Bambusa oldhamii

Bambusa oldhamii
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Klad: Commelinidae
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Genus: Bambusa
Spesies:
B. oldhamii
Nama binomial
Bambusa oldhamii
Munro
Sinonim[1]
  • Arundarbor oldhamii (Munro) Kuntze
  • Leleba oldhamii (Munro) Nakai
  • Sinocalamus oldhamii (Munro) McClure
  • Dendrocalamopsis oldhamii (Munro) Keng f.
  • Bambusa atrovirens T.H.Wen
  • Dendrocalamopsis atrovirens (T.H.Wen) Keng f. ex W.T.Lin
  • Neosinocalamus revolutus (W.T.Lin & J.Y.Lin) T.H.Wen
  • Bambusa revoluta (W.T.Lin & J.Y.Lin) N.H.Xia, R.H.Wang & R.S.Lin

Bambusa oldhamii yang dikenal sebagai bambu kayu raksasa atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Oldham bamboo, merupakan salah satu spesies bambu berukuran besar. Jenis ini menjadi bambu yang paling umum serta paling banyak dibudidayakan di Amerika Serikat dan kini telah tersebar luas di berbagai belahan dunia. Tanamannya memiliki daun yang lebat, dapat tumbuh hingga sekitar 20 meter (65 kaki) dalam kondisi ideal, dengan batang berdiameter mencapai 10 sentimeter (4 inci). Tanaman ini merupakan spesies asli yang berasal dari Taiwan dan wilayah selatan Tiongkok, termasuk provinsi Fujian, Guangdong, Guangxi, Hainan, dan Zhejiang. Tanaman ini telah banyak dibudidayakan dan kini tumbuh secara alami di berbagai daerah lain, seperti Kepulauan Ryukyu, Selandia Baru, Chiapas (Meksiko), Honduras, dan Peru. Ketinggian maksimum dalam budidaya tanaman ini bervariasi dengan suhu karena tanaman ini hanya dapat menolerir suhu hingga -7 °C.[2][3]

Taksonomi

Tanaman ini pertama kali dideskripsikan oleh Munro pada tahun 1868 berdasarkan spesimen yang dikumpulkan di Taiwan oleh Oldham, yang kemudian diabadikan namanya sebagai penamaan spesies tersebut. Bambusa oldhamii termasuk dalam subgenus Dendrocalamopsis. Di Amerika Serikat, spesies ini sering keliru dijual dengan nama Dendrocalamus latiflorus, dan juga kerap disamakan dengan spesies serupa, Bambusa atrovirens, yang berasal dari provinsi Zhejiang di Tiongkok daratan.[2]

Deskripsi

Bambusa oldhamii dapat mencapai tinggi antara 17 hingga 20 meter, dengan batang berwarna hijau berdiameter hingga 10 sentimeter. Tunasnya tumbuh pesat selama musim hangat, sementara cabang-cabangnya cenderung pendek dan daunnya memanjang.[2][3]

Kegunaan

Di Taiwan dan Tiongkok, tunas muda Bambusa oldhamii sangat dihargai karena memiliki tekstur yang renyah dan rasa yang manis. Namun, budidaya bambu ini menurun karena banyak lahan bambu dialihkan untuk pertanian nanas. Untuk mengatasinya, pemerintah menetapkan subsidi dan program dukungan, sebab kebun bambu yang dibudidayakan berperan penting sebagai habitat bagi berbagai satwa liar, termasuk katak pohon hijau di lahan pertanian yang terancam punah. Selain itu, batang bambu B. oldhamii sering dimanfaatkan dalam pembuatan furnitur, meskipun tidak cocok digunakan untuk keperluan konstruksi.[4][5][3]

Referensi

  1. ^ "World Checklist of Selected Plant Families: Royal Botanic Gardens, Kew".
  2. ^ a b c Ohrnberger, Dieter (1999). The Bamboos of the World. Amsterdam: Elsevier. hlm. 271–72. ISBN 0-444-50020-0.
  3. ^ a b c Meredith, Ted (2001). Bamboo for gardens. Timber Press. hlm. 251–52. ISBN 0-88192-507-1.
  4. ^ 香筍入菜, 行政院農業委員會, diarsipkan dari asli tanggal 2016-10-06, diakses tanggal 2025-11-22
  5. ^ Kuo-fang, Huang; Hsu, Elizabeth (3 February 2022). "Forestry Bureau promotes new strategy to protect endangered tree frog". focustaiwan.tw. Focus Taiwan. Diakses tanggal 2025-11-22.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement