Akhir Matahari

Akhir Matahari adalah keadaan dimana Matahari menemui ajalnya setelah bersinar dan menjadi pusat Tata Surya kita selama miliyaran tahun. Matahari akan menemui ajalnya 5 miliyar tahun lagi. Saat jangka waktu tersebut tiba, Matahari akan kehabisan hidrogen. Hidrogen yang habis di inti Matahari menyebabkan Matahari akan membakar helium. Pembakaran helium di inti Matahari menyebabkan selubung luar menjadi tidak stabil, menyebabkan pembesaran ukuran. Ukuran Matahari pun menjadi lebih besar dari sebelumnya. Di fase ini, Matahari telah berubah menjadi raksasa merah.

Matahari tidak lantas menjadi raksasa merah begitu saja. Dia melalui berbagai tahapan. Kematian Matahari sebagai kehancuran Tata Surya kita dimulai dari jangka waktu 1 miliyar tahun. Dimana Matahari menjadi 10% lebih terang dari sekarang. Suhu Bumi pun meningkat melebihi angka yang semestinya. Seluruh kota-kota besar dunia pun akan terbakar. Di jangka waktu 3 miliyar tahun, Matahari menjadi 40% lebih terang. Menyebabkan kota-kota besar dunia itu semakin terbakar dan akhirnya hangus menjadi abu. Lautan meleleh, atmosfer menghilang ke alam semesta, dan daratan dunia terpanggang. Barulah memasuki jangka waktu 5 miliyar tahun, Matahari menjadi 80% lebih terang dan menjadi raksasa merah.

Yang pertama kali merasakan akibat dan dampak dari pemanasan mengerikan Matahari dan pembesaran ukurannya, adalah Merkurius dan Venus. Keduanya menyaksikan kengerian raksasa merah untuk pertama kalinya hanya untuk tertelan kedalamnya. Saat Matahari berjaya menelan Merkurius dan Venus, Matahari pun melaju menuju Bumi. Saat Matahari melaju mendekati Bumi, Matahari akan mendorong Bulan menuju Bumi. Akibatnya, Bulan akan tercerai-berai. Bulan akan membentuk sistem cincin kasar di sekeliling planet kita, sebelum akhirnya berjatuhan ke permukaan Bumi.

Saat Bulan menghujani permukaan Bumi, kehancuran dahsyat terjadi di permukaannya. Jika Matahari menjadi raksasa merah, langit akan terlihat sangat berbeda dari apa yang kita lihat sekarang. Matahari akan memenuhi langit Bumi dengan permukaan merahnya yang bergejolak. Jadi ketika Anda melihat cakrawala dan melihat matahari terbit, dan Matahari seukuran bola di langit, bayangkan matahari terbit adalah seluruh sisi cakrawala yang muncul sebagai bola gas panas yang menyala merah.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement