Aisha Abdurrahman Bewley
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 1948 |
| Data pribadi | |
| Agama | Islam |
| Pendidikan | Universitas California, Berkeley |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | penulis, penerjemah |
Aisha Abdurrahman Bewley (lahir 1948)[1] merupakan penulis dan penerjemah kitab-kitab klasik Islam berkebangsaan Amerika Serikat. Pada 2023, 2024, dan 2025 namanya masuk ke dalam daftar 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia.[2][3] Ia telah menerjemahkan ratusan kitab klasik Islam dari bahasa Arab ke bahasa Inggris modern selama kurang lebih lima puluh tahun. Ia merupakan penerjemah perempuan terproduktif di dunia[1] dan telah menerjemahkan Al-Qur'an dan berbagai kitab klasik dengan beragam tema, seperti Ilmu Al-Qur'an, hadis, fikih, tafsir, sufisme, dan ilmu kalam.[1] Bewley dan suaminya, Abdalhaqq Bewley telah menerima Islam dalam waktu yang cukup lama dan bersama-sama menerjemahkan Al-Qur'an dan literatur Islam klasik.[4]
Bewley merupakan seorang Muslim Sunni, bermazhab Maliki dan berakidah Asy’ari. Ia juga pengikut Tarekat ‘Alawiyyah Darqawiyyah, cabang dari Tarekat Syadziliyah.[2]
Kehidupan awal dan pendidikan
Bewley menyelesaikan pendidikan SMA di Foothill High Shool pada 1966. Ia kemudian melanjutkan studi untuk meraih gelar BA dalam bahasa Prancis dan MA dalam Bahasa Timur Dekat di Universitas California, Berkeley.[1] Ia terlahir dalam keluarga Kristen yang taat. Namun, seiring waktu keyakinannya pada Kristen memudar. Ia kemudian mulai mempelajari Buddhisme Zen dan sempat menganutnya selama beberapa tahun. Bewley juga mempelajari filsafat dan mendalami pemikiran Nietzsche, Schopenhauer, Kant, Hegel, dan filsuf-filsuf lainnya untuk menjawab keingintahuannya tentang eksistensi manusia.[1] Bewley masuk Islam pada 1968[2] setelah mempelajari sejumlah literatur keislaman.[1]
Bewley mendapatkan kesempatan belajar dalam skema fellowship satu tahun di Universitas Amerika di Kairo, dan pada saat yang sama, ia menghadiri seminar tentang tasawuf dan filsafat Islam di Dar al-'Ulum. Ia juga mempelajari pemikiran Ibnu Arabi dengan mendiang Sayed Fudul al-Hurawi di Fez, Maroko. Ia memulai pendidikan Islam secara tradisional dengan mengikuti ajaran Syekh Muhammad bin al-Habib dari Meknes pada 1972.[1]
Karier penerjemahan
Bewley mengawali penerjemahan literatur keislaman dengan terjemahan "Tawasin Mansur Al-Hallaj" (Kitab Kesucian Sang Maha Agung). Buku ini merupakan salah satu buku rumit karya al-Hallaj tentang sufisme. Di dalam kitab tersebut, Hallaj menggunakan diagram garis dan simbol untuk membantunya menyampaikan pengalaman mistik yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Sebagian besar karya terjemahan Bewley saat itu dicetak oleh Diwan Press, sebuah penerbit buku keislaman dan sufisme klasik dan kontemporer yang berdiri pada 1975.[1]
Pada awal tahun 1970-an, ia bertemu dengan Syekh Dr. Abdalqadir as-Sufi al-Muraibit dan menjadi muridnya. Syekh Abdalqadir as-Sufi adalah pemimpin Tariqa Darqawi-Shadhili-Qadiri, pendiri Gerakan Murabitun Dunia, dan penulis berbagai buku tentang Islam, sufisme, dan teori politik.[1]
Bewley kemudian bergabung dengan cabang Habibiyya dari tarekat Syadzili Darqawi. Terinspirasi oleh tarekatnya, ia mulai menerjemahkan beberapa buku yang berkaitan dengan Darqawi. Salah satunya adalah terjemahan Rasa' il Mawlay al-'Arabi ad-Darqawi pada 1979, yang memuat surat-surat dari syekh sufi Darqawi untuk murid-muridnya. Karya ini digunakan secara luas dalam lingkaran tarekat Darqawi di banyak negara, seperti Maroko dan kawasan Afrika Utara lainnya, hingga zawiyya (kumpulan) Darqawi di Inggris, Amerika Serikat, Argentina, Spanyol, Malaysia, dan Mekah. Karya ini menjadi pengantar yang membantu para pengikut Darqawi memahami karya Muhammad al-Arabi al-Darqawi: Makna Manusia. Ajaran Sayyid Ali al-Jamal juga ditampilkan dalam surat-surat ini yang disusun sendiri oleh al-'Arabi al-Darqawi.[1]
Sebagai pengikut mazhab fikih Maliki dan mazhab aqidah Asy'ari, ia juga telah menerjemahkan beberapa teks ulama Malikiyah. Di antara yang paling terkenal adalah terjemahan Al Muwaṭṭa, kumpulan teks hadis paling awal yang mencakup pokok-pokok hukum Islam dan catatan lengkap parameter hukum dan sosial komunitas Muslim awal di Madinah, yang disusun oleh Imam Malik bin Anas. Karyanya ini diterjemahkan bersama Ya'qub Johnson dan diterbitkan pada 1982. Karya lainnya adalah Al-Shifa bi Ta'rif Huquq al-Mustafa karya Qadhi Iyadh atau yang dikenal sebagai Al-Shifa dengan judul Muhammad Rasulullah, terbit pada 1991.[1]
Bewley menerjemahkan lebih dari selusin buku antara 1980 dan 1997 dan diterbitkan oleh Dar al-Taqwa, sebuah penerbit di London. Beberapa di antaranya adalah Handbook on Islam, Iman, Ihsan karya Syekh Usman dan Fodio, The Soul's Journey After Death karya Ibnu al-Qayyim, dan "The Interpretation of Dreams" karya Ibnu Sirin.[1]
Kehidupan pribadi
Bewley menikah dengan AbdalHaqq Bewley, syekh dari Tarekat Darqawi dan merupakan ketua Federasi Muslim. Suaminya mulai menganut Islam pada 1968 dan sempat memperdalam Islam di Maroko selama beberapa tahun.[5] Keduanya memiliki 3 anak.[1]
Karya
Terjemahan
- (terjemahan) The Darqawi Way: Letters of Mawlay al-Darqawi by Muhammad al-Arabi al-Darqawi. Norwich: Diwan Press, 1981.
- (terjemahan) Al-Muwatta of Imam Malik ibn Anas: The First Formulation of Islamic Law by Malik ibn Anas. London & New York: Kegan Paul International, 1989.
- (terjemahan bersama Abdalhaqq Bewley) The noble Qurʼan: a new rendering of its meaning in English. Norwich: Diwan Press, 1999.
- The Madinan Way: the soundness of the basic premises of the School of the People of Madina by Ibn Taymiyyah. 2000.
- (terjemahan) Ibn al-Arabi on the mysteries of bearing witness to the oneness of God and prophethood of Muhammad by Ibn Arabi. 2002.
- (terjemahan) Tafsir al-Qurtubi: classical commentary of the Holy Qurʼan by Al-Qurtubi. 2003.
Karya yang lain
- (bersama Abdalhaqq Bewley dan Ahmad Thomson) The Islamic will: a practical guide to being prepared for death and writing your will according to the Shariʻa of Islam and English law. London : Dar Al Taqwa, 1995.
- A glossary of Islamic terms. 1998.
- Islam: the empowering of women. 1999.
- Muslim women: a biographical dictionary. 2004.
Daftar rujukan
- ^ a b c d e f g h i j k l m Kavungal, Hanna Sherin (2022-12-04). "Aisha Bewley: the Muslim Woman of the Year 2023". Islamonweb English (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ a b c Shidqon, Alfan (2022-11-02). "Aisha Bewley, Peraih Woman of The Year dalam 500 Muslim Berpengaruh Dunia 2023". Islami[dot]co (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-04-21.
- ^ "The Muslim 500 - Home". themuslim500.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ Elimam, Ahmed Saleh (2013). Marked Word Order in the Quran and its English Translations: Patterns and Motivations. Newcastle upon Tyne: Cambridge Scholars Publishing. ISBN 978-1-4438-5124-4.
- ^ "Sh AbdalHaq Bewley – BBSI – The British Board of Scholars & Imams". bbsi.org.uk. Diakses tanggal 2025-07-27.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


