Cao Rui
| Kaisar Ming dari Wei 魏明帝 | |||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Kaisar Cao Wei | |||||||||||||||
| Berkuasa | 29 Juni 226 – 22 Januari 239 | ||||||||||||||
| Pendahulu | Cao Pi | ||||||||||||||
| Penerus | Cao Fang | ||||||||||||||
| Pangeran Mahkota Cao Wei | |||||||||||||||
| Masa bakti | 28 Juni 226[1] – 29 Juni 226 | ||||||||||||||
| Penerus | Cao Fang | ||||||||||||||
| Pangeran Pingyuan (平原王) | |||||||||||||||
| Masa bakti | 30 Maret 222 – 28 Juni 226 | ||||||||||||||
| Adipati Qi (齊公) | |||||||||||||||
| Masa bakti | 221 – 30 March 222[2] | ||||||||||||||
| Kelahiran | 204[a] or 205[b] | ||||||||||||||
| Kematian | 22 Januari 239 (aged 34 or 35) Luoyang, Cao Wei | ||||||||||||||
| Pemakaman | |||||||||||||||
| Istri | Nyonya Yu Permaisuri Mingdao Permaisuri Mingyuan | ||||||||||||||
| Keturunan | Cao Yin, Pangeran Ai dari Anping Cao Jiong, Pangeran Qinghe Cao Mu, Pangeran Fanyang Putri Yi dari Pingyuan Putri Qi | ||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Wangsa | Wangsa Cao | ||||||||||||||
| Ayah | Cao Pi | ||||||||||||||
| Ibu | Permaisuri Wenzhao | ||||||||||||||
Cao Rui (ch: 曹叡, py: cáo rùi, wg: Ts'ao-Jui) (205-239) adalah anak dari Cao Pi dan kaisar kedua dari negara Cao Wei pada Zaman Tiga Negara di Tiongkok. Dia juga dikenal dengan sebutan Kaisar Ming dari Wei dan juga sebutan Yuangzhong. Cao Rui dikenal sebagai kaisar yang mempunyai pemikiran strategi perang yang bagus dan bijaksana dalam memberi pangkat kepada pejabat yang cakap. Namun, dia juga memiliki kekurangan seperti banyak menghabiskan harta untuk proyek pembangunan seperti istana dan juga memiliki selir yang banyak (yang berjumlah ribuan) yang menyebabkan kas dan harta negara terkuras habis.
Awal kehidupan
Cao Rui lahir pada 205. Saat ia lahir, kakeknya Cao Cao menjadi panglima perang terkuat Dinasti Han dan membuat Kaisar Xian dari Han hanya boneka belaka. Ayahnya Cao Pi adalah anak tertua yang masih hidup sementara ibunya adalah Zhen Ji yang sebelumnya merupakan istri Yuan Xi, putra Yuan Shao, tetapi saat pasukan Cao Cao merampasnya pada September atau Oktober 204,[3] Cao Pi memaksanya untuk menikahinya dan ia melahirkan Cao Rui 8 bulan setelah pernikahan—meninggalkan teori bahwa Cao Rui sebenarnya merupakan anak Yuan Xi, bukan Cao Pi. Namun, Cao Cao sangat memanjakan Cao Rui dan selalu memintanya untuk tetap disisinya. Cao Cao bahkan berkata, "Karena kamu (Cao Rui), pencapaian saya bisa berakhir tiga generasi".[4] Cao Pi, setelah kematian ayahnya pada bulan Maret 220, memaksa Kaisar Xian menyerahkan takhta kepadanya dan mendirikan Cao Wei pada bulan Desember tahun itu. Lady Zhen tidak diizinkan menemaninya ke ibu kota baru Luoyang; pada bulan Agustus 221, dia memaksanya untuk bunuh diri.[5]
Karena apa yang terjadi kepada ibu kandungnya, Cao Rui tidak langsung menjadi Pangeran Mahkota walaupun ia merupakan putra tertua Cao Pi tetapi diberi gelar Pangeran Pingyuan paa Maret 222. Suatu saat selama masa jabatannya sebagai Pangeran Pingyuan, ia menikahi putri seorang bangsawan, Nyonya Yu, sebagai istri dan puterinya. Dia rupanya memiliki hubungan baik dengan Nyonya Guo, yang diangkat menjadi permaisuri (pada Oktober 222); karena dia tidak memiliki anak, statusnya sebagai pewaris tidak mendapat tantangan serius. Dikatakan bahwa pemikiran apa pun yang dimiliki Cao Pi untuk tidak menjadikannya ahli waris dihilangkan dengan perburuan; selama perburuan itu, Cao Pi dan Cao Rui bertemu dengan seekor induk rusa dan seekor rusa muda. Cao Pi membunuh induk rusa dengan anak panah, lalu memerintahkan Cao Rui untuk membunuh anak rusa tersebut. Cao Rui menangis dan berkata, "Yang Mulia telah membunuh ibundanya, dan saya tidak tega membunuh putranya juga." Cao Pi menjatuhkan busur dan anak panahnya dan menjadi sedih.
Pada bulan Juni 226, ketika Cao Pi jatuh sakit, dia akhirnya mengangkat Cao Rui sebagai putra mahkota. Dia meninggal segera setelah itu, dan Cao Rui menjadi kaisar pada usia 21 tahun.
Keluarga
Permaisuri Putri
Primary Consort; Wangfei
- Permaisuri Putri Yu
dari Klan Yu, tidak diangkat menjadi permaisuri kekaisaran
Permaisuri
Empress; Huanghou
- Permaisuri Mao
Gelar anumerta: Permaisuri Mingdao- Cao Yin, Pangeran Ai
- Permaisuri Guo
dari Klan Guo di Komanderi Xiping
Gelar anumerta: Permaisuri Mingyuan- Cao Shu, Putri Yi
Referensi
- ^ Cao Rui's biography in vol.03 of Sanguozhi indicate that he was made crown prince in the 5th month of the 7th year of the Huang'chu era. The month starts from 13 Jun 226 in the Julian calendar. The biography also indicated that he was made crown prince as Cao Pi was deathly ill ([黄初]七年夏五月,帝病笃,乃立为皇太子。); Cao Pi's biography in vol.02 of Sanguozhi indicate that he fell deathly ill on 28 Jun 226 (bing'chen day of the 5th month) ([黄初]七年夏五月丙辰,帝疾笃...).
- ^ yichou day of the 3rd month of the 3rd year of the Huang'chu era, per Cao Pi's biography in Sanguozhi
- ^ The 8th month of Jian'an 9. The month corresponds to 12 Sep to 11 Oct 204 in the Julian calendar.
- ^ (生而太祖爱之,常令在左右。〈《魏书》曰:帝生数岁而有岐嶷之姿,武皇帝异之,曰:“我基于尔三世矣。”) Sanguozhi, vol.03, with annotation from Wei Shu.
- ^ Chen Shou wrote in Lady Guo's biography in Sanguozhi that Lady Zhen's death was due to Lady Guo becoming favored (甄后之死,由后之宠也。) Sanguozhi, vol.05.
Kaisar Ming dari Wei Lahir: 205 Meninggal: 239
| ||
| Gelar kebangsawanan | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Cao Pi |
Kaisar Cao Wei 226–239 |
Diteruskan oleh: Cao Fang |
| Hanya gelar saja | ||
| Didahului oleh: Cao Pi |
— TITULER — Kaisar Tiongkok 226–239 Alasan kegagalan suksesi: Zaman Tiga Negara |
Diteruskan oleh: Cao Fang |
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


