1 Kakak 7 Ponakan (film)
| 1 Kakak 7 Ponakan | |
|---|---|
Poster penayangan di bioskop | |
| Sutradara | Yandy Laurens |
| Produser |
|
| Ditulis oleh | Yandy Laurens |
Berdasarkan | |
| Pemeran |
|
| Penata musik | Ofel Obaja Setiawan |
| Sinematografer | Dimas Bagus Triatma Yoga |
| Penyunting | Hendra Adhi Susanto |
Perusahaan produksi | Mandela Pictures Cerita Films Legacy Pictures VMS Studio Masih Belajar Pictures Rhaya Flicks Infia Volix Pictures Stickearn |
| Distributor | GSC Movies (Malaysia) |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 131 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
1 Kakak 7 Ponakan adalah film drama keluarga Indonesia tahun 2024 yang disutradarai oleh Yandy Laurens dan diproduseri oleh Lachman G. Samtani, Suryana Paramita, Manoj K. Samtani, dan Deepak G. Samtani. Film ini diadaptasi dari sinetron tahun 1996 berjudul sama karya Dedi Setiadi dan dibintangi oleh Chicco Kurniawan, Amanda Rawles, Ringgo Agus Rahman, Niken Anjani, Kiki Narendra, Maudy Koesnaedi, Freya JKT48, Fatih Unru, Ahmad Nadif, dan Kawai Labiba. Film ini mengangkat tema sandwich generation dan berkisah mengenai tragedi yang menimpa keluarga seorang mahasiswa arsitektur yang sedang menanti kelulusannya.
Film ini tayang perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival pada 7 Desember 2024 dan dirilis di bioskop Indonesia pada 23 Januari 2025 serta ditayangkan di Netflix pada 10 Juli 2025.[1][2][3] Sejak penayangannya, film ini telah ditonton oleh 1,2 juta penonton dan memperoleh beberapa penghargaan.
Alur
Moko tinggal bersama keluarga Agnes (kakaknya), yang terdiri dari Atmo (suami Agnes), Agnes, 2 anaknya Woko dan Nina serta Rivano "Ano" keponakan Atmo. Tepat saat Moko sedang sidang akhir, keluarganya menelpon Maurin (pacar Moko) dan memberitahukan bahwa Atmo dan Agnes tengah dibawa ke rumah sakit. Atmo meninggal akibat penyakit jantung, sedangkan Agnes ketubannya pecah dan meninggal setelah melahirkan Ima. Moko secara otomatis menjadi kepala keluarga baru di keluarganya dan membatalkan rencananya untuk kuliah S2 bersama dengan Maurin. Osa, kakak Moko yang tinggal bersama suaminya (Eka) di Australia menelpon Moko dan memberitahukan bahwa mereka tidak bisa pulang ke Indonesia karena Eka belum bisa meninggalkan pekerjaannya. Moko yang harus menjaga Ima yang baru lahir diterima bekerja sebagai arsitek tapi tidak bertahan lama akibat dipecat gara-gara kerepotannya mengurus Ima di rumah yang menyebabkan dia terlambat saat harus bertemu dengan salah satu klien. Tidak lama setelah itu, Moko juga memutuskan Marin, menyadari bahwa Moko hanya akan menghambat masa depan Marin bila mereka masih bersama. Kehidupan penuh beban Moko semakin bertambah setelah salah satu mantan guru pianonya menitipkan anaknya Gadis "Ais" kepadanya.
Dua tahun berlalu, setelah keadaan mulai stabil dan Ima sudah masuk masa transisi sehingga tidak harus dijaga setiap waktu, Moko mulai berani untuk melamar pekerjaan full time sebagai arsitek. Perusahaan tempat dia melamar ternyata adalah perusahaan tempat Maurin bekerja. Maurin yang melihat Moko diwawancara segera merekomendasikannya kepada Pak Sam (atasannya). Moko kemudian bercerita kepada Maurin mengenai semua anggota keluarganya: Nina yang sempat bertengkar dengan Moko setelah putus dengan pacarnya; Woko yang bekerja sebagai ojek online demi adik-adiknya hingga mengurungkan niatnya untuk kuliah hukum; Ano yang ingin jadi arsitek; dan Ais, si anggota keluarga baru. Untuk persiapan presentasi kepada pak Sam dalam rangka penerimaan kerja, Maurin menawarkan untuk meminjamkan Moko Macbook Pro miliknya karena software yang dipakai di kantor termasuk berat. Moko menolaknya karena sudah berencana untuk membeli laptop baru. Sepulangnya di rumah, Ano mengeluh perutnya sakit dan dibawa ke rumah sakit. Setelah diperiksa, Ano ternyata menderita radang usus dan dirawat di rumah sakit. Karena status BPJS yang tidak aktif, Moko harus mengeluarkan biaya rumah sakit dari uang yang semula akan dia pakai untuk membeli laptop bekas. Moko kemudian mulai mengerjakan proyek yang akan dipresentasikan kepada pak Sam tapi laptopnya restart terus. Malam itu, Maurin datang membawa laptopnya dan ikut menginap di rumah Moko sambil merawat Ano yang masih sakit, sementara Moko terus mengerjakan proyek presentasinya. Setelah presentasi, Moko akhirnya diterima kerja dan pulang membawa martabak untuk merayakannya. Sesampainya di rumah, dia terkejut melihat bahwa Osa bersama Eka telah pulang dari Australia.
Moko sekeluarga kemudian menghabiskan waktu bersama di sebuah resort milik klien perusahaan, di mana saat itu Erna salah satu karyawan resort ternyata adalah saudara kandung Pak Nanang. Dia mengenali Ais saat bermain di pantai. Eka memutuskan untuk meminta Erna untuk merawat Ais. Karena proyek pekerjaannya, Moko harus tinggal di Anyer dan jauh dari keponakan-keponakannya. Sejak itu, Eka secara rutin terus menelpon Moko dan meminta uang untuk berbagai keperluan rumah, sementara Moko mengalami kesulitan saat mencoba menghubungi keponakan-keponakannya. Di saat proyek sudah rampung, tim perusahaan meminta Moko untuk melakukan presentasi, tapi perbedaan sudut pandang antara Moko dan pemilik resort membuat Moko dikeluarkan dari rapat dan mendapat teguran dari Pak Sam. Merasa ada sesuatu yang tidak beres di rumahnya, Moko memutuskan untuk pulang. Sebelum pulang, Moko menghampiri Ais yang tinggal di rumah barunya. Di saat itulah Ais menceritakan bagaimana Woko, Nina dan Ano semuanya bekerja sejak sepeninggalan Moko. Moko menjemput semua keponakannya di tempat kerjanya masing-masing. Sesampainya di rumah, Moko yang mengetahui bahwa Eka sudah tidak ada di rumah sejak 2 bulan lalu gara-gara ikut investasi bodong mengajak keponakan-keponakannya untuk berbicara di ruang keluarga. Moko terus bersikeras bahwa keponakan-keponakannya tidak seharusnya bekerja dan membiarkan dia yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Setiap keponakannya mengemukakan pendapat yang tidak setuju dengan pendapat pamannya dan tidak mau menjadi beban keluarga. Di akhir, Maurin menyampaikan pendapatnya bahwa dia setuju dengan pendapat Moko bahwa setiap anggota keluarganya bukanlah beban tapi tidak setuju pada Moko yang melarang setiap anggota keluarga untuk bekerja. Maurin juga mengungkapkan bahwa dia tidak pernah berhenti memperjuangkan agar bisa hidup bersama Moko dan tidak ada salahnya bila setiap anggota keluarga bergotong royong untuk berjuang bersama. Moko dan semua keponakannya saling berpelukan tanda bahwa mereka semua saling menyayangi dan akan berjuang bersama.
Moko mengenang masa-masa awal dia pindah ke rumah tersebut. Seiring dengan waktu, hubungan Osa dan keponakannya mulai membaik dan semakin akrab. Suatu hari Moko melihat keluarganya makan bersama di meja makan dan tertawa.
Pemeran
- Chicco Kurniawan sebagai Hendarmoko "Moko": arsitek muda yang terpaksa mengurus kariernya sembari merawat para keponakannya selepas kematian kakak-kakaknya.[4]
- Amanda Rawles sebagai Maurin Fidella: pacar Moko yang kaya dan suportif.[5]
- Fatih Unru sebagai Woko: keponakan Moko, anak pertama Agnes dan Atmo.[6]
- Freya Jayawardana[a] sebagai Nina: keponakan Moko, anak kedua Agnes dan Atmo.[7]
- Ahmad Nadif sebagai Rivano "Ano": keponakan Atmo yang tinggal bersama Moko.
