Cerambycidae
| Cerambycidae | |
|---|---|
| Batus barbicornis | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Arthropoda |
| Kelas: | Insecta |
| Ordo: | Coleoptera |
| Superfamili: | Chrysomeloidea |
| Famili: | Cerambycidae Latreille, 1802 [1] |
| Subfamili | |
|
8, lihat teks | |

Kumbang tanduk panjang (Cerambycidae) adalah suatu famili dalam ordo kumbang (Coleoptera), khususnya dalam subordo Polyphaga. Kumbang jenis ini memiliki antena yang biasanya lebih panjang dari tubuhnya sendiri.[2] Namun, beberapa anggota famili ini memiliki antena yang relatif pendek, seperti spesies Neandra brunnea, spesies semacam ini sulit dibedakan dari suku kumbang lain seperti Chrysomelidae. Famili ini merupakan famili yang besar dan terdiri atas lebih dari 35.000 spesies yang telah dideskripsikan, dengan lebih dari separuhnya hidup di bumi belahan timur. Spesies endemik ini paling banyak terdapat di kawasan Australasia, Ethiopia, Madagaskar, dan Neotropis.[3] Beberapa spesies dalam famili ini merupakan hama. Larva spesies ini mengebor ke dalam kayu dan dapat menyebabkan kerusakan pada pohon atau kayu yang belum diolah. Beberapa spesies terlihat berwarna mencolok, mirip seperti semut, lebah, dan tawon, meskipun mayoritas spesies dari suku ini berwarna samar.[4]
Deskripsi
Cerambycidae memiliki panjang tubuh yang berkisar antara 2,5mm (Cyrtinus sp.) hingga lebih dari 17cm (Titanus giganteus) dengan beragam bentuk, warna, dan ornamen. Dinamai tanduk panjang (longhorn) karena ada antena panjang di tubuhnya, terutama pada jantan. Antena panjang dan tubuh yang memanjang umumnya digunakan sebagai identifikasi karakteristik spesies kumbang ini.[4] Cerambycidae adalah salah satu famili kumbang yang memiliki banyak spesies, beragam, dan penting secara ekologis dan ekonomis. Namun, sebagian besar kumbang tanduk panjang kini terancam punah karena hilangnya dan berubahnya habitat alami mereka.[3]
Berdasarkan estimasi ternaru, terdapat 35.000 spesies yang masuk ke dalam famili Cerambycidae dan terbagi dalam hampir 4.000 genus secara global. Kumbang ini hanya memakan tanaman (fitofagus) dan memiliki hubungan erat dengan tanaman inangnya, sehingga bisa memberikan data penting dan bukti evolusi untuk kajian ekologi dan zoogeografi.[3][4] Cerambycidae memainkan peran ekologi penting, terutama di hutan, di mana mereka memakan tumbuhan (fitofagus), memiliki hubungan erat dengan tanaman inangnya, dan menghasilkan detritus dari jaringan tumbuhan mati. Selain itu, mereka juga membantu penyerbukan berbagai spesies tanaman herba, perdu, dan pohon. Kumbang ini juga menjadi mangsa bagi sebagian hewan vertebrata, seperti burung, reptil, amfibi, dan mamalia.[3]
Klasifikasi
Seperti famili besar lainnya, beberapa pihak cenderung mengelompokkan famili ini ke banyak subfamili yang berbeda, atau terkadang memisahkan beberapa subfamili menjadi famili tersendiri (seperti Disteniidae, Oxypeltidae, dan Vesperidae),[5] sehingga terdapat beberapa kontroversi mengenai dasar-dasar pengelompokan Cerambycidae.[6]
Subfamili
Dikenal ada delapan subfamili:[7]
- Cerambycinae Latreille, 1802
- Dorcasominae Lacordaire, 1869
- Lamiinae Latreille, 1825
- Lepturinae Latreille, 1802
- Necydalinae Latreille, 1825
- Parandrinae Blanchard, 1845
- Prioninae Latreille, 1802
- Spondylidinae Audinet-Serville, 1832
Selain itu juga ada yang memasukkan subfamili berikut:
- Anoplodermatinae Guérin-Méneville, 1840
- Apatophyseinae Lacordaire, 1869
Genus dan spesies terkenal

- Moneilema – kumbang tanduk panjang kaktus
- Anoplophora chinensis – kumbang tanduk panjang jeruk
- Phymatodes nitidus
- Anoplophora glabripennis – kumbang tanduk panjang Asia
- Tetraopes tetrophthalmus
- Tetropium fuscum - hama utama di Kanada
- Rosalia alpina – tanduk panjang Rosalia
- Aridaeus thoracicus – kumbang yang umum di Australia
Referensi
- ^ "Cerambycidae Latreille, 1802". Integrated Taxonomic Information System. Diakses tanggal June 6, 2011.
- ^ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b c d Rossa, R.; Goczał, J. (2021-01-01). "Global diversity and distribution of longhorn beetles (Coleoptera: Cerambycidae)". The European Zoological Journal (dalam bahasa Inggris). doi:10.1080/24750263.2021.1883129. ISSN 2475-0263.
- ^ a b c B, Kariyanna; M, Mohan; Gupta, Rajeev (2017). "Biology, ecology and significance of longhorn beetles (Coleoptera: Cerambycidae)". Journal of Entomology and Zoology Studies (dalam bahasa Inggris). 5 (4): 1207–1212. ISSN 2320-7078.
- ^ Sergio Antonio Vanin & Sergio Ide (2002). "Classificação comentada de Coleoptera". Dalam C. Costa, S. A. Vanin, J. M. Lobo & A. Melic (ed.). Proyecto de Red Iberoamericana de Biogeografía y Entomología Sistemática PrIBES 2002 (PDF). Monografias Tercer Milenio (M3M) (dalam bahasa Portugis). Vol. 3. hlm. 193–206. ISBN 84-922495-8-7. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link)
- ^ Miguel A. Monné (2006). "Catalogue of the Cerambycidae (Coleoptera) of the Neotropical Region. Part III. Subfamilies Parandrinae, Prioninae, Anoplodermatinae, Aseminae, Spondylidinae, Lepturinae, Oxypeltinae, and addenda to the Cerambycinae and Lamiinae" (PDF). Zootaxa. 1212: 1–244. ISBN 1-877407-96-8.
- ^ Patrice Bouchard, Yves Bousquet, Anthony E. Davies, Miguel A. Alonso-Zarazaga, John F. Lawrence, Chris H. C. Lyal, Alfred F. Newton, Chris A. M. Reid, Michael Schmitt, S. Adam Ślipiński, Andrew B. T. Smith (2010). "Family-group names in Coleoptera (Insecta)". ZooKeys. 88: 1–972. doi:10.3897/zookeys.88.807. PMC 3088472. PMID 21594053. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-21. Diakses tanggal 2013-12-30. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
Pranala luar
- Gallery Diarsipkan 2017-05-13 di Wayback Machine. Galeri foto kumbang tanduk panjang di seluruh dunia
- Galeri foto "Kumbang Tanduk Panjang (Cerambycidae) di Kawasan Palaearctic Barat"
- CDFA Diarsipkan 2016-11-05 di Wayback Machine. Cerambycidae Dunia Baru
- Cerambycidae Guyana Prancis
- Museum Nasional, Rio de Janeiro, Brasil Gambar holotype
- Iberodorcadion Coleoptera, Cerambycidae, Dorcadion - RedIRIS
- VIDEO - Longicornes (Dorcadion, Cerambycidae,Coleoptera)
- Cerambycidae Kalimantan
- Kumbang Tanduk Panjang (Cerambycidae) di BugGuide.net
- Anoplophora chinensis, kumbang tanduk panjang jeruk di situs web Featured Creatures Universitas Florida / Institute of Food and Agricultural Sciences
- Coleoptera: Cerambycidae Diarsipkan 2010-01-28 di Wayback Machine., Universitas Florida, Departemen Entomologi dan Nematologi
- Kumbang-kumbang pelubang kayu dunia
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


