Deferen dan episiklus
| Jenis objek | Model orbit planet dalam astronomi kuno |
|---|---|
Data pengamatan (Epos J2000) | |
| Deklinasi | |
Deferen dan episiklus adalah konsep dalam model astronomi kuno yang digunakan untuk menjelaskan pergerakan planet yang kompleks di langit. Konsep ini diperkenalkan dan dikembangkan oleh astronom Yunani kuno, terutama dalam model geosentris yang disempurnakan oleh Klaudius Ptolemaeus pada abad ke-2 Masehi.[1]
Definisi
- Deferen adalah lingkaran besar yang menjadi jalur utama planet mengelilingi Bumi dalam model geosentris.
- Episiklus adalah lingkaran kecil yang mengelilingi deferen, di mana planet bergerak sepanjang episiklus tersebut.
Model deferen dan episiklus digunakan untuk menjelaskan gerak retrograde planet, yaitu saat planet tampak bergerak mundur di langit dari perspektif Bumi.
Sejarah
Model ini dikembangkan untuk mempertahankan pandangan geosentris bahwa Bumi adalah pusat alam semesta sambil menjelaskan variasi kecepatan dan arah gerak planet yang diamati.[2] Model deferen dan episiklus menjadi standar dalam astronomi Barat hingga munculnya model heliosentris oleh Copernicus.
Pengaruh
Model ini merupakan langkah penting dalam sejarah astronomi karena memungkinkan prediksi posisi planet dengan akurasi yang cukup baik untuk zamannya, walaupun secara konsep sudah keliru karena menempatkan Bumi sebagai pusat.[3]
Lihat juga
Referensi
- ^ Toomer, G. J. (1998). Ptolemy's Almagest. Princeton University Press. Hal. 123–130.
- ^ North, John (2008). Cosmos: An Illustrated History of Astronomy and Cosmology. University of Chicago Press. Hal. 87–95.
- ^ Gingerich, Owen (1973). "The Role of Ptolemy in the Copernican Revolution". Journal for the History of Astronomy, Vol. 4, No. 1, Hal. 11–17.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


