Embek-embekan

Embek-embekan adalah permainan tradisional yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta.[1] Embek atau mbek adalah onomatope suara kambing dalam bahasa Indonesia. Permainan ini biasanya dilakukan oleh para penggembala ternak di ladang sembari menunggu ternaknya, atau ketika sedang berkumpul. Rentang umur pemain adalah anak-anak berumur 10-15 tahun. Permainan ini tidak memerlukan peralatan atau pun barang taruhan, hanya memerlukan arena bermain yang luas untuk para penonton seperti di halaman sekolah. Wilayah persebaran permainan embek-embekan berada di daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Cara bermain

Cara permainannya ialah secara individu atau berpasangan (dua orang atau lebih) dalam satu kelompok, kemudian masing-masing menentukan pemimpin. Pemimpin kedua kelompok menunjuk anggotanya yang sebaya atau sebanding fisiknya dengan lawan untuk bertanding sebelum menyatakan bersedia atau berani. Setelah itu, anggota yang ditunjuk dari kedua pihak akan saling berhadapan dan menunggu perintah dari pemimpin. Jika pemimpin telah memberi perintah, keduanya akan saling mendorong, menarik, mengangkat tubuh lawan, atau merangkul untuk membanting lawan. Ketika lawan telah roboh atau di tindih sampai tidak bisa berbalik, maka permainan selesai dan kelompok pemenang adalah yang berhasil menahan lawan yang berusaha untuk membalikkan situasi. Bagi kelompok yang kalah, wajib berseru "mbek!" sebagai tanda kekalahan atau menyerah.

Referensi

  1. ^ Hamzuri, Hamzuri (1998). Permainan Tradisional Indonesia. Jakarta: Departement Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Direktorat Permuseuman. hlm. 225. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement