Angga Bagus Perwira
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2025) |
| Angga Bagus Perwira | |
|---|---|
| Lahir | April 2012 Grobogan, Jawa Tengah, Indonesia |
| Meninggal | 11 Oktober 2025 Geyer, Grobogan, Jawa Tengah, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Dikenal atas | Korban kasus perundungan di SMP Negeri 1 Geyer, Grobogan |
Angga Bagus Perwira (April 2012 – 11 Oktober 2025) adalah seorang siswa SMP Negeri 1 Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Indonesia, yang menjadi korban dalam kasus dugaan perundungan (bullying) di lingkungan sekolahnya. Kasus ini menarik perhatian nasional dan memunculkan seruan untuk memperketat pengawasan terhadap peserta didik di sekolah. [1]
Kronologi
Menurut laporan berbagai media nasional, Angga Bagus Perwira meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan fisik oleh teman sekelasnya di SMP Negeri 1 Geyer pada 11 Oktober 2025.[2][3]
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban sempat dianiaya dan dipaksa berduel oleh dua siswa lain di dalam ruang kelas saat jam istirahat.[4] Saat kejadian, guru tidak berada di kelas, dan pengawasan sekolah disebut lalai.[5]
Penyelidikan
Kasus ini ditangani oleh Polres Grobogan, yang kemudian menetapkan dua siswa SMPN 1 Geyer sebagai tersangka.[6][7]
Kepolisian juga mendalami kemungkinan kelalaian pihak sekolah dan guru pengawas yang tidak berada di lokasi saat kejadian.[8] Dinas Pendidikan Grobogan serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia juga turun langsung untuk melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan sekolah.[9]
Dampak dan Respons Publik
Kasus ini memunculkan keprihatinan luas dari masyarakat dan pejabat publik, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), yang meminta agar sekolah diberi sanksi tegas bila terbukti lalai dalam pengawasan siswa.[10]
Beberapa media menyoroti perlunya sistem pencegahan perundungan yang lebih kuat dan dukungan psikologis bagi siswa untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.[11][12]
Referensi
- ^ "Kronologi Bullying SMPN 1 Geyer: Angga Bagus Berkelahi Dua Kali Sebelum Tewas, Otopsi Temukan Luka di Kepala".
- ^ "Siswa SMP di Grobogan Tewas Diduga Akibat Bullying". Kompas.com. 12 Oktober 2025.
- ^ "Sosok Angga Bagus Perwira, Siswa SMP Grobogan Tewas Dibully Teman Sekelas". Tribunnews. 14 Oktober 2025.
- ^ "Terduga Pelaku Duel Maut yang Tewaskan Teman Sekelas SMP Grobogan Depresi Berat". Okezone. 14 Oktober 2025.
- ^ "Polisi Dalami Kelalaian Sekolah di Kasus Dugaan Perundungan dan Penganiayaan Siswa SMP di Grobogan". Media Indonesia. 13 Oktober 2025.
- ^ "Dua Siswa SMPN 1 Geyer Jadi Tersangka Kasus Bullying yang Tewaskan Angga". Kompas.com. 15 Oktober 2025.
- ^ "Polres Grobogan Segera Tetapkan Tersangka Kasus Perundungan Maut". Metro TV News. 13 Oktober 2025.
- ^ "Disdik Grobogan Terjunkan Tim untuk Investigasi ke SMPN 1 Geyer". Media Indonesia. 13 Oktober 2025.
- ^ "Mendikdasmen Minta Guru Perketat Pengawasan Murid Saat Istirahat". Tirto.id. 14 Oktober 2025.
- ^ "Kasus Perundungan Angga, DPR Minta Sekolah Diberi Sanksi Tegas". Tirto.id. 14 Oktober 2025.
- ^ "Kronologi Dugaan Perundungan yang Sebabkan Kematian Siswa SMPN 1 Geyer". Tempo. 14 Oktober 2025.
- ^ "Siswa SMP di Grobogan Tewas Diduga Dikeroyok di Ruang Kelas". Viva.co.id. 13 Oktober 2025.
Lihat pula
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