- Kawai Labiba sebagai Gadis "Ais": anak dari mantan guru les piano Moko yang kemudian tinggal bersama Moko.
- Ringgo Agus Rahman sebagai Eka" suami Osa dan kakak ipar Moko. Sebelumnya Eka bekerja sebagai supir di Australia. Kemudian ia pindah ke Indonesia bersama istrinya dan menetap bersama Moko.[8]
- Niken Anjani sebagai Osa: istri Eka dan kakak Moko. Sebelumnya Osa tinggal di Australia bersama sang suami, lalu mereka pindah ke Indonesia dan menetap bersama Moko.
- Kiki Narendra sebagai Atmo Wiloto: kakak ipar Moko dan suami Agnes. Atmo meninggal dunia karena serangan jantung tidak lama sebelum kelahiran Ima.[9]
- Maudy Koesnaedi sebagai Agnes: kakak Moko dan istri Atmo. Agnes meninggal dunia setelah melahirkan anak bungsunya, Ima.[10]
- Ence Bagus sebagai Nanang Maulana: mantan guru les piano Moko dan ayah Gadis.
- Sheila Dara Aisha sebagai Arsitek senior
- Reza Nangin sebagai Samuel Martin
- Chandra Satria sebagai Albert Kurniawan
Penampilan Khusus
- David Brendi "GadgetIn", penjual laptop di rumah sakit.[11]
Produksi
Pada Juli 2024, diumumkan bahwa Yandy Laurens akan menyutradarai adaptasi dari sinetron era 1990-an sebanyak 60 episode karya Arswendo Atmowiloto yang sebelumnya sempat tayang di stasiun televisi Indonesia di tahun 1996.[12] Ini adalah sinetron kedua karya Atmowiloto yang diadaptasi menjadi film layar lebar oleh Laurens, setelah Keluarga Cemara (2018).[13] Pengambilan gambar dimulai pada Juli 2024 di Jakarta, Indonesia.[14] Film ini juga diproduksi di bawah naungan rumah produksi Mandela Pictures, Cerita Films, dan Legacy Pictures.[15] Yandy mengaku, awalnya tertarik pada sinetron itu karena judulnya yang unik, sehingga mendorongnya untuk menelusuri arsip sinetron klasik tersebut. Bagi Yandy, cerita 1 Kakak 7 Ponakan akan semakin relevan di masa sekarang, terutama dengan banyaknya fenomena dan istilah generasi sandwich yang banyak diperbincangkan beberapa tahun belakangan.[3]
Pada proses pembuatan film ini, para pemeran melakukan reading camp di mana diwajibkan menginap di satu rumah selama 5 hari untuk pendalaman skenario dan meningkatkan chemistry.[16][17] Demi menampilkan adegan yang sangat mendekati realita, film ini juga melibatkan bayi berusia kurang dari 1 bulan untuk memerankan sosok Ima, keponakan bungsu Moko.[17] Dalam proses pembuatan, dialog Maurin banyak merupakan pengembangan ide dari pemikiran Amanda Rawles ketika mendalami karakter tersebut saat sesi reading skenario film.[16] Yandy juga menghadirkan kembali beberapa adegan easter eggs dari karya Arswendo, seperti munculnya novel silat Senopati Pamungkas, yang digambarkan tengah dibaca Atmo di salah satu adegan pembuka. Tak hanya itu, lagu soundtrack versi sinetron lawas berjudul "Jangan Risaukan" juga dinyanyikan di salah satu adegan.[18]
Penayangan
1 Kakak 7 Keponakan melakukan pemutaran perdana dunia sebagai film penutup Festival Film Asia Jogja-NETPAC ke-19 pada 7 Desember 2024.[19] Pemutaran film ini digelar di lima bioskop Empire XXI, Yogyakarta, dan tiketnya habis terjual dalam dua jam.[20]
Film ini dirilis di bioskop-bioskop Indonesia pada 23 Januari 2025.[21] Film ini melampaui satu juta penonton setelah 17 hari penayangan.[22] Netflix memperoleh hak distribusi film ini dan merilisnya pada 10 Juli 2025.[23]
