Erbicik

Erbicik adalah permainan tradisional yang berasal dari Dataran Tinggi Karo, Sumatera Utara.[1] Permainan ini adalah permainan yang menggunakan buah kemiri dan bambu yang telah dibelah dua.

Cara bermain

Erbicik merupakan permainan khusus untuk laki-laki berusia 6 - 10 tahun yang biasa dimainkan di siang hari. Permainan ini bisa dimainkan dengan 2 - 5 orang pemain. Dalam permainan Erbicik, alat yang dibutuhkan adalah ruas bambu dengan panjang kira-kira 30 cm dan diameter 6 cm yang kemudian dibelah dua sebelum digunakan. Belahan bambu ini kemudian digunakan sebagai tempat buah kemiri yang digunakan sebagai taruhan oleh para pemain.

Untuk bermain Erbicik, masing-masing pemain menaruh buah kemiri ke dalam belahan bambu dengan jumlah yang telah dintentukan bersama. Kemudian pemain membuat garis yang berjarak kurang lebih 2 meter dari bambu. Garis ini disebut sebagai Ulu. Pemain kemudian berdiri pada Ulu untuk melempar batu ke arah bambu yang berisi buah kemiri.

Sebelum melempar batu, pemain harus menentukan urutan pelempar terlebih dahulu dengan undian. Undian ini dilakukan dengan memilih salah satu pemain untuk menyembunyikan batu di kepalan tangannya dan satu pemain lain untuk menebak dimana batu tersebut berada.

Referensi

  1. ^ Hamzuri (1998). Permainan Tradisional Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Direktorat Permuseuman. hlm. 37. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement