Delimukan aru
| Delimukan aru
| |
|---|---|
| Otidiphaps aruensis | |
| Rekaman | |
| Status konservasi | |
| Rentan | |
| IUCN | 22728031 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Columbiformes |
| Famili | Columbidae |
| Genus | Otidiphaps |
| Spesies | Otidiphaps aruensis |
| Distribusi | |
| Endemik | Kepulauan Aru |
Delimukan aru (Otidiphaps aruensis) merupakan spesies burung dalam keluarga Columbidae. Burung ini adalah spesies endemik di Kepulauan Aru di lepas pantai barat daya Papua, Indonesia.[1]
Taksonomi
Otidiphaps nobilis, O. aruensis, O. cervicalis dan O. insularis sebelumnya dikelompokkan sebagai O. nobilis menurut Sibley dan Monroe (1990, 1993).[1] Beberapa sumber belum memperbarui informasi dan masih menganggap O. aruensis sebagai subspesies, seperti pangkalan data eBird dan Birds of the World milik laboratorium ornitologi Universitas Cornell.[2]
Deskripsi
Burung ini berukuran antara 40-50 cm, dengan bobot mencapai 450-500 gram. Delimukan aru memiliki nama lain white-naped pheasant-pigeon (merpati pegar leher putih) atau pheasant-pigeon (merpati pegar). Dua nama tersebut merujuk pada fakta bahwa meskipun termasuk merpati, kebiasaan terestrial dan ekornya yang berkembang jelas menyerupai burung pegar. Burung ini dengan gugup menggerakkan ekornya yang pipih ke atas dan ke bawah saat berjalan di tanah.[3]
Spesies/subspesies burung lain yang masih ada, yang mendiami pulau Papua dan pulau-pulau kecil di sekitarnya, memiliki bintik-bintik berwarna berbeda di tengkuknya, yaitu hijau (Otidiphaps nobilis nobilis), hitam (Otidiphaps nobilis insularis) atau abu-abu (Otidiphaps nobilis cervicalis).[3]
Habitat
Mereka bepergian sendiri atau berpasangan di tanah hutan hujan dataran rendah yang merupakan habitat utama mereka, meskipun mereka juga ditemukan di hutan musim dengan ketinggian sedang.[3]
Perilaku
Delimukan aru bersifat penyendiri, mereka umumnya terlihat sendiri atau berpasangan. Mereka dianggap menetap dan menetap di seluruh wilayah distribusinya.[3]
Makanan
Mereka memakan biji-bijian, benih, tunas muda, dan buah yang jatuh dari pohon.[3]
Perkembangbiakan
Sarangnya berupa panggung sederhana yang terbuat dari ranting yang biasanya mereka bangun di dasar pohon dan semak atau di antara akarnya yang tebal.[3]
Status konservasi dan ancaman
Spesies ini sangat kurang dikenal karena tidak terdokumentasikan sejak tahun 1935. Populasi delimukan aru diduga menurun akibat hilangnya habitat hutannya, yang mengalami tekanan akibat penebangan hutan dan alih fungsi menjadi pertanian subsisten. Meskipun hal tersebut mungkin menunjukkan bahwa spesies ini sangat terancam, upaya survei di Kepulauan Aru sangat minim dan sebagian besar wilayahnya masih berupa hutan. Wilayah sebarannya yang kecil, beberapa bukti perambahan hutan, serta perburuan diduga telah memengaruhi jumlah populasinya.[1] Oleh karena itu, tindakan pencegahan diambil hingga informasi lebih lanjut tersedia dan spesies ini terdaftar sebagai spesies rentan oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).[4]
Referensi
- ^ a b c "White-naped Pheasant-pigeon Otidiphaps Aruensis Species Factsheet". BirdLife DataZone (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-14.
- ^ Kirwan, Guy M.; Gregg, Jason J.; Boersma, Jordan (2023). "Pheasant Pigeon (Otidiphaps nobilis), version 2.0". Birds of the World (dalam bahasa Inggris). doi:10.2173/bow.phepig1.02. ISSN 2771-3105.
- ^ a b c d e f "White-naped pheasant pigeon". zoobarcelona.cat (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-14.
- ^ "White-naped Pheasant-pigeon". IUCN Red List. 2024-08-14. Diakses tanggal 2025-11-14.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