Penghargaan
| Penghargaan | Tanggal | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| Film Pilihan Tempo | 5 Februari 2025 | Aktor Terbaik | Chicco Kurniawan | Nominasi | [24] |
| Festival Film Bandung | 31 Oktober 2025 | Pemeran Utama Pria Terpuji Film Indonesia | Nominasi | ||
| Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Film Indonesia | Amanda Rawles | ||||
| Festival Film Indonesia | 20 November 2025 | Penulis Skenario Adaptasi Terbaik | Yandy Laurens | Nominasi | |
| Pengarah Artistik Terbaik | Dita Gambiro | ||||
| Film Pilihan Penonton | Mandela Pictures | ||||
| Aktor Pilihan Penonton | Chicco Kurniawan | ||||
| Aktris Pilihan Penonton | Freya Jayawardana | ||||
| Festival Film Wartawan Indonesia | 9 November 2025 | Film Terbaik Genre Drama | Mandela Pictures | Nominasi | |
| Sutradara Terbaik Genre Drama | Yandy Laurens | ||||
| Penulis Skenario Terbaik Genre Drama | |||||
| Aktor Utama Terbaik Genre Drama | Chicco Kurniawan | ||||
| Aktor Pendukung Terbaik Genre Drama | Ringgo Agus Rahman | ||||
| Aktris Pendukung Terbaik Genre Drama | Amanda Rawles | ||||
| Freya Jayawardana | |||||
| Indonesian Movie Actors Awards | 26 November 2025 | Ansambel Terbaik | Mandela Pictures | Nominasi | |
| Film Terfavorit | |||||
| Pemeran Utama Pria Terbaik | Chicco Kurniawan | Menang | |||
| Pemeran Utama Pria Terfavorit | Nominasi | ||||
| Pemeran Utama Wanita Terbaik | Amanda Rawles | ||||
| Pemeran Utama Wanita Terfavorit | |||||
| Pemeran Pendukung Wanita Terbaik | Kawai Labiba | ||||
| Pemeran Pendukung Wanita Terfavorit | Menang | ||||
| Pemeran Pendatang Baru Terbaik | Ahmad Nadif | Nominasi | |||
| Pemeran Pendatang Baru Terfavorit | |||||
| Pemeran Pasangan Terbaik | Chicco Kurniawan & Amanda Rawles | ||||
| Pemeran Pasangan Terfavorit | |||||
| Cinemags Awards | 2025 | Film Terfavorit | Mandela Pictures & Cerita Films | Menang | [25] |
| Pemeran Utama Pria | Chicco Kurniawan | ||||
| Pemeran Utama Wanita | Amanda Rawles | ||||
| Pemeran Pendukung Pria | Ringgo Agus Rahman | ||||
| Pemeran Pendukung Wanita | Freya Jayawardana | ||||
| Pendatang Baru Terfavorit | Kawai Labiba | Nominasi | |||
| Freya Jayawardana | Menang | ||||
| Sutradara Terfavorit | Yandy Laurens |
Catatan
Referensi
- ^ "1 Kakak 7 Ponakan Akan Tayang di Bioskop 23 Januari 2025". CNN Indonesia. 6 November 2024. Diakses tanggal 8 November 2024.
- ^ Ginanjar, Raden Putri Alpadillah (2025-02-08). "Alur Cerita Film 1 Kakak 7 Ponakan yang Jadi Perbincangan di Media Sosial". Tempo.
- ^ a b Jasmine, Adinda (2025-01-18). "Yandy Laurens Cerita Proses Kreatif Adaptasi Sinetron Klasik 1 Kakak 7 Ponakan". Tempo.
- ^ "Yandy Cerita Awal Mula Pilih Chicco Kurniawan untuk 1 Kakak 7 Ponakan". cnnindonesia.com. 25 Januari 2025. Diakses tanggal 10 Februari 2025.
- ^ "10 Film Adaptasi yang Dibintangi Amanda Rawles, ada 1 Kakak 7 Ponakan". idntimes.com. 6 Februari 2025. Diakses tanggal 10 Februari 2025.
- ^ Priwiratu, Elizabeth Chiquita Tuedestin (18 Januari 2025). "5 Fakta Di Balik 1 Kakak 7 Ponakan, Reading di Rumah Ringgo Agus". idntimes.com. Diakses tanggal 25 Juli 2025.
