Amma' Ciang
Amma' Ciang (disebut Amacciang) adalah lagu daerah yang berasal dari Sulawesi Selatan dalam Bahasa Makassar.[1] Lagu ini diciptakan oleh Hoe Eng Dji, seorang sastrawan Makassar berdarah Tionghoa.[2][3] Lagu ini dipopulerkan oleh artis lokal Makassar seperti, Udhin Leaders dan Ismail Wahid.
Lagu ini menggunakan laras non-diatonik, yang memiliki kemiripan dengan tangga nada Cina dan Tsi Che yaitu menggunakan laras non-diatonik.[1] Amma Ciang menggambarkan kisah sebuah pohon kehidupan dengan tiga helai daun, simbol tempat bernaung bagi seluruh makhluk di dunia.[4]
Penggunaan
Lagu daerah ini biasa dinyanyikan dalam prosesi pernikahan, khususnya saat kedua mempelai duduk bersanding. Lagu ini dinyanyikan pula bersama kellong, yaitu nyanyian doa yang berisi permintaan agar diturunkan rahmat dan bahagia bagi kedua mempelai.[1][4]
Lirik
| Bahasa Makassar | Bahasa Indonesia | |
|---|---|---|
| Lontara | Transliterasi | |
| ᨕᨆ ᨌᨗᨐ᨞ ᨉᨙᨉ᨞
ᨈᨒᨘ ᨒᨓᨑ ᨒᨙᨀᨚᨊ᨞ ᨕᨒ᨞ ᨊᨄᨒᨒᨂᨗ᨞ ᨔᨗᨀᨘᨈᨘ ᨅᨚᨊᨙᨊ ᨒᨗᨊᨚ᨞
ᨆᨈᨄᨑ ᨒᨕᨗᨔᨗᨊᨘ᨞ ᨕᨒ᨞ ᨆᨈᨙᨈᨙ ᨅᨚᨅ᨞ ᨅᨘᨀᨘᨒᨙ ᨈᨆ ᨒᨍᨘᨊ᨞
ᨊᨒᨘᨒᨘᨓ ᨄᨂᨘᨑᨂᨗ᨞ ᨕᨒ᨞ ᨈᨙᨊᨆᨚ ᨀᨄ᨞ ᨅᨍᨗ-ᨅᨍᨗ ᨑᨗ ᨆᨈᨀᨘ᨞ |
Amma' Ciang, dendang
Tallu lawara' leko'na Alla, napala'langi Sikontu bonena lino
Mattamparang laisi'nu Alla, mattete bombang Bukkuleng tena lakjuna
Nalulluang pangngu'rangi Alla, tenamo kanang Baji'-baji' ri matangku |
Ibu/mamak Ciang berdendang
Tiga lembar daunnya Ditempati bernaung Seluruh isi alam
Menepi pantai, putihmu, aduhai Melaut luas lansing mu Aduhai, meniti ombak Tubuh yang tak membosankan
Ditaksadarkan ingatan Aduhai, tak adalah yang baik/tak adalah yang cantik Yang baik ku pandang mata |
Referensi
- ^ a b c Shadily, Hassan; Sitompul, Binsar; Burhan, Firdaus; Suharto, Suharto; Sumaryo, Sumaryo; Sudharsono, Sudharsono; Suwondo, Bambang; Yunus, Ahmad (1979-01-01). Ensiklopedi musik indonesia seri a-e. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 11. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Sari, Helvi Mei; Sudirman, Feby Dehmi; Sofyan, Sofyan (2021-02-03). "AKULTURASI SENI PERANAKAN TIONGHOA-MAKASSAR". Nuansa Journal of Arts and Design (dalam bahasa Inggris). 4 (2): 1–8. doi:10.26858/njad.v4i2.9415. ISSN 2597-405X.
- ^ Handayani4727. (2019, 24 Oktober). Ho Eng Dji, kisah tak biasa dalam “Ati Raja”. Kompasiana.
- ^ a b ENSIKLOPEDIMUSIK INDONESIASERI A· E (PDF). Jakarta: PROYEK PENELITIAN DAN PENCATATAN KEBUDAYAAN DAERAH. 1980. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


