulai aktif pada akhir musim semi, setelah daun pertama pada bibit ek tumbuh, penyakit ini lebih sering ditemukan pada pertumbuhan daun kedua dan ketiga yang muncul pada Juli dan Agustus. Di Eropa, infeksi dapat menjadi sangat parah pada Quercus robur dan Quercus petraea, terutama pada pohon muda. Pada pohon yang sudah dewasa, serangan biasanya kurang merusak, namun tetap dapat memperburuk kondisi kesehatan pohon secara keseluruhan.[1] Sebuah penelitian terhadap Quercus robur menunjukkan bahwa E. alphitoides menurunkan konduktansi stomata sebesar 15–30%, mengurangi kandungan nitrogen pada daun, serta meningkatkan laju respirasi gelap. Kemampuan daun untuk melakukan fiksasi karbon juga menurun sekitar 40–50% pada daun yang terinfeksi berat. Daun yang sangat terserang cenderung rontok lebih cepat dibandingkan daun dengan infeksi ringan. Meskipun penyakit ini mengganggu proses fotosintesis, dampaknya terhadap tanaman secara keseluruhan relatif kecil, dan hal ini diduga menjadi alasan mengapa penyakit tersebut biasanya hanya menimbulkan efek sedang terhadap kesehatan pohon ek, bahkan ketika infeksinya cukup berat.[2] Seperti kebanyakan anggota Erysiphaceae, Erysiphe alphitoides memiliki kisaran inang yang cukup sempit dan terutama menyerang berbagai spesies Quercus. Genus ek sendiri juga menjadi inang bagi banyak jenis jamur embun tepung lainnya di berbagai belahan dunia. Di Amerika, kemunculan E. alphitoides sangat jarang dan hampir selalu terbatas pada Quercus robur. Di wilayah Eurasia, spesies ini tidak dapat dibedakan dari Erysiphe quercicola tanpa analisis genetik. Erysiphe alphitoides ditemukan di banyak bagian dunia, mengikuti persebaran spesies pohon inang tempat jamur ini hidup.[3][4][5]
Referensi
- ^ Braun, Uwe; Cook, Roger T. A. (2012). Taxonomic manual of the Erysiphales (powdery mildews). CBS biodiversity series. Utrecht: CBS-KNAW fungal biodiversity centre. ISBN 978-90-70351-89-2.
- ^ Hajji, M.; Dreyer, E.; Marçais, B. (2009). "Impact of Erysiphe alphitoides on transpiration and photosynthesis in Quercus robur leaves" (PDF). European Journal of Plant Pathology. 125: 63–72. doi:10.1007/s10658-009-9458-7. S2CID 21267431.
- ^ Bradshaw, Michael; Quijada, Luis; Braun, Uwe; Smith, Matthew E.; Pfister, Donald H. (2025). "Powdery Mildews on North American Oaks: High Levels of Diversity and Pathogen‐Host Coevolution". Forest Pathology (dalam bahasa Inggris). 55 (1). doi:10.1111/efp.70005. ISSN 1437-4781.
- ^ Bradshaw, Michael; Braun, Uwe; Takamatsu, Susumu; Németh, Márk Z.; Seress, Diána; Pfister, Donald H. (2025-01-02). "The Erysiphe alphitoides complex (powdery mildews) – unravelling the phylogeny and taxonomy of an intricate assemblage of species". New Zealand Journal of Botany (dalam bahasa Inggris). 63 (1): 28–44. doi:10.1080/0028825X.2023.2276913. ISSN 0028-825X.
- ^ Bradshaw, Michael; Braun, Uwe; Mitchell, James K.; Crouch, Uma; LaGreca, Scott; Pfister, Donald H. (2025-01-02). "Phylogeny and taxonomy of the genera of Erysiphaceae, part 6: Erysiphe (the "Microsphaera lineage" part 2)". Mycologia. 117 (1): 110–165. doi:10.1080/00275514.2024.2386230. ISSN 0027-5514. PMID 39495585.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