- ^ Priwiratu, Elizabeth Chiquita Tuedestin (4 Februari 2025). "7 Fakta Karakter Freya JKT48 di Film 1 Kakak 7 Ponakan". idntimes.com. Diakses tanggal 25 Juli 2025.
- ^ "7 Aktor Langganan Yandy Laurens, Ringgo Muncul di 1 Kakak 7 Ponakan". idntimes.com. 4 Februari 2025. Diakses tanggal 10 Februari 2025.
- ^ "Maudy Koesnaedi dan Kiki Narendra Bintangi Film 1 Kakak 7 Ponakan Meski Peran Singkat". viva.co.id. 28 Januari 2025. Diakses tanggal 10 Februari 2025.
- ^ "Potret Maudy Koesnaedi Jadi Ibu Hamil di Film 1 Kakak 7 Ponakan". popmama.com. 4 Februari 2025. Diakses tanggal 10 Februari 2025.
- ^ "David Gadgetin Tampil Lucu di Film '1 Kakak 7 Ponakan': Awalnya Geter-Geter". indozone.id. 28 Januari 2025. Diakses tanggal 10 Februari 2025.
- ^ "Sosok Arswendo Atmowiloto Penulis 1 Kakak 7 Ponakan yang Dibuat Film". Tempo. 17 Februari 2025 | 14.32 WIB. Diakses tanggal 2025-07-22.
- ^ "Yandy Laurens Adaptasi Lagi Karya Arswendo, Kini 1 Kakak 7 Ponakan". CNN Indonesia. 2 July 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 October 2024. Diakses tanggal 10 December 2024.
- ^ Lova, Cynthia (2 July 2024). Maharani, Dian (ed.). "Diadaptasi dari Sinetron Tahun 1990-an, Film 1 Kakak 7 Ponakan Mulai Proses Syuting". Kompas. Diakses tanggal 10 December 2024.
- ^ "Alur Cerita Film 1 Kakak 7 Ponakan yang Jadi Perbincangan di Media Sosial". Tempo. 8 Februari 2025 | 15.07 WIB. Diakses tanggal 2025-07-22.
- ^ a b "Ada 6 Fakta Menarik Film 1 Kakak 7 Ponakan, Cek di Sini!". Telkomsel. 2025-02-03.
- ^ a b Salsabila, Nisrina (2025-01-31). "6 Fakta Menarik Film 1 Kakak 7 Ponakan yang Viral, Sudah Nonton?". Beautynesia.
- ^ Dewabrata, Wisnu (2025-01-25). "Kisah Generasi "Sandwich" dalam "1 Kakak 7 Ponakan"". Kompas.
- ^ Jasmine, Adinda (8 December 2024). "1 Kakak 7 Ponakan Tayang Perdana dan Jadi Film Penutup di JAFF 2024". Tempo. Diakses tanggal 10 December 2024.
- ^ Wicaksono, Pribadi (8 December 2024). "Tiket Film 1 Kakak 7 Ponakan Sold Out 5 Studio di JAFF 2024 dalam 2 Jam". Tempo. Diakses tanggal 10 December 2024.
- ^ Sabandar, Switzy (6 November 2024). "Film Terbaru Yandy Laurens 1 Kakak 7 Ponakan Tayang 2025, Adaptasi Sinetron 90-an". Liputan 6. Diakses tanggal 10 December 2024.
- ^ Lova, Cynthia (9 February 2025). Sari, Rintan Puspita (ed.). "17 Hari Tayang, 1 Kakak 7 Ponakan Telah Raup 1 Juta Penonton". Kompas. Diakses tanggal 9 February 2025.
- ^ Salazar, Andrew J. (2 July 2025). "New Arrivals for Netflix July 2025". Discussing Film. Diakses tanggal 10 July 2025.
- ^ Marvela, ed. (1 February 2025). "Daftar Nomine Film Pilihan Tempo 2024". Tempo. Diakses tanggal 2 February 2025.
- ^ Editorial CXO Media, ed. (17 Oktober 2025). "Cinemags Ajak Publik Apresiasi Talenta dan Film-film Indonesia lewat Cinemags Award 2025". cxomedia. Diakses tanggal 26 Nveomber 2025.
Pranala luar
- 1 Kakak 7 Ponakan di Instagram
- 1 Kakak 7 Ponakan di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- 1 Kakak 7 Ponakan di Netflix
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


