Bendung Banjarcahyana
Bendung Banjarcahyana atau Bandjar-Tjahjana Werken adalah sebuah bendungan irigasi peninggalan masa kolonial Belanda yang berada di Dusun Legok, Kelurahan Rejasa, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Bendungan ini membendung aliran Sungai Serayu dan memiliki peran vital dalam sejarah pengairan di wilayah Banjarnegara hingga distrik Cahyana (Bukateja).
| Bendung Banjarcahyana | |
|---|---|
Pintu Utama Bendung Banjarcahyana (1915) | |
| Nama | Bandjar-Tjahjana Werken |
| Negara | Indonesia |
| Lokasi | JM7M+J8P, Jl. Raya Rejasa, RT.03/RW.02, Dusun Legok, Rejasa, Kec. Madukara, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah 53482 |
| Koordinat | 7°23′22″S 109°41′02″E / 7.3895369°S 109.6838468°E |
| Kegunaan | mengubah lahan-lahan kering di berbagai distrik—mulai dari Wanadadi hingga Bukateja (Tjahjana)—menjadi kawasan pertanian yang produktif |
| Status | Non-aktif |
| Mulai dibangun | 1912 |
| Ditutup | sekitar 1985 |
| Biaya konstruksi | f 1.700.000 |
| Pemilik | Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak |
| Perancang | E.W.H. Clason & D. Snell |
| Bendungan dan saluran pelimpah | |
| Tipe bendungan | Bendung Gerak |
| Volume bendungan | 6550 HA |
| Situs web btw.web.id (unofficial) | |
| Pada 2024 | |
Bendungan ini merupakan bagian inti dari Proyek Irigasi Bandjar-Tjahjana, sebuah proyek monumental yang dibangun bertahap antara tahun 1912 hingga 1938. Dirancang oleh insinyur Hindia Belanda, E.W.H. Clason dan D. Snell, proyek ini bertujuan mengubah lahan-lahan kering di berbagai distrik, mulai dari Wanadadi hingga Bukateja (Tjahjana) menjadi kawasan pertanian yang produktif. Untuk mencapai hal tersebut, air dialirkan dari titik pertemuan Sungai Serayu dan Merawu, menjadikan proyek ini sebuah mahakarya teknik sipil pada masanya karena medannya yang dikenal sulit.[1]
Sejarah
Spesifikasi Teknis
Fungsi dan Pemanfaatan
Status Saat Ini
Galeri
Lihat Pula
Referensi
- ^ "Proyek Irigasi Bandjar Tjahjana". Diakses tanggal 2025-06-08.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


