Alklometason

Alklometason
Data klinis
Nama dagangAclovate, Cloderm
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa604021
Rute
pemberian
Topikal
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas3% sistemik (topikal)
MetabolismeHati
Onset aksiEczema: 5.3 - 13.9 days; Psoriasis: 6.7 - 14.8 days [1]
Pengenal
  • (7R,8S,9S,10R,11S,13S,14S,16R,17R)-7-Kloro-11,17-dihidroksi-17-(2-hidroksiasetil)-10,13,16-trimetil-7,8,9,11,12,14,15,16-oktahidro-6H-siklopenta[a]fenantren-3-ona
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
UNII
ChEBI
ChEMBL
Data sifat kimia dan fisik
RumusC22H29ClO5
Massa molar408,92 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • C[C@@H]1C[C@H]2[C@@H]3[C@@H](CC4=CC(=O)C=C[C@@]4([C@H]3[C@H](C[C@@]2([C@]1(C(=O)CO)O)C)O)C)Cl
  • InChI=1S/C22H29ClO5/c1-11-6-14-18-15(23)8-12-7-13(25)4-5-20(12,2)19(18)16(26)9-21(14,3)22(11,28)17(27)10-24/h4-5,7,11,14-16,18-19,24,26,28H,6,8-10H2,1-3H3/t11-,14+,15-,16+,18-,19+,20+,21+,22+/m1/s1 checkY
  • Key:FJXOGVLKCZQRDN-PHCHRAKRSA-N checkY
 ☒NcheckY (what is this?)  (verify)

Alklometason adalah kortikosteroid sintetis untuk penggunaan dermatologis topikal yang memiliki sifat antiinflamasi, antipruritus, dan vasokonstriksi.[2]

Bakal obatnya yakni alklometason dipropionat awalnya dipasarkan dengan nama merek Aclovate oleh GlaxoSmithKline sebagai krim dan salep topikal. Namun sekarang versi generik obat tersebut tersedia.

Kegunaan dalam medis

Krim dan salep alklometason diindikasikan untuk meredakan penyakit kulit yang responsif terhadap kortikosteroid termasuk:

  • dermatitis atopik
  • eksem
  • psoriasis
  • dermatitis alergi
  • dermatitis kontak
  • dermatitis aktinik
  • alergi akibat ciuman
  • gatal kulit

Alklometason dapat digunakan pada bagian kulit yang sensitif (wajah, lipatan kulit), pada pasien anak-anak berusia 1 tahun atau lebih, dan pada pasien geriatri.

Kontraindikasi

  • hipersensitivitas terhadap alklometason atau bahan apa pun dalam bentuk farmasi
  • tuberkulosis kulit
  • cacar air
  • dermatitis perioral
  • jerawat
  • rosasea
  • luka terbuka
  • ulkus trofik
  • infeksi virus pada kulit
  • manifestasi kulit sifilis

Efek samping

Reaksi yang merugikan (kadang-kadang, kurang dari 1-2% kasus) meliputi:

  • rasa terbakar
  • gatal
  • eritema infektiosum
  • kemerahan pada kulit
  • xeroderma
  • iritasi kulit
  • jerawat
  • hipopigmentasi
  • biang keringat
  • folikulitis
  • atrofi putih
  • hipertrikosis
  • infeksi ulang pada kulit

Farmakologi

Alklometason menginduksi produksi lipokortin, yang secara formal dikenal sebagai aneksin, yang menghambat fosfolipase A2 – enzim yang bertanggung jawab untuk sintesis asam arakidonat. Tanpa oksidasi asam arakidonat; eikosanoid seperti prostaglandin, tromboksan, dan leukotriena tidak dapat diproduksi.

Alklometason juga menghambat pelepasan mediator pro-inflamasi dari leukosit (misalnya, sitokin, histamin, leukotriena, serotonin).

Formulasi

Alklometason tersedia dalam bentuk:

  • Krim topikal 0,05%
  • Salep topikal 0,05%

Referensi

  1. ^ "Alclometasone - Professional Patient Advice". Drugs.com. Diakses tanggal 29 December 2017.
  2. ^ "Alclometasone - FDA Prescribing Information". Drugs.com. Diakses tanggal 29 December 2017.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement