Dunia Sophie
Sampul edisi bahasa Inggris | |
| Pengarang | Jostein Gaarder |
|---|---|
| Judul asli | Sofies verden |
| Negara | Norwegia |
| Bahasa | Indonesia |
| Genre | Filsafat |
| Penerbit | Mizan (di Norwegia Berkley Books, Farrar, Straus and Giroux (original hardcover), MacMillan (audio)) |
Tanggal terbit | 5 December 1991 |
Tgl. terbit (bhs. Inggris) | 1995 |
| Jenis media | Print (hardcover & paperback) and audiobook (English, unabridged CD & download) |
| Halaman | 518 pp |
| OCLC | 246845141 |
| LCC | MLCM 92/06829 (P) |
Dunia Sophie (bahasa Norwegia: Sofies verden, bahasa Inggris: Sophie's World) adalah sebuah novel karya Jostein Gaarder, diterbitkan di Indonesia oleh Penerbit Mizan tahun 1996. Novel ini mengisahkan tentang sejarah filsafat sejak awal perkembangannya di Yunani hingga abad ke-20. Aslinya ditulis dalam bahasa Norwegia, tetapi sudah diterjemahkan kedalam limapuluhtiga bahasa, termasuk bahasa Indonesia oleh penerbit Mizan.
Novel ini sebagian besar terdiri dari dialog-dialog antara Sophie, seorang gadis remaja, dan seorang pria misterius bernama Alberto Knox, yang saling terkait dengan plot yang unik dan misterius, novel ini menjadi sebuah novel sekaligus panduan dasar filsafat. Pada tahun 1999, novel ini diadaptasi ke dalam sebuah film di Norwegia.
Bergabung dengan pelajaran filsafat, Gaarder memasukkan unsur-unsur yang biasa terdapat pada novel remaja, menggambarkan hubungan antara Sophie dan ibunya, dan juga dengan teman-temannya.
Bagian filsafatnya sendiri disajikan secara kreatif dan sederhana. Sophie mempelajari filsafat abad pertengahan dengan Alberto yang menyamar sebagai biarawan, di dalam sebuah gereja tua, dan dia juga mempelajari tentang Jean-Paul Sartre dan Simone de Beauvoir di sebuah kafe bersuasana Prancis. Berbagai pertanyaan dan metode filsafat diberikan kepada Sophie, sementara dia sendiri bekerja mencari filsafatnya sendiri. Banyak pelajaran yang disampaikan Alberto yang dimulai dengan pertanyaan singkat (seperti "Mengapa Lego merupakan mainan yang paling kreatif di dunia?") dan dia diberikan waktu untuk berpikir sebelum pelajaran berikutnya tiba. Setiap paket yang datang menyampaikan satu topik, yang berhubungan dengan catatan kecil yang mendahuluinya.
Buku ini juga diwarnai dengan beberapa hal yang tidak mungkin secara teknis (seperti Sophie melihat bayangannya di cermin mengedip dengan kedua matanya, atau bahkan melihat secara langsung Socrates dan Plato).
Ringkasan Cerita
Sophie Amundsen (Sofie Amundsen dalam versi Norwegia) adalah seorang gadis remaja berumur empat belas tahun yang tinggal di Norwegia pada tahun 1990. Dia tinggal bersama ibunya dan hewan-hewan peliharaannya. Ayahnya adalah seorang kapten kapal tanker minyak, yang menghabiskan sebagian besar waktunya berlayar. Ayahnya tidak muncul dalam buku ini.
Sophie menjalani kehidupan sebagai gadis biasa, yang secara mengejutkan terganggu pada awal buku ini, saat dia menerima dua pesan misterius di kotak posnya (Siapakah dirimu? Dari mana asalnya dunia?), bersama dengan sebuah kartu pos yang dialamatkan kepada: 'Hilde Møller Knag, d/a Sophie Amundsen'. Tak lama kemudian, dia juga menerima sebuah paket berisi pelajaran filsafat.
Dengan komunikasi yang misterius ini, Sophie menjadi murid dari seorang filsuf berumur limapuluh tahun, Alberto Knox. Dia mulai menghubungi Sophie tanpa menyebutkan identitasnya, tetapi sepanjang cerita, perlahan-lahan memunculkan identitasnya yang sebenarnya. Dari dialah semua surat-surat dan pelajaran filsafat yang dikirimkan kepada Sophie. Alberto melanjutkan pelajaran filsafat kepada Sophie, mulai dari masa Yunani sebelum Socrates sampai ke Jean-Paul Sartre, dalam bahasa yang dapat dimengerti oleh remaja.
Seiring pelajaran filsafat Sophie, mereka berusaha mengungkap identitas Albert Knag yang misterius, seorang mayor PBB di Libanon yang tampaknya memiliki kekuatan untuk mengatur kehidupan Sophie. Terganggu dengan kemahakuasaannya, Alberto menyusun rencana untuk membebaskan dirinya dan Sophie dari genggaman Albert Knag.
Pada akhirnya diungkapkan bahwa seluruh kehidupan Sophie adalah buku yang ditulis Albert Knag sebagai hadiah ulang tahun putrinya, Hilde Møller Knag, yang kelimabelas. Rencana Alberto kemudian berhasil melepaskan hidup Sophie dan dirinya dari campur tangan sang Mayor.
Karakter
Hilde Møller Knag - Tokoh utama lainnya dalam Sophie’s World, Hilde Møller Knag, adalah seorang gadis remaja—seusia dengan Sophie—yang, seperti yang kita ketahui, sedang membaca kisah Sophie dalam bentuk serial yang dikirim oleh ayahnya, Albert Knag. Hilde mirip dengan Sophie dalam banyak hal (mencerminkan fakta bahwa Albert mengenal putrinya dengan baik)—dia sedikit pemalu, sedikit kesepian, sangat penasaran, dan tidak selalu akur dengan ibunya. Seperti Sophie, Hilde memiliki rasa pemberontakan yang kuat, dan ketika dia mulai menyadari bahwa Albert memanipulasi karakter-karakternya tanpa memperdulikan perasaan mereka, dia memutuskan untuk membalas dengan memberi Albert rasa dari obatnya sendiri. Novel ini berakhir dengan gambaran Hilde dan Albert, yang akhirnya bersatu kembali, menatap bintang-bintang. Hal ini menyiratkan bahwa alur cerita sebenarnya dari Sophie’s World adalah kisah Hilde yang tumbuh dewasa dengan bantuan pelajaran ayahnya. Kini, setelah Hilde mempelajari filsafat, dia dan Albert mungkin dianggap sebagai rekan intelektual yang setara—oleh karena itu, mereka melakukan studi bintang-bintang dengan tenang dan kolaboratif.[1]
Alberto Knox - Alberto Knox adalah teman, guru, dan—ketika mereka menyadari bahwa mereka adalah karakter fiksi dalam novel Albert Knag—mitra dalam pelarian Sophie Amundsen. Alberto adalah sosok yang sangat cerdas dan berpendidikan tinggi, yang tidak kesulitan mengutip fakta sejarah yang jarang diketahui atau merangkum pemikiran para filsuf besar Barat. Dalam istilah arketipal, Alberto mirip dengan seorang penyihir, membimbing murid mudanya melalui serangkaian tantangan yang semakin fantastis. Dia mengajarkan Sophie pelajaran terpentingnya: bahwa seorang filsuf yang baik tidak pernah berhenti bertanya “Mengapa?”; bahwa manusia tidak boleh kehilangan rasa keajaiban mereka; dan bahwa filsafat adalah proses yang berkelanjutan. Pada akhirnya, Alberto dan Sophie tampaknya berhasil melarikan diri dari batasan teks mereka sendiri (apakah mereka benar-benar melakukannya atau tidak, itu terserah kita untuk memutuskan). Menariknya, Alberto menunjukkan tanda-tanda kelelahan dan pesimisme tentang kemungkinan pelarian mereka, dan justru Sophie yang harus memimpin Alberto, bukan sebaliknya. Hal ini mengingatkan kita betapa baiknya Alberto sebagai guru: Sophie jelas telah belajar banyak dari mentornya.[2]
Albert Knag / The Major - Ayah Hilde Møller Knag, Albert Knag, adalah seorang pria cerdas dan pandai berfikir, yang memahami pentingnya mengajarkan sejarah filsafat Barat kepada putrinya. Bahkan selama bekerja untuk PBB di Lebanon, ia tetap memikirkan pendidikan putrinya, mengirimkan kepadanya sebuah buku berjudul Sophie’s World, di mana seorang gadis bernama Sophie belajar tentang filsafat. Albert menggunakan Sophie’s World untuk menekankan pertanyaan-pertanyaan epistemologi: studi tentang apa yang nyata dan apa yang tidak nyata. Meskipun—atau mungkin justru karena—gaya pengasuhan anaknya yang tidak konvensional, Albert sungguh-sungguh mencintai putrinya, dan saat novel ini berakhir, ia bersatu kembali dengan putrinya di Skandinavia setelah berbulan-bulan bepergian ke luar negeri.[1]
Dad / Sophie’s Father - Ayah Sophie adalah karakter yang misterius dan sulit ditemui, yang tidak pernah muncul dalam novel. Kita diberitahu bahwa dia adalah kapten kapal tanker minyak dan sering berada di laut. Di paruh kedua novel, kita menyadari bahwa Ayah Sophie adalah pengganti untuk ayah Hilde Møller Knag sendiri, Albert Knag—oleh karena itu, kita tidak banyak mengetahui tentang Ayah Sophie; sebaliknya, fokus beralih ke Albert.[1]
Mom / Sophie’s mother / Helene Amundsen - Ibu Sophie Amundsen adalah seorang wanita yang ramah namun agak membosankan, yang sama sekali tidak memiliki minat pada filsafat atau akal sehat seperti putrinya. Dalam arti tertentu, Ibu bukanlah seorang karakter, melainkan sebuah peringatan: inilah yang terjadi pada orang-orang yang tidak mempertanyakan lingkungan sekitarnya. Ibu menjalani kehidupan yang sederhana dan biasa-biasa saja, dan tampaknya tidak mendapatkan banyak kesenangan dari pekerjaannya atau kehidupan rumah tangganya. Secara keseluruhan, Sophie peduli pada ibunya, tetapi pada akhirnya melampaui keterbatasan pemikirannya untuk memasuki dunia filsafat.[1]
Hilde’s mother - Ibu Hilde adalah karakter yang membingungkan. Dia hanya berinteraksi dengan Hilde beberapa kali dalam teks—sebagian besar waktu, Hilde terlalu sibuk membaca Sophie’s World untuk menghabiskan waktu bersama ibunya. Karena kita tahu bahwa Sophie’s World adalah cerita yang ditulis oleh Albert Knag, ayah Hilde (yang menampilkan versi samar-samar dari Hilde, ibu Hilde, dan Albert sendiri), tidak jelas kesimpulan apa yang dimaksudkan ketika Sophie menuduh ibunya berselingkuh—apakah ini dimaksudkan untuk mencerminkan ketidakamanan Hilde, kecurigaan Albert, atau keduanya? Meskipun misteri ini tidak terpecahkan, dapat dikatakan bahwa Hilde jauh lebih dekat dengan ayahnya daripada ibunya, tetapi alasan di baliknya tidak pernah dijelaskan dengan memuaskan.[1]
Adaptasi
Film
Pada tahun 1999 Dunia Sophie diadaptasi dalam sebuah film Norwegia yang ditulis ulang oleh Petter Skavlan. Film ini tidak tersebar secara luas di luar Norwegia. Aktris Kjersti Holmen memenangkan penghargaan Amanda Award dalam perannya dalam film tersebut.
Televisi
Film tersebut juga disiarkan dalam siaran TV yang terbagi ke dalam delapan seri episode di Australia dan Islandia oleh penulis yang sama Petter Skavlan.
Selain itu juga diadaptasi ke dalam serial televisi pada tahun 1995 oleh Paul Greengrass dan tampil dalam BBC sebagai bagian dari acara The Late Show. Serial televisi ini menampilkan Jessica Marshal-Gardiner yang memerankan tokoh Sophie Amunsend, Jim Carter as Albert Knox, dan Twiggy sebagai Ibu dari Sophie.
Board Game
Pada tahun 1999 ada pula sebuah game papan yang diadaptasi dari buku ini. Permainan itu diciptakan oleh Robert Hyde dan Ken Howard, dan diluncurkan oelh Sophisticated Games Ltd.
Game Komputer
Sebelumnya juga pernah diadaptasi dalam sebuah game komputer dan Mac CD-ROM oleh The Multimedia Corporation.
Musik
kelompok musik rock dari Inggris Spiritualize menamai salah satu album mereka yang dibuat pada 1997 dengan Ladies and Gentlemen We Are Floating in Space yang merupakan salah satu penggalan kalimat dalam buku Dunia Sophie terjemahan bahasa Inggris.
Referensi
- ^ a b c d "LitCharts". LitCharts (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-28.
Pranala luar
- Mondo di Sofia Diarsipkan 2014-02-02 di Wayback Machine.
- Commentary on the book: Sophie's World Diarsipkan 2019-02-12 di Wayback Machine.
- Sparknotes Sophie's World
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


