Batuagung, Jembrana, Jembrana
Batuagung | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Bali | ||||
| Kabupaten | Jembrana | ||||
| Kecamatan | Jembrana | ||||
| Kode pos | 82118 | ||||
| Kode Kemendagri | 51.01.05.2004 | ||||
| Luas | 10,76 km²[1] | ||||
| Jumlah penduduk | 8.439 jiwa (2016)[1] 7.329 jiwa (2010)[2] | ||||
| Kepadatan | 682 jiwa/km² (2010) | ||||
| Jumlah KK | 2.555[1] | ||||
| |||||
Batuagung adalah desa yang berada di Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali, Indonesia.[3][4] Desa ini merupakan salah satu desa tertua di wilayah Jembrana dan memiliki karakter wilayah yang beragam, mulai dari kawasan penyangga perkotaan hingga wilayah pedesaan yang berbatasan dengan hutan lindung.
Sejarah
Desa Batuagung telah dirintis sejak abad ke-18[5], pada masa wilayah Jembrana masih didominasi oleh kawasan hutan belantara yang dikenal dengan sebutan Jimbarwana[5]. Perkembangan awal Desa Batuagung berkaitan dengan sejarah pembentukan pusat pemerintahan Jembrana setelah runtuhnya Kerajaan Branbang pada akhir abad ke-17[6].
Nama Batuagung diyakini berasal dari keberadaan sebuah batu besar yang dianggap memiliki nilai sakral dan digunakan sebagai tempat pertapaan oleh penguasa Jembrana sebelum pembangunan pusat pemerintahan[6]. Batu tersebut kemudian menjadi penanda wilayah yang selanjutnya berkembang menjadi permukiman penduduk[5].
Pada masa awal, Desa Batuagung hanya terdiri atas dua banjar, yaitu Banjar Batuagung dan Banjar Anyar[7]. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perluasan wilayah permukiman, jumlah banjar bertambah hingga saat ini Desa Batuagung secara administratif terbagi ke dalam sembilan banjar[3].
Geografi
Desa Batuagung memiliki wilayah yang paling luas di Kecamatan Jembrana yakni sebesar 28,56 km² atau sebesar 31,89 persen dari luas Kecamatan Jembrana[8]. Wilayah bagian selatan desa berada dekat dengan pusat perkotaan Negara dan berkembang sebagai kawasan penyangga perkotaan[4]. Sementara itu, wilayah utara desa masih didominasi oleh lahan pertanian dan kawasan pedesaan, bahkan beberapa banjar berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung[8].
Pemerintahan
Secara administratif, Desa Batuagung berada di bawah Kecamatan Jembrana. Wilayah desa terbagi ke dalam sembilan banjar, yaitu Banjar Batuagung, Tegalasih, Taman, Anyar, Sawe, Petanahan, Palungan Batu, Masean, dan Pancaseming[8]. Dalam kehidupan sosial, masyarakat Desa Batuagung juga terikat dalam sistem desa adat yang mengatur kegiatan keagamaan dan adat istiadat setempat.
Demografi
Pada tahun 2025, jumlah penduduk Desa Batuagung tercatat sebanyak 9.190 jiwa. Dengan rincian laki-laki 4.550 jiwa, perempuan 4.640 jiwa[8].Penduduk desa tersebar di sembilan banjar dengan tingkat kepadatan yang tidak merata. Wilayah selatan desa memiliki kepadatan penduduk yang lebih tinggi, sedangkan wilayah utara desa memiliki kepadatan lebih rendah dan masih didominasi oleh kawasan pertanian dan lingkungan alam[8].
Perekonomian
Struktur perekonomian Desa Batuagung bersifat campuran antara sektor agraris dan non-agraris. Sebagian penduduk bermata pencaharian di sektor pertanian, khususnya di wilayah utara desa, dengan komoditas berupa tanaman pangan dan perkebunan rakyat.Di wilayah selatan desa, sektor perdagangan dan jasa berkembang seiring dengan kedekatan Desa Batuagung terhadap pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi Kota Negara[8]. Selain itu, sebagian penduduk juga bekerja di sektor informal dan industri rumah tangga.
Sosial dan Budaya
Kehidupan sosial masyarakat Desa Batuagung masih dipengaruhi oleh sistem adat Bali. Banjar berfungsi sebagai satuan sosial utama yang mengatur kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan. Tradisi gotong royong (ngayah) masih dijalankan secara aktif oleh masyarakat desa[9].Berbagai upacara adat dan keagamaan Hindu Bali dilaksanakan secara rutin di pura desa dan pura banjar, dengan berpedoman pada aturan adat atau awig-awig yang berlaku[5].
Pariwisata
Beberapa sektor pariwisata yang sudah berjalan aktif di Desa Batuagung. Wisata Tirta memanfaatkan aliran Sungai Tukad Yeh Aya (Tukadaya) yang memiliki air jernih, arus cukup deras, dan bebatuan besar.Daya tarik utamanya meliputi: aktivitas mandi di sungai,menikmati tibu (genangan air alami),memancing dan rekreasi alam air. Adapun kawasan ini memiliki tebing alam dan kontur perbukitan dengan pemandangan hijau khas Bali Barat. Bentuk wisata alam yang menonjol yaitu Puncak JR (Jumpa Remaja), yang menawarkan panorama alam perbukitan hijau dan menjadi titik pandang (view point) alam terbuka[10].
Referensi
- ^ a b c Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernamaBPS Jembrana 2017 - ^ "Penduduk Indonesia Menurut Desa 2010" (PDF). Badan Pusat Statistik. 2010. hlm. 132. Diakses tanggal 14 Juni 2019.
- ^ a b "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
- ^ a b "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
- ^ a b c d Immanuela (2025-10-15). "Desa Batuagung, Dari Meditasi Raja hingga Lahirnya Sembilan Banjar - Info Jembrana" (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-02-13.
- ^ a b "Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana". Portal Website Resmi Pemerintah Kabupaten Jembrana (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-13.
- ^ "Sejarah Desa Batuagung,Kabupaten Jembrana-Bali Tempat Jurnalis Media Publika Dilahirkan - PUBLIKA". 2024-07-28. Diakses tanggal 2026-02-13.
- ^ a b c d e f BPS Kabupaten Jembrana (2025). "KECAMATAN JEMBRANA DALAM ANGKA 2025". https://jembranakab.bps.go.id/id/publication/2025/09/26/08bfa2a1ecdb520194b2a28c/kecamatan-jembrana-dalam-angka-2025.html. Diakses tanggal 13 Februari 2026.
- ^ Liputan6.com (2024-11-07). "Ngayah Adalah Tradisi Gotong Royong Bali yang Penuh Makna". liputan6.com. Diakses tanggal 2026-02-13. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ I Nyoman Meirejeki , I Gede N Suta Waisnawa, I Ketut Suarta , I Komang Mahayana Putra (2023). "Penguatan Sumber Daya Manusia dan Penataan Jalur Trekking Untuk Mendukung Pengembangan Wisata Tirta di Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana". https://www.madaniya.pustaka.my.id/journals/contents/article/view/548. Vol. 4 No. 4 (2023): 1309. doi:https://doi.org/10.53696/27214834.548. ; ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
Pranala luar
- (Indonesia) BPS Kabupaten Jembrana
- (Indonesia) Prodeskel Binapemdes Kemendagri Diarsipkan 2022-04-01 di Wayback Machine.
- (Indonesia) Situs Resmi Kabupaten Jembrana
8°21′37″S 114°38′37″E / 8.360234°S 114.643504°E
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



